Golkar,Riwayatmu Kini!,"
.Kisruh Golkar,Emang apa ya yang terjadi pada partai berlambang
beringin,partai sejak zaman orde baru ini.
Melihat ini aku jadi ingat saat masih kecil sekitar tahun 1990-an.kala
pemilu tahun 1992.
Saat peserta pemilu terdiri dari Si Hijau berlambang Kabah yang identik
partainya para Kyai,Si kuning berlambang beringin yang identik partainya
para pegawai pemerintahan yang kala itu ketua umumnya Pak Wahono gubenur
Jawa Timur periode 1983 sampai 1988 dan beliau lahir di TulungAgung.Si
merah berlambang kepala banteng tapi tanpa moncong putih lho!."yang konon
katanya ini loyalisnya presiden Soekarno.
Anganku mengembara ke masa lalu,waktu yang paling aku sukai adalah saat
kampanye partai partai ini,dulu aku ingat waktu sore sekitar pukul tiga
sore udah mandi bersih,memakai bedak talk alias bedak bayi buat penyegar
badan belum ada deodorant seperti sekarang ini.Pakai parfum pamali ntar di
sangka udah siaga satu ama lawan jenis.Ini dulu lho di kota sekecil
TulungAgung.
Kami siaga satu berdiri di pinggir jalan aspal menunggu pawai peserta
pemilu yaitu berupa arak arakan mobil pick up dan truk berisi peserta
pemilu.Pertama kali yang muncul
jelas arak arakan dari PPP yang bernomer 1,namanya partai islam,dengan
dominasi warna hijau,ada beberapa peserta yang membawa rebana.menghibur
dengan lagu lagu islami.
Di susul kini arak arakan mobil yang di dominasi warna kuning,dialah Golkar
si nomer 2 sang partai penguasa.yang emang garing banget,dengan penampakan
rapi ala ala peserta KTT NON BLOK termasuk lambaian tangannya.Aku pasti
manyun waktu itu,enggak aku juga anak anak lain pada manyun sih.Terus
besoknya di sekolah pasti ngegosip,"kenapa golkar kok selalu menang padahal
heboh PDI?."Dulu aku nggak ngerti setelah dewasa baru tahu yaiyalah masa
yaiya dong,itu khan partainya Bapak Soeharto presiden Republik Indonesia
yang di dukung masa pegawai negeri dari pusat ampe pelosok negeri juga
jangan lupakan kaum petani karena pak Harto sangat konsen memperbaiki nasib
petani seperti pupuk murah dan penanganan pasca panen,tapi melihat
presentase pegawai ama petani kayaknya petanilah lumbung suara pak Harto
yang merupakan simbol Golkar.
Dan kembali ke pawai,apa yang paling ku tunggu tiba,arak arakan merah si
nomer tiga menyapu mataku,bersama teman teman aku langsung mengacungkan
tanganku membentuk metal yang membuat lambang angka tiga.Suara berisik
motor trek melewati kami sambil membagi bendera kecil berlambang kepala
banteng.
Aku bersama teman teman antusias banget,kami berteriak teriak
tiga..tiga.Seorang pengendara montor berkaus merah dengan kepala banteng
mendekatiku,memberikan bendera kecil dari plastik berwarna
merah.Duileh..orangnya ganteng lho..mungkin ini cinta pertama aku waktu
kelas empat SD.bendera banteng itu tersimpan di tengah buku RPULku.
Benar benar norak abis,kalau besaran dikit pasti aku protes,bendera partai
nggak mau?."bunga mawar merah dong,romantis dikit ngapa!."setelah jadi ibu
ibu pasti lain lagi.Si merah gambar proklamator,maklum harga apa apa
sekarang mahal mulai dari harga cabe ampe harga buku sekolah anak semata
wayangku,he..he.
Ya untung pemilik suara dibatasi 17 tahun ke atas kalau anak kecil macam
aku pastinya PDI jadi pemenangnya karena pawainya paling kreatif,bikin kita
happy happy kalau kata pak Riza Chalid dalam kasus papa minta saham.
Namun waktu besar saat pemilu 2004 aku justru memilih si kuning yang kini
tak lagi bernomer dua,mengikuti pilihan bapakku yang seorang pegawai
pemerintah karena bagi pegawai angkatan orde baru.Golkar adalah partai
pemerintah padahal jaman sudah berubah,toh..PDIP yang merupakan pecahan
dari PDI dan di motori Megawati Soekarnoputri menangguk kemenangan besar di
pemilu 1999 Tapi di pemilu 2004,si Kuning kembali berjaya.Tapi sayang si
Kuning gagal mengantarkan pak Wiranto yang berpasangan dengan Sholahuddin
Wahid menjadi presiden dan wakil presiden indonesia.
Kata pengamat politik,suara Golkar pecah antara pak Wiranto dan pak SBY
yang waktu itu menggandeng bapak Jusuf Kalla yang merupakan politik senior
Golkar.
Lagi lagi di pemilu 2014,suara Golkar pecah antara pak Prabowo sama Pak
Jokowi,lagi lagi gara gara bapak Jusuf Kalla.
Aduh ini bapak sakti amat ya?."
perpecahan di Golkar dari hari ke hari makin cetar membahana.Mulai dari dua
Munas..Bali dan Ancol sampai akhir akhir ini saat si Bali dan Ancol sama
sama nggak sah sedang munas Riau udah habis masa berlakunya per 31 Desember
2015.Membuat politisi senior Golkar Akbar Tanjung memerintahkan Munas
Bersama.Si Bapak yang pernah sangat terkenal waktu aku remaja karena
menyelamatkan si Beringin pasca reformasi dengan jargon terkenalnya Golkar
baru,akankah beliau sekarang mampu menyelamatkan golkar seperti dulu,atau
akan ada Golkar Perjuangan mengikuti PDI Perjuangan.Biarlah waktu
menjawab?."





Tidak ada komentar:
Posting Komentar