Sabtu, 16 Januari 2016

RUMOR

RUMOR di masyarakat sebenarnya bukan cuma sekarang kala media sosial
menjadi gaya hidup masyarakat.
Dulu tahun 90-an,rumor juga melanda orang orang di sekitarku,mulai dari
menimpa seorang penyanyi terkenal yaitu isteri bang Haji Rhoma Irama adalah
Yatie Octavia alasannya karena chemistri mereka sangat cocok di layar
film,kalau di negeri bollywood sana seperti Shahrukhan dan Kajol.Maklumlah
emak emak paling nggak suka baca hobinya nonton karena itu mereka baru
melek informasi setelah Era Infotainment dan tercatat di memoriku
infotainment pertama adalah Kabar Kabari yang tayang perdana dengan berita
artis,eh..Bang Haji Rhoma Irama..soal apa aku sudah lupa.
Beberapa orang atau kelompok memanfaatkan rumor untuk mendapatkan
keuntungan dari orang lain seperti dulu waktu lagi heboh hebohnya kolor
ijo.Tetangga aku kemalingan TV karena waktu maling datang,tahu lagi gotong
TV nya bukannya dia berteriak namun malah meringkuk di bawah meja karena
itu maling cuma bertelanjang dada pakai kolor hijau.Jadi dia benar benar
ketakutan,nggak bisa berpikir jernih sejernih air pegunungan,khan gosipnya
itu kolor khan suka perawan bukan televisi?."aduh mak..ancor pesena
telor,itu maling kreatif amat ya.
Begitu pula rumor di dunia politik itu teramat sadis dan paling nggak ku
suka kalau sudah nyinggung SARA(WARNING NGGAK PAKAI AZHARI).
Karena bagiku SARA itu adalah bagian dari Bhineka Tunggal Ika negara kita
dan dalam surah Al-HUJURAT AYAT 13 menjelaskan bahwa manusia di ciptakan
dari seorang laki laki dan seorang perempuan,manusia juga diciptakan dengan
suku dan bangsa yangp berbeda beda agar dapat saling mengenal satu sama
lain.
Jadi kita itu di suruh Allah SWT untuk saling mengenal bukan menghakimi
suku atau pemeluk agama lain.Karena dalam ucapan Basmalah,Allah menyebut
dirinya sendiri maha penyayang dan pengasih.Bukan membaca bacaan takbir di
susul jatuhnya palu Thor..semua rusak,emang situ punya uang buat bangun
lagi!."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar