Sabtu, 16 Januari 2016

Pilih PERINDO,Mengapa?,"

Mengapa Saya Memilih Menjadi Anggota Partai Perindo?".

Artikel di bawah ini yang membuat saya mantap menjadi anggotaPartai Perindo
karena saya berharap pak HT bisa mengangkat kehidupan kaum kecil,sebagai
satu bangsa saya merasa empati pada mereka tapi apadaya saya juga orang
kecil,saya berharap dengan dukungan ini bisa membantu meringankan beban
saudara saudara saya walau secara tidak langsung.

Perindo Berikan Bantuan 31 Gerobak & Suntikan Modal untuk UMKM

DPP Partai Perindo memberikan 31 gerobak kepada pelaku UMKM di Jawa Timur.
Gerobak tersebut sedianya digunakan untuk mengembangkan usaha. Penerima
gerobak itu di antaranya penjual nasi goreng, penjual gorengan, penjual
minuman dan lain-lain.Selain 31 gerobak tersebut, Perindo memberikan
tambahan modal usaha bagi UMKM yang hadir di acara seminar 'Go Global From
Zero to Hero' yang digagas oleh partai Perindo. Setidaknya ada 50 pelaku
UMKM yang mendapat tambahan suntikan modal untuk pengembangan usaha.Gerobak
dan suntikkan modal ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai
Perindo Hary Tanoesoedibjo. "Langkah konkrit dari Partai Perindo untuk
membantu UMKM berkembang demi mewujudkan Indonesia Sejahtera," kata HT di
hadapan ratusan pelaku UMKM se-Jawa Timur di Gedung Juang Surabaya, Jalan
Mayjend Sungkono, Sabtu (5/12/2015).
Ia menjelaskan, tentunya banyak sekali cara untuk memulai sebuah UMKM.
Mulai dari berjualan makanan basah, kering hingga minuman. Bahkan, UMKM di
Indonesia juga bermacam-macam dalam hal pemasarannya. Karena juga
bergantung pada taraf pendidikan pelaku UMKM tersebut.HT berpesan, selain
semangat pantang menyerah. Dia juga mengajak agar UMKM ini tidak pernah
berhenti untuk berinovasi. Hal tersebut tentunya bisa ditunjang dengan
banyak belajar dari apapun dan siapapun."Jangan pernah berhenti belajar.
Perindo juga memfasilitasi untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada
pelaku UMKM. Tekadanya adalah maju bersama-sama," ujarnya."UMKM dimulai
dari hal yang kecil dulu tapi bisa tumbuh. Saya dulu juga memulai usaha
dari Nol,"pungkasnya.

Antara Dollar Dan Yuan(Day's Of Love Mas Jarwo)

Antara Dollar Dan Yuan

Pukul sembilan malam,Pak Kepsek menstarter montor maticnya menuju warung bu
Mimin yang berada di bawah pohon kelapa sawit.
Warung kecil ini menjadi hiburan para warga transmigrasi untuk melepas
penat setelah seharian bekerja di ladang sawit maupun karet.
Jadi nggak heran kalau malam gini,bapak bapak pada ngumpul dari berbagai
suku seperti Batak,Melayu,Minang,Jawa dan Sunda.
Di daerah baru ini semua merasa saudara karena mereka bersama sama dari
daerah asal pergi transmigrasi untuk kehidupan lebih baik.
Di warung pak Kepsek yang berstatus duda di tinggal mati sudah di tunggu
pak Sabar ama pak Sarwono,dua hansip desa yang bawel banget.Apalagi kalau
lagi nyindir Jarwo yang asmaranya sama dik Ani,janda bahenol pujaan hati
selalu tarik ulur,kalau dik Ani narik eh mas Jarwo ngulur begitu pula
sebaliknya.
,"aduh pak kepsek,kok loyo,ini pasti gara gara dik ani main hati,"sindir
pak Sabar yang langsung bikin Jarwo manyun.
Ke warung itu cari hiburan,mumpung kedua anaknya tidur dan kini di jaga
ibunya setelah seharian berkutat sama pekerjaannya dan momong kedua
putrinya,Nastiti yang berusia 4,5 tahun dan Narmita yang berusia 7
tahun,kini duduk di bangku SD kelas 1.
,"ini bukan soal ani tapi rupiah kita yang semakin loyo musuh
dollar,sekarang satu dollar sekitar empat belas ribu,"jawab Jarwo.
,"ngapain pak kepsek mikirin dollar,kita khan beli beli apa apa pakai
rupiah?."tanya pak Sarwono ingin tahu.
Jarwo mendengus kesal,kalau ngomongin Ani nggak kalah ama pengamat politik
macam Hantayuda ngomentarin Koalisi Merah Putih yang kini di tinggalkan
matahari biru alias PAN dan bergabung dengan pemerintah.
,"indonesia itu negara pengimpor,dari barang elektronik sampai bahan pangan
seperti daging,kedelai dan teman temannya,karena itu jika dollar naik
otomatis jadi mahal,"terang Jarwo berapi rapi nggak kalah ama orator demo
buruh 1 September kemarin.
,"jadi kemarin daging naik karena dollar bukan ada mafianya yang langsung
sigap di tangani pak budi waseso yang kini jadi kepala BNN,"timpal pak
Sabar yang sedikit mengerti dunia politik.
,"mafia iya tapi dollar naik juga,"jawab Jarwo sambil matanya celilang
celiling,sapa tahu janda pujaan hati beli gorengan malam ini.

