Bang Yos Percaya HT Bisa Sukses di Dunia Politik
JAKARTA- CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) merayakan hari ulang
tahunnya yang ke-50 dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan politik
termasuk Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso.Usai menghadiri
acara, pria yang akrab disapa Bang Yos itu mengaku kenal dekat dengan HT
sehingga dirinya hadir dalam kegiatan itu. Sebagai sahabat, mantan Gubernur
DKI Jakarta ini menilai HT merupakan sosok yang sukses di bidang
usahanya."Dia adalah manusia langka dalam artisukses seperti itu dalam
waktu 50 tahun," katanya di MNC News Center, Jakarta Pusat, Sabtu
(26/9/2015).Dia pun membandingkan, dengan dirinya yang bisa menjabat
sebagai Panglima Kodam Jaya ketika saat itu usianya juga menginjak 50
tahun."Karya Hary Tanoe lebih sukses dari saya, ya sukses di bidang usaha,
bisnis terutamanya di media dan sekarang terjun di politik. Dengan
kegigihan dia, saya yakin dia juga sukses. Selamat berjuang sahabat,"
tandasnya.
Jumat, 18 Maret 2016
HT Berbalas Pantun dengan Ketua DPW Perindo Riau
HT Berbalas Pantun dengan Ketua DPW Perindo Riau
RIAU- Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo
(HT) melantunkan pantun dalam pelantikan 82 pengurus Dewan Pimpinan Cabang
(DPC) Daerah Pemilihan (Dapil) II Riau."Berjalan sepanjang pesisir,
menikmati indahnya samudra, Partai Perindo hadir, untuk Indonesia
sejahtera," kata HT saat membacakan pantun, kemarin.Pantun tersebut adalah
balasan untukKetua DPW Perindo Riau Ahmi Septari."Buah cempedak menebar
rasa, rasa sampai ke simpang bato. Langkah kitaPerindo sejahtera, mari kita
beramai besarkan Partai Perindo".Balas-balasan pantun itu, spontan
mengundang tepuk tangan meriah para pengurus, kader, dan simpatisan
memenuhi ruang Gedung Dang Purmana, Kabupaten Indragiri Hulu.Setelah
berbalas pantun, HT memulai pidato pelantikan. Dia mengatakan, Perindo
memiliki komitmen yang besar untuk membangun kekuatan secara kokoh. HT
menargetkan pelantikan DPC se-Indonesia yang jumlahnya total lebih dari
7000 DPC.Selain itu, sebagai Ketua Umum Perindo, HT memberikan pemahaman
perjuangan Partai Perindo. Senada dilontarkan Ahmi. Sebagai Ketua DPW
Perindo Riau, dia mengaku siap membesarkan Perindo agar dapat tampil
sebagai partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.Menurutnya, kunci
untuk mencapai cita-cita tersebut adalah dengan memiliki rasa
kebersamaan.Ahmi menyatakan optimismenya membentuk kepengurusan dan
membangun pengaruh partai hingga ke tingkat pedesaan. "Kita harus bisa
membentuk sel-sel sampai ke desa,"
RIAU- Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo
(HT) melantunkan pantun dalam pelantikan 82 pengurus Dewan Pimpinan Cabang
(DPC) Daerah Pemilihan (Dapil) II Riau."Berjalan sepanjang pesisir,
menikmati indahnya samudra, Partai Perindo hadir, untuk Indonesia
sejahtera," kata HT saat membacakan pantun, kemarin.Pantun tersebut adalah
balasan untukKetua DPW Perindo Riau Ahmi Septari."Buah cempedak menebar
rasa, rasa sampai ke simpang bato. Langkah kitaPerindo sejahtera, mari kita
beramai besarkan Partai Perindo".Balas-balasan pantun itu, spontan
mengundang tepuk tangan meriah para pengurus, kader, dan simpatisan
memenuhi ruang Gedung Dang Purmana, Kabupaten Indragiri Hulu.Setelah
berbalas pantun, HT memulai pidato pelantikan. Dia mengatakan, Perindo
memiliki komitmen yang besar untuk membangun kekuatan secara kokoh. HT
menargetkan pelantikan DPC se-Indonesia yang jumlahnya total lebih dari
7000 DPC.Selain itu, sebagai Ketua Umum Perindo, HT memberikan pemahaman
perjuangan Partai Perindo. Senada dilontarkan Ahmi. Sebagai Ketua DPW
Perindo Riau, dia mengaku siap membesarkan Perindo agar dapat tampil
sebagai partai pemenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.Menurutnya, kunci
untuk mencapai cita-cita tersebut adalah dengan memiliki rasa
kebersamaan.Ahmi menyatakan optimismenya membentuk kepengurusan dan
membangun pengaruh partai hingga ke tingkat pedesaan. "Kita harus bisa
membentuk sel-sel sampai ke desa,"
HT: Pendidikan Harus Sesuai dengan Kebutuhan
HT: Pendidikan Harus Disesuaikan dengan Kebutuhan Bangsa
BANJARMASIN- Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary
Tanoesoedibjo (HT) menilai peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan di
Indonesia menjadi hal yang sangat penting. Utamanya dalamhal mengimbangi
kebutuhan pendidikan generasi muda yang jumlahnya besar. "Kualitas pun
harus diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan nasional kita," kata HT saat
bersilaturahmi ke PondokPesantren Al Falah, Landasan Ulin, Banjarbaru,
Kalimantan Selatan, Kamis(3/3/2016).Di hadapan ribuan santri, HT mengatakan
Indonesia perlu membuat sistem pendidikan yang menyesuaikan kebutuhan
nasional. Misalnya, pendidikan di bidang kewirausahaan. "Indonesia jumlah
entrepreneur-nya sangat minim," tuturnya.Padahal dengan mencetak para
wirausaha dapat membuka lapangan kerja yang berimbas pada peningkatan
pendapatan negara di sektor pajak. "Karena kan ada pajak karyawan, pajak
penghasilan yang mereka setor kepada negara," jelasnya.HT menuturkan, perlu
dirancang sistem pendidikan nasional. Pertama dari segi jumlah bisa
memenuhi dan kedua kualitas disesuaikan dengan kebutuhan membangun bangsa.
Dalam kunjungannya, HT juga menyerahkan bantuan pendidikan bagi santri
berprestasi dan 350 Alquran.
BANJARMASIN- Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary
Tanoesoedibjo (HT) menilai peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan di
Indonesia menjadi hal yang sangat penting. Utamanya dalamhal mengimbangi
kebutuhan pendidikan generasi muda yang jumlahnya besar. "Kualitas pun
harus diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan nasional kita," kata HT saat
bersilaturahmi ke PondokPesantren Al Falah, Landasan Ulin, Banjarbaru,
Kalimantan Selatan, Kamis(3/3/2016).Di hadapan ribuan santri, HT mengatakan
Indonesia perlu membuat sistem pendidikan yang menyesuaikan kebutuhan
nasional. Misalnya, pendidikan di bidang kewirausahaan. "Indonesia jumlah
entrepreneur-nya sangat minim," tuturnya.Padahal dengan mencetak para
wirausaha dapat membuka lapangan kerja yang berimbas pada peningkatan
pendapatan negara di sektor pajak. "Karena kan ada pajak karyawan, pajak
penghasilan yang mereka setor kepada negara," jelasnya.HT menuturkan, perlu
dirancang sistem pendidikan nasional. Pertama dari segi jumlah bisa
memenuhi dan kedua kualitas disesuaikan dengan kebutuhan membangun bangsa.
Dalam kunjungannya, HT juga menyerahkan bantuan pendidikan bagi santri
berprestasi dan 350 Alquran.
Ketua Pemuda Perindo: Kader IMM Siap Hadapi MEA
Ketua Pemuda Perindo: Kader IMM Harus Siap Hadapi MEA
MEDAN- Menyambut milad ke-52 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pengurus
DPD IMM Sumatera Utara menggelar forum diskusi bertajukYoung Leader Speakdi
kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sabtu (12/3/2016). Ketua
Umum DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra hadir sebagai salah satu
pemateri.Diskusi ini mengupas tentang strategi dan peranan pemuda dalam
menghadapi MEA. Effendi mengatakan, dalam menghadapi MEA 2016, mau tidak
mau para pemuda, khususnya mahasiswa harus mengubah pola dan paradigma
mereka.Selama ini mereka hanya berorientasi lulus kuliah dengan nilai
tinggi dan melamar menjadi PNS. Saat ini mereka sudah harus berpikir sedini
mungkin bagaimana bisa tumbuh sebagai wirausaha muda dan setelah lulus
kuliah bisa menjadi pengusaha yang dapat berperan penting bagi kemajuan
ekonomi bangsa.Jika hal itu tidak dilakukan, Effendi khawatir pemuda-pemuda
Indonesia nantinya hanya akan menjadi penonton dan objek dari MEA 2016.