,"emang mafia itu apa tho pak kepsek?."tanya bu Mimin pemilik warung yang
berasal dari suku Sunda.
,"mafia itu orang yang mengambil keuntungan besar dari suatu produk,caranya
macam macam mulai dari menimbun barang dulu agar langka di pasaran sehingga
harga barang naik atau seseorang yang memonopoli perdagangan suatu barang
macam monopoli garam,"terang Jarwo.
,"pak kepsek juga maunya jadi mafia cinta,ingin memonopoli hati dik
ani,"sindir Sarwono mulai usil lagi.
,"pak kepsek harus memberi kesempatan dik ani move on dulu dari almarhum
suaminya,namanya cinta pertama dan suami pertama."nasehat bu Mimin membuat
Jarwo tersenyum
,"emang dollar naik sebabnya apa sih pak kepsek?."tanya pak Sarwono lagi.
,"karena ekonomi amerika semakin kuat sedang tiongkok melemahkan nilai
tukar yuannya,"
,"wah..wah,gajah yang perang,kita kena imbasnya,"timpal bu Mimin
,"ya namanya aja negara berkembang,yang penting kita galakkan sektor
produksi di indonesia dari UKM,petani dan nelayan agar mereka bisa
menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi,ini tantangan pak presiden
bersama menteri terkait agar indonesia siap menghadapi MEA karena negara
yang unggul dalam kwalitas hasil produksi bisa menjadi pemenang di
sini,"pungkas Mas Jarwo berapi rapi melirik dik Ani kok nggak muncul
muncul,apa jam segini udah tarik selimut bobok bobok cantik.

Pemimpin Seperti Apa Yang Di Inginkan Bangsa?."

Pemimpin Seperti Apa Yang Di Inginkan Bangsa Indonesia?."

Pemimpin yang mengerti kemauan sebagian rakyat Indonesia,yang rata rata
berprofesi sebagai petani dan nelayan.
Berbicara dengan orang kecil itu harus sederhana,nggak usah pakai kosakata
yang belibet,kadang mikir itu si bapak ngomong apa ya?."soal ini pemimpin
jaman sekarang seharusnya menyontoh Presiden ke 2 yaitu Bapak Soeharto.
Kosakata Pak Harto itu sederhana,bisa di mengerti rakyat kebanyakan.Dia
ngerti seberapa sih kapasitas rakyatnya terutama yang di desa desa yang
menjadi lumbung suara beliau.
Ini seperti pak Jokowi,kosakata Presiden ke 7 ini sederhana,beliau nggak
ngomong aneh aneh seperti pemimpin lain
,"nanti akan ada tol laut,biar barang di indonesia timur sama dengan
indonesia barat,"
,"nanti kita bangun bendungan,irigasi dan jalan jalan,"
untuk orang biasa udah ngerti,nggak perlu otak sekelas einstein untuk
mencerna.
Dengan jalan yang bagus,irigasi ama bendungan.
Nanti kami para petani bisa menanam dengan baik dan menjual hasil pertanian
dengan mudah.
Dan pak Harto menganggap kami para petani itu ada dengan mengadakan acara
KLOMPENCAMPIR.
Sama seperti pak Jokowi,waktu kampanye pilpres,bagaimana beliau menyapa
kami para rakyat kecil,nelayan dan petani walau dalam kampanye awal pak
Prabowo dalam iklan iklannya lebih keren.
Saya ingat dalam iklan kampanye Pileg ada sawah sawah,laut laut dan burung
garuda terbang di atasnya,waow keren banget sampai sampai orang di sekitar
saya pada pengin memilih beliau,karena media TV emang cocok buat petani
desa ya maklum sehari hari kami bergulat dengan panas dan keringat di
ladang baru malam hari kami nonton TV,Itupun bukan TV berita tapi TV
Sinetron biasa Tukang Bubur Naik Haji kalau nggak begitu Mahaputra.Maunya
bapak bapak ya TV berita macam dua TV milik Pak Aburizal sama Pak Surya
Paloh ya pasti kalah dari ibu ibu karena kekuasaan remot di tangan kanjeng
mami terpaksa ikut deh!."
,"sepertinya beliau pengin agar petani indonesia kembali berjaya di negeri
Indonesia seperti dahulu," namun mungkin komunikasi beliau tidak
sesederhana pak Jokowi hingga mudah di tangkap kami para petani.
Tulisan ini hanya pendapat pribadi penulis dari temu rembug dengan para
petani baik petani karet dan sawit di sekitar penulis juga dari teman teman
atau saudara saudara penulis yang bermukim di kota kelahiran penulis di
Jawa,bukan kata lembaga survei hanya penelitian kecil kecilan.