Padahal posisi Indonesia sangat strategis dan menjadi negara penentu bagi
MEA. Alasannya setengah pasar MEA ada di Indonesia."MEA ini positifnya
membuka pasar yang lebih luas kepada kita. Tadinya pasar kita 250 juta
masyarakat Indonesia. Dengan adanya MEA, pasarmenjadi 600 juta lebih
masyarakat ASEAN. Masalahnya apakah kita dapat merebut pasar baru tersebut
atau malah kebalikan pasar kita yang luas ini yang menjadi lahan baru bagi
masyarakat dari luar?" ungkap Effendi.Pendiri Partai Perindo ini pun
berharappara mahasiswa ke depan tidak sekadar belajar secara akademis.
Mahasiswa juga harus mengembangkan diri untuk meningkatkan keahlian dan
kreativitasyang berguna untuk menjadikan dirinya terampil dan memiliki
keahlian khusus."Kita harus mulai berpikir bahwa kita tidak hanya menjadi
raja di kandang kita sendiri, tapi bisa menjelajah pasarMalaysia, Thailand,
Vietnam, Singapura, dan negara-negara ASEAN lainnya," tandasnya.Effendi
juga berpesan kepada kader IMM agar tidak perlu lagi protes, demoatau
mendebat kehadiran MEA. Hal inikarena MEA telah disepakati bersama
negara-negara ASEAN 10 tahun lalu. Yang perlu dilakukan adalah kebijakanini
harus dikawal agar tidak terjadi kecolongan regulasi model MEA ini."Bagi
saya mari sama-sama kita hadapi MEA ini dengan "jantan". Bangsa kita ini
bangsa pejuang, nenekmoyang kita aja dulu heroik mengusir penjajah, masa
kita disuruh perangskill aja keder(takut)," tegasnya.Hadir sebagai pemateri
dalam diskusi tersebut Mora Harahap (Ketua DPP Pemuda Muhammadiyah) dan
Taufan Putrev Korompot (Ketua DPP IMM). Ketua Panitia Muhammad Gusti
menjelaskan, acara tersebut sengaja mengundang tokoh-tokoh muda nasional
agar lebih memberi pencerahan bagi kader-kader IMM Sumut bahwa pentingnya
persiapan dini mereka dalam menghadapi MEA 2016.
MEDAN- Menyambut milad ke-52 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pengurus
DPD IMM Sumatera Utara menggelar forum diskusi bertajukYoung Leader Speakdi
kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sabtu (12/3/2016). Ketua
Umum DPP Pemuda Perindo Effendi Syahputra hadir sebagai salah satu
pemateri.Diskusi ini mengupas tentang strategi dan peranan pemuda dalam
menghadapi MEA. Effendi mengatakan, dalam menghadapi MEA 2016, mau tidak
mau para pemuda, khususnya mahasiswa harus mengubah pola dan paradigma
mereka.Selama ini mereka hanya berorientasi lulus kuliah dengan nilai
tinggi dan melamar menjadi PNS. Saat ini mereka sudah harus berpikir sedini
mungkin bagaimana bisa tumbuh sebagai wirausaha muda dan setelah lulus
kuliah bisa menjadi pengusaha yang dapat berperan penting bagi kemajuan
ekonomi bangsa.Jika hal itu tidak dilakukan, Effendi khawatir pemuda-pemuda
Indonesia nantinya hanya akan menjadi penonton dan objek dari MEA 2016.
Padahal posisi Indonesia sangat strategis dan menjadi negara penentu bagi
MEA. Alasannya setengah pasar MEA ada di Indonesia."MEA ini positifnya
membuka pasar yang lebih luas kepada kita. Tadinya pasar kita 250 juta
masyarakat Indonesia. Dengan adanya MEA, pasarmenjadi 600 juta lebih
masyarakat ASEAN. Masalahnya apakah kita dapat merebut pasar baru tersebut
atau malah kebalikan pasar kita yang luas ini yang menjadi lahan baru bagi
masyarakat dari luar?" ungkap Effendi.Pendiri Partai Perindo ini pun
berharappara mahasiswa ke depan tidak sekadar belajar secara akademis.
Mahasiswa juga harus mengembangkan diri untuk meningkatkan keahlian dan
kreativitasyang berguna untuk menjadikan dirinya terampil dan memiliki
keahlian khusus."Kita harus mulai berpikir bahwa kita tidak hanya menjadi
raja di kandang kita sendiri, tapi bisa menjelajah pasarMalaysia, Thailand,
Vietnam, Singapura, dan negara-negara ASEAN lainnya," tandasnya.Effendi
juga berpesan kepada kader IMM agar tidak perlu lagi protes, demoatau
mendebat kehadiran MEA. Hal inikarena MEA telah disepakati bersama
negara-negara ASEAN 10 tahun lalu. Yang perlu dilakukan adalah kebijakanini
harus dikawal agar tidak terjadi kecolongan regulasi model MEA ini."Bagi
saya mari sama-sama kita hadapi MEA ini dengan "jantan". Bangsa kita ini
bangsa pejuang, nenekmoyang kita aja dulu heroik mengusir penjajah, masa
kita disuruh perangskill aja keder(takut)," tegasnya.Hadir sebagai pemateri
dalam diskusi tersebut Mora Harahap (Ketua DPP Pemuda Muhammadiyah) dan
Taufan Putrev Korompot (Ketua DPP IMM). Ketua Panitia Muhammad Gusti
menjelaskan, acara tersebut sengaja mengundang tokoh-tokoh muda nasional
agar lebih memberi pencerahan bagi kader-kader IMM Sumut bahwa pentingnya
persiapan dini mereka dalam menghadapi MEA 2016.
HT: Pemimpin Harus mengutamakan Rakyatnya
HT: Pemimpin Harus Kesampingkan Kepentingan
JAKARTA- Seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan yang dipimpinnya,
dibandingkan kepentingan pribadi. Itulah kunci keberhasilan menjadi
pemimpin menurut Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT)."Jadi
banyak orang yang sudah menjadi pemimpin malah lupa karena kekuasaan itu
sering kali membuat orang takabur. Akhirnya malah berpikir untuk dirinya
sendiri. Tidak boleh," katanya di Pondok Pesantren Al-Tsaqafah, asuhan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, Minggu
(13/3/2016).Menurutnya, seorang pemimpin harus berpikir untuk kepentingan
tugas."Jadi kalau tugasnya melayani, jadilah pelayan yang baik,"
sambungnya.Untuk mengindari takabur, seorang pemimpin juga harus memiliki
kualitas vertikal yang baik. Vertikal yang dimaksud adalah hubungan antara
manusia dengan pencipta-Nya.
."Orang yang memiliki kualitas vertikal baik cenderung rendah hati, itu
penting. Orang yang rendah hati selalu menjaga diri agar tidak kecebur
karena seringkali kekuasaan itu memabukkan," kata pria kelahiran Jawa Timur
ini.
Selain kualitas vertikal, yang juga penting untuk diperhatikan adalah
kualitas internal dan eksternal. Kualitas internal adalah tentang
introspeksi diri, mengevaluasi diri, dan membuang hal yang tidak baik dari
dalam diri.Sementara kualitas eksternal adalah memberikan yang terbaik
sesuai kapasitasnya. "Adik-adik harus punya visi. Di dalam setiap kehidupan
kita harus punya visi, harus punya tujuan. Kalau punya tujuan hidupnya
jelas," tuturnya. Dia mengatakan, dengan memiliki visi maka seseorang bisa
memiliki harapan, motivasi, dan berpikiran positif.
Hal itulah yang harus terus dijaga. Dengan punya visi yang jelas seseorang
juga tidak mudah terombang-ambing. Apa pun profesi yang akan dikejar oleh
para santri nantinya harus segera dipikirkan dan diputuskan. Kemudian
tinggal memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan cita-cita
tersebut.Pendidikan, tuturnya, tak harus mahal.Sebab karier terbangun tidak
dari asal sekolahnya atau perguruan tingginya. Namun lebih kepada kualitas
pribadi orang tersebut.Hary mengatakan, untuk menjadi berhasil harus terus
mau belajar, bekerja keras, rajin, dan jujur. Sebab keberhasilan harus
diraih dengan usaha. "Kesuksesan harus dibangun. Rezeki ada di tangan
Tuhan, tapi kita juga harus berusaha," tuturnya.