Mengapa Partai Terkorup Menjadi Pemenang Pemilu?".

Mengapa Partai Terkorup Menjadi Pemenang Pemilu.

Partai yang paling korup itu menurut berbagai lembaga ya kalau bukan PDIP
ya Golkar tapi suaranya mereka masih stabil tetap sama,mengapa terjadi
demikian?."
menurut analisa saya karena rakyat kecil di desa tak terlalu tertarik ama
korupsi kecuali aktivis sosial media,mereka berpendapat urusan korupsi
urusan mereka yang di atas,khan udah di tangkap KPK ama Polisi?."jadi udah
dapat hukumannya.Ada juga yang berpendapat nggak pantes ngurusin urusan
gajah,Ada juga yang berpendapat sejak zaman Singosari begal sudah ada cuma
sekarang ada begal yang keren namanya koruptor,begalnya senjatanya bukan
pedang tapi pulpen,yo biarin aja khan juga di tangkap KPK.Yang penting kita
sebagai rakyat kecil,bisa punya pekerjaan akhirnya bisa makan,bisa
nyekolahin anak,bisa berobat kalau sakit.
Ya pendapat di atas itu ada beberapa orang yang masih setia memilih
Golkar,alasannya kalau nggak ada pak Harto kita nggak bisa transmigrasi
kamu nggak bisa sekolah tole!."
jadi biar ada matahari biru,bulan bintang,keadilan sejahtera,garuda di
angkasa teteup lebih suka di bawah naungan beringin.Karena Raja beringin
pernah memberi kehidupan buat mereka.
Begitu pula PDIP,mereka konsen mencitrakan partainya wong cilik,yang
memberi perhatian pada petani wajar jika pemilihnya bersikap dari musim
hujan sampai musim rambutan,moncong putih di dadaku.
Rakyat kecil itu mudah kok,cukup butuh kehidupan dan perhatian bukan di
anggap antara ada dan tiada dari pemimpin dan wakil wakil mereka di Senayan.
Hanya pendapat seorang ibu dari Desa jadi bukan pengamat pengamat politik
hebat di TV.

Efektifkah Pegawai dan Honorer Dulang Suara bag 2

Efektifkah Pegawai dan Honorer Dulang Suara bag 2

Ada yang unik dan mendapat piala seperti singkong terbesar,lele terbesar
waktu itu aku senang banget dan berhayal suatu saat ingin jadi petani
dengan luas tanah berhektar hektar dengan aneka tanaman ya tapi sekarang
pupuk mahal menjadi petani tanaman semusim nggak seenak dulu jadi pada
banting stir ke perkebunan seperti sawit dan karet.Itupun kalau jalan udah
rusak karena hujan membuat harga komoditas turun kepotong biaya
transportasi yang gedhe.
Program transmigrasinya pak Harto juga berhasil lo..dan beliau benar benar
bertanggung jawab,di kasih lahan dua hektar di buatin jalan jalan juga
sekolah pendukung walau hanya SD dulu minimal,di kasih pupuk dan selama dua
tahun dapat makan gratis juga minyak tanah.Dukungan yang membuat para
transmigrasi bisa survive di negeri orang meninggalkan sanak saudara untuk
kehidupan lebih baik.Karena itu jangan heran di daerah transmigrasi para
petani setiap 17 Agustus masih melaksanakan upacara bendera katanya ini
didikan beliau dan kadang kadang mereka berseloroh,dapat hidup layak karena
warisan mbah Harto(mbah itu bahasa jawa artinya kakek).
"Hanya Pak Harto yang Sayang Kami"
Ketika menemani sejumlah peneliti Amerika Serikat di Desa Muara Dadahup
Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, aktivis LSM Achmad Siddik
memiliki kisah yang menarik.Setelah menyampaikan beberapa pertanyaan dalam
sebuah wawancara yang berlangsung santai, peneliti Amerika itu kemudian
bertanya kepada seorang petani, "Apakah ada bantuan dari Pemerintah kepada
Bapak, misalnya benih atau pupuk?"Si petani itu dengan lugu menjawab,
"Zaman Pak Harto dulu sering. Sekarang ramai janjinya tapi sedikit
ngasihnya. Kalau dulu, zaman Pak Harto kami banyak dapat bantuan. Hanya Pak
Harto yang sayang sama kami."Petani merindukan masa dulu, masa dimana
petani menjadi subyek dan bisa menentukan nasibnya sendiri. Petani menjadi
tulang punggung kemandirian bangsa. Dulu petani ikut andil dalam mengangkat
harkat martabat bangsa. Melalui tangan petani, Indonesia dengan bangga
menjadi negara yang mandiri pangan karena berhasil mencapai swasembada
pangan. Indonesia juga membantu negara-negara tetangga memenuhi kebutuhan
pangannya.Apa yang terjadi saat ini? Mereka tak lagi menjadi subyek dan
seringkali menjadi obyek program yang tak mengakar pada rakyat. Petani
sudah bersusah menanam padi untuk menghidupi banyak orang, pemerintah lebih
suka mengimpor dan menyuruh rakyat makan dari keringat orang lain. Petani
kerap menjadi obyek penyaluran bantuan yang sebagian besar hanya dinikmati
pelaksana proyek. Petani didatangi hanya saatpemimpin ingin dukungan dalam
pemilu.Pantas saja mereka merindukan masa-masa mereka mendapat tempat
terhormat di antara warga bangsa. Saat mereka diliput di televsisi dengan
keterampilan dan wawasan mereka. Ketika petani menikmati masa panen dengan
suka cita. Saat panen adalah saat hidup bisa berubah. Masa-masa itu mereka
nikmati saat negera ini dipimpin oleh Presiden kedua Indonesia. Siapa lagi
bila bukan Almarhum Presiden Soeharto.