Hary berkilas balik tentang masa lalunya ketika dia seusia dengan para
santri. Saat itu, dia diskors karena sering berkelahi dan tawuran. Saking
seringnya tawuran HT harus drop out.Agar bisa mendapatkan ijazah dia pun
harus mengikuti ujian persamaan. Selepas SMA adalah titik baliknya. Dari
sebelumnya bandel luar biasa menjadi sangat rajin hingga akhirnya dia lulus
cum laude.Malah, HT juga mengajar menjadi dosen. Pria yang sudah memiliki
dua cucu itu aktif dan rutin mengajar. Hingga kini, sudah lebih dari 100
perguruan tinggi di Indonesia yang dia datangi.Dalam pertemuan itu, HT juga
memberikan wawasan kebangsaan. Dia menggambarkan bagaimana kondisi
Indonesia saat ini dan apa yang akan dihadapi oleh Indonesia ke depan,
serta potensi yang dimiliki negara ini.Sementara itu, Said Aqil berpesan
kepada santri agar memiliki kepribadian yang tangguh dan menuntaskan
pendidikannya. "Kalau sarjana sampai punya ijazah kesarjanaan, kuncinya ada
di kalian, bagaimana arahnya, bisa dibina sambil jalan," terangnya.Di luar
itu Said mengatakan, mudah-mudahan Partai Perindo yang dipimpin HT dapat
bermanfaat bagi bangsa. "Perindo agendanya untuk pengabdian rakyat,"
tandasnya. Dia melanjutkan selama ini Perindo selalu menyuarakan visi misi
membantu dan membangun ekonomi kerakyatan.(san)
JAKARTA- Seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan yang dipimpinnya,
dibandingkan kepentingan pribadi. Itulah kunci keberhasilan menjadi
pemimpin menurut Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT)."Jadi
banyak orang yang sudah menjadi pemimpin malah lupa karena kekuasaan itu
sering kali membuat orang takabur. Akhirnya malah berpikir untuk dirinya
sendiri. Tidak boleh," katanya di Pondok Pesantren Al-Tsaqafah, asuhan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, Minggu
(13/3/2016).Menurutnya, seorang pemimpin harus berpikir untuk kepentingan
tugas."Jadi kalau tugasnya melayani, jadilah pelayan yang baik,"
sambungnya.Untuk mengindari takabur, seorang pemimpin juga harus memiliki
kualitas vertikal yang baik. Vertikal yang dimaksud adalah hubungan antara
manusia dengan pencipta-Nya.
."Orang yang memiliki kualitas vertikal baik cenderung rendah hati, itu
penting. Orang yang rendah hati selalu menjaga diri agar tidak kecebur
karena seringkali kekuasaan itu memabukkan," kata pria kelahiran Jawa Timur
ini.
Selain kualitas vertikal, yang juga penting untuk diperhatikan adalah
kualitas internal dan eksternal. Kualitas internal adalah tentang
introspeksi diri, mengevaluasi diri, dan membuang hal yang tidak baik dari
dalam diri.Sementara kualitas eksternal adalah memberikan yang terbaik
sesuai kapasitasnya. "Adik-adik harus punya visi. Di dalam setiap kehidupan
kita harus punya visi, harus punya tujuan. Kalau punya tujuan hidupnya
jelas," tuturnya. Dia mengatakan, dengan memiliki visi maka seseorang bisa
memiliki harapan, motivasi, dan berpikiran positif.
Hal itulah yang harus terus dijaga. Dengan punya visi yang jelas seseorang
juga tidak mudah terombang-ambing. Apa pun profesi yang akan dikejar oleh
para santri nantinya harus segera dipikirkan dan diputuskan. Kemudian
tinggal memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan cita-cita
tersebut.Pendidikan, tuturnya, tak harus mahal.Sebab karier terbangun tidak
dari asal sekolahnya atau perguruan tingginya. Namun lebih kepada kualitas
pribadi orang tersebut.Hary mengatakan, untuk menjadi berhasil harus terus
mau belajar, bekerja keras, rajin, dan jujur. Sebab keberhasilan harus
diraih dengan usaha. "Kesuksesan harus dibangun. Rezeki ada di tangan
Tuhan, tapi kita juga harus berusaha," tuturnya.
Hary berkilas balik tentang masa lalunya ketika dia seusia dengan para
santri. Saat itu, dia diskors karena sering berkelahi dan tawuran. Saking
seringnya tawuran HT harus drop out.Agar bisa mendapatkan ijazah dia pun
harus mengikuti ujian persamaan. Selepas SMA adalah titik baliknya. Dari
sebelumnya bandel luar biasa menjadi sangat rajin hingga akhirnya dia lulus
cum laude.Malah, HT juga mengajar menjadi dosen. Pria yang sudah memiliki
dua cucu itu aktif dan rutin mengajar. Hingga kini, sudah lebih dari 100
perguruan tinggi di Indonesia yang dia datangi.Dalam pertemuan itu, HT juga
memberikan wawasan kebangsaan. Dia menggambarkan bagaimana kondisi
Indonesia saat ini dan apa yang akan dihadapi oleh Indonesia ke depan,
serta potensi yang dimiliki negara ini.Sementara itu, Said Aqil berpesan
kepada santri agar memiliki kepribadian yang tangguh dan menuntaskan
pendidikannya. "Kalau sarjana sampai punya ijazah kesarjanaan, kuncinya ada
di kalian, bagaimana arahnya, bisa dibina sambil jalan," terangnya.Di luar
itu Said mengatakan, mudah-mudahan Partai Perindo yang dipimpin HT dapat
bermanfaat bagi bangsa. "Perindo agendanya untuk pengabdian rakyat,"
tandasnya. Dia melanjutkan selama ini Perindo selalu menyuarakan visi misi
membantu dan membangun ekonomi kerakyatan.(san)
Senin, 14 Maret 2016
Hubungan Antara Pemimpin Dengan Keharmonisan
Hubungan Antara Pemimpin Dengan Keharmonisan Rumah Tangga di mata Ibu
Ibu.Panasnya suhu menuju Calon DKI 1 membuatku ingat bagaimana pendapat ibu
ibu di sekitarku yang mereview negatif rumah tangga dua calon gubenur yaitu
bung Yusril dan bang Dani.Kegagalan rumah tangga mereka menjadi catatan
negatif untuk ibu ibu.Aku masih ingat beberapa tahun lalu waktu Prof Yusril
bercerai dan menikah lagi dengan wanita yang lebih muda,seorang tetanggaku
jelas ibu ibu yang merupakan simpatisan Partai Bulan Bintang rela merubah
arah parabolanya karena ada Bendera partai ini pada moncong parabolanya
setelah pernikahan itu sampai aku sindir,"di pindah ya?."tidak dapat
sinyal,emang cocoknya kamu hadapkan ke arah matahari biru,". padahal kalau
di pikir pikir itu khan urusan pribadi,kita nggak tahu apa yang terjadi di
dalam rumah tangga beliau tapi itulah Ibu Ibu.Sebagian suka jika rumah
tangga calon pemimpinnya berhasil,seperti rumah tangga Presiden ke 3 BJ
HABIBIE dengan Ainun Habibie yang romantis mengharu biru,Pak Harto yang
murah senyum namun tegas berpadu dengan Bu Tien terkesan angkuh sih namun
berwibawa,pak SBY yang selalu prihatin berpadu dengan bu Ani yang lincah
dan suka bicara.Dan yang paling aku suka yang jelas bu Liliana
Tanoesoedibjo yang cantik,elegan dan berwibawa.Apalagi saat jadi juri Miss
Indonesia, bu Lili nggak kalah cantik daripada pemenangnya.Soal bang
Dani,untuk abang satu ini sebenarnya no comment saja tapi melihat dia mau
nyalon jadi Gubenur DKI,terdengar suara nyolot orang di sekitarku.Maklumlah
bagi Ibu Ibu Dani yang dulu punya karya masterpiece kini hanya bermodal
sensasi ama mbak Mulan.Dari isterinya yang merupakan cicit pahlawan
nasional ke saudara(silakan isi sendiri nggak tega ngomongnya).Dari wanita
pintar pencipta lagu ke wanita(silakan isi sendiri).Sekali lagi itulah Ibu
Ibu,mereka selalu meminta rumah tangga pemimpinnya romantis dan serasi ya
mirip sama film ama novel yang mereka baca.Dan seingatku satu satunya rumah
tangga pemimpin yang berujung perceraian yang di maklumi ibu ibu hanya
perceraian Titik Soeharto dan Prabowo Subianto karena ibu ibu yakin ada
faktor politik dan situasi keamanan saat itu.
Ibu.Panasnya suhu menuju Calon DKI 1 membuatku ingat bagaimana pendapat ibu
ibu di sekitarku yang mereview negatif rumah tangga dua calon gubenur yaitu
bung Yusril dan bang Dani.Kegagalan rumah tangga mereka menjadi catatan
negatif untuk ibu ibu.Aku masih ingat beberapa tahun lalu waktu Prof Yusril
bercerai dan menikah lagi dengan wanita yang lebih muda,seorang tetanggaku
jelas ibu ibu yang merupakan simpatisan Partai Bulan Bintang rela merubah
arah parabolanya karena ada Bendera partai ini pada moncong parabolanya
setelah pernikahan itu sampai aku sindir,"di pindah ya?."tidak dapat
sinyal,emang cocoknya kamu hadapkan ke arah matahari biru,". padahal kalau
di pikir pikir itu khan urusan pribadi,kita nggak tahu apa yang terjadi di
dalam rumah tangga beliau tapi itulah Ibu Ibu.Sebagian suka jika rumah
tangga calon pemimpinnya berhasil,seperti rumah tangga Presiden ke 3 BJ
HABIBIE dengan Ainun Habibie yang romantis mengharu biru,Pak Harto yang
murah senyum namun tegas berpadu dengan Bu Tien terkesan angkuh sih namun
berwibawa,pak SBY yang selalu prihatin berpadu dengan bu Ani yang lincah
dan suka bicara.Dan yang paling aku suka yang jelas bu Liliana
Tanoesoedibjo yang cantik,elegan dan berwibawa.Apalagi saat jadi juri Miss
Indonesia, bu Lili nggak kalah cantik daripada pemenangnya.Soal bang
Dani,untuk abang satu ini sebenarnya no comment saja tapi melihat dia mau
nyalon jadi Gubenur DKI,terdengar suara nyolot orang di sekitarku.Maklumlah
bagi Ibu Ibu Dani yang dulu punya karya masterpiece kini hanya bermodal
sensasi ama mbak Mulan.Dari isterinya yang merupakan cicit pahlawan
nasional ke saudara(silakan isi sendiri nggak tega ngomongnya).Dari wanita
pintar pencipta lagu ke wanita(silakan isi sendiri).Sekali lagi itulah Ibu
Ibu,mereka selalu meminta rumah tangga pemimpinnya romantis dan serasi ya
mirip sama film ama novel yang mereka baca.Dan seingatku satu satunya rumah
tangga pemimpin yang berujung perceraian yang di maklumi ibu ibu hanya
perceraian Titik Soeharto dan Prabowo Subianto karena ibu ibu yakin ada
faktor politik dan situasi keamanan saat itu.
AHMAD DANI MENUJU DKI 1
Apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar nama Ahmad Dani?
Pintar?hebat?rajin menabung? ganteng?atau so..isi sendiri?poilitisi
kebanggaan Partai Kebangkitan Bangsa ini sudah malang melintang dalam dunia
permusikan indonesia.
puncak karirnya saat beliau terpilih jadi otak grup Dewa 19..
berikut profil singkat Ahmad Dani(AD)
:Nama Lengkap : Dhani Ahmad Prasetyo
Agama : Islam
Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 26Mei1972
Zodiac :Gemini
Warga Negara : Indonesia
hobby :jadi tontonan infotaiment.
Sahabat sejati : Farhat Abbaz walau sering berselisih mereka punyai nilai
sebelas dua belas.
sepak terjangnya sebagai dedengkot Band Dewa tidak diragukan lagi, berbagai
prestasi dan pencapain sudah beliau torehkan. Junjungan besar RCM yang suka
berpakaian mirip pasukan Nazi ini sudah menyabet berbagai kategori
penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.
salah satu bakat khusus yg dimiliki AD adalah kehebatan dan kepintaraannya
di berbagai bidang menurutnya hingga dengan pedenya menyebut orang lain
Awam sedang beliau benar benar anomali jadi MR Anomali adalah sebutan yang
pantas buat beliau. bayangkan saja, membuat banyak ibu ibu geleng-geleng
kepala.selain prestasi-prestasi di musik beliau ini juga terkenal setia.
terbukti beliau setia jadi bahan tertawaan ibu ibu dalam setiap acara
beliau di TV lumayan bisa melupakan harga daging yang gini mulai
menanjak!,".bagaimana menurut warga DKI dengan semua prestasi,capaian dan
penghargaan yang sudah ditorehkan AD, layakkah AD masuk sebagai
kandidat/nominasi gubenur?,"
Pintar?hebat?rajin menabung? ganteng?atau so..isi sendiri?poilitisi
kebanggaan Partai Kebangkitan Bangsa ini sudah malang melintang dalam dunia
permusikan indonesia.
puncak karirnya saat beliau terpilih jadi otak grup Dewa 19..
berikut profil singkat Ahmad Dani(AD)
:Nama Lengkap : Dhani Ahmad Prasetyo
Agama : Islam
Tempat Lahir : Surabaya
Tanggal Lahir : 26Mei1972
Zodiac :Gemini
Warga Negara : Indonesia
hobby :jadi tontonan infotaiment.
Sahabat sejati : Farhat Abbaz walau sering berselisih mereka punyai nilai
sebelas dua belas.
sepak terjangnya sebagai dedengkot Band Dewa tidak diragukan lagi, berbagai
prestasi dan pencapain sudah beliau torehkan. Junjungan besar RCM yang suka
berpakaian mirip pasukan Nazi ini sudah menyabet berbagai kategori
penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.
salah satu bakat khusus yg dimiliki AD adalah kehebatan dan kepintaraannya
di berbagai bidang menurutnya hingga dengan pedenya menyebut orang lain
Awam sedang beliau benar benar anomali jadi MR Anomali adalah sebutan yang
pantas buat beliau. bayangkan saja, membuat banyak ibu ibu geleng-geleng
kepala.selain prestasi-prestasi di musik beliau ini juga terkenal setia.
terbukti beliau setia jadi bahan tertawaan ibu ibu dalam setiap acara
beliau di TV lumayan bisa melupakan harga daging yang gini mulai
menanjak!,".bagaimana menurut warga DKI dengan semua prestasi,capaian dan
penghargaan yang sudah ditorehkan AD, layakkah AD masuk sebagai
kandidat/nominasi gubenur?,"
KETUM PERINDO LANTIK DPC BOGOR
BOGOR – Ketua Umum DPP Perindo, Hary Tanoesoedibyo (HT) mengukuhkan dan
melantik 40 DPC/DPRT se-Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin Sentul, Sabtu
(13/02/2016).Menurut HT, pengukuhan yang dilakukan oleh Perindo tidak hanya
dilakukan di tingkat kota dan kabupaten saja. Tetapi dilakukan di setiap
kecamatan." Ini supaya semuanya saling kenal satu sama lain," kata HT,
Sabtu (13/02/2016).Hingga saat ini, kata HT, sudah 2.139 DPC yang terbentuk
di seluruh Indonesia. Hal itu, lanjut HT, merupakan bukti keseriusan
partainyamembangun Indonesia." Kita berkomitmen untuk bersama-sama
membangun Indonesia," tandas HT.
melantik 40 DPC/DPRT se-Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin Sentul, Sabtu
(13/02/2016).Menurut HT, pengukuhan yang dilakukan oleh Perindo tidak hanya
dilakukan di tingkat kota dan kabupaten saja. Tetapi dilakukan di setiap
kecamatan." Ini supaya semuanya saling kenal satu sama lain," kata HT,
Sabtu (13/02/2016).Hingga saat ini, kata HT, sudah 2.139 DPC yang terbentuk
di seluruh Indonesia. Hal itu, lanjut HT, merupakan bukti keseriusan
partainyamembangun Indonesia." Kita berkomitmen untuk bersama-sama
membangun Indonesia," tandas HT.
Langganan:
Komentar (Atom)




















