Demikian kisah Achmad Siddik dalam blognya.
Sumber: Harian Pelita, 15 Oktober 2012

Masa Pak Harto juga tidak pernah diwarnai reshuffle kabinet di tengah masa
jabatan para menteri.
kata orang pak Harto biasanya menunjuk orang kepercayaannya – terutama jika
berkompetensi tinggi dibidangnya - untuk menjadi menteri lebih dari satu
kali, bahkan hingga berulang kali. Barisan menteri yang populer saat Orba
antara lain Harmoko (Menteri Penerangan), Ali Alatas (Menteri Luar Negeri),
B.J. Habibie (Menristek), Fuad Hasan (Mendikbud), Moerdiono (Mensesneg),
dan Soedomo (Menkopolkam). Tentu saja hal itu sangat memudahkan para murid
sekolah, termasuk saya, untuk menghafal nama para menteri yang terkadang
menjadi materi ujian pelajaran IPS.
Saya belum terlalu memahami benar alasan para mahasiswa yang berunjuk rasa
terhadap pemerintahan Pak Harto selama krisis moneter pada tahun1997 hingga
1998. Saya baru duduk di kelas tiga SMP saat Pak Harto mengundurkan diri
dari kursi presiden pada 21 Mei 1998. Kudeta militer dan konspirasi politik
belum terjangkau oleh benak saya waktu itu.Pemahaman lugu saya sebagai
murid SMP saat reformasi terjadi adalah kondisi sosial-politik di Indonesia
menjadi tak terkendali karena faktor eksternal yaitu krisis moneter.

Efektifkah Pegawai dan Honorer Dulang Suara bag 1

Efektifkah Pegawai dan Honorer Dulang Suara bag 1

Efektifkah Penggunaan Pegawai dan Honorer dalam mendulang suara parpol
untuk masa kini seperti jaman Orba?."
jawabannya tidak karena apa?."
Sekarang tidak ada kebijakan pemerintah yang mewajibkan PNS memilih parpol
tertentu dan tidak ada parpol pemilik mayoritas suara seperti Golkar di era
Orba.Dan konsentrasi kekuatan parpol berbeda beda walau tetap Si Merah Dan
Si Kuning ,kemarin si biru lumayan juga tapi kini tidak lagi tetap kedua
warna di atas ada di seluruh pelosok negeri dan ini di perparah dengan
sistem Pilkada yang membuat penguasa satu daerah tidak sama dengan daerah
lain tidak seperti jaman Orba.
Gubenur maupun Bupati seluruh Indonesia adalah kader partai kuning dan atas
tunjukkan orang nomer 1 di negeri Ini kala itu.Jadi kebijakan bisa di
seragamkan dari pusat sampai pelosok.
Tambah lagi karena era keterbukaan informasi kebrobokan para PNS dan
birokrasi terpampang nyata dan prosentase mereka terhadap jumlah penduduk
tidak signifikan.
Jadi pemberitaan negatif terhadap mereka cepat di respon kami yang dari
kalangan umum.
Apalagi jika negara terlalu mengistimewakan mereka padahal pelayanannya
pada masyarakat masih memble aja dan menganaktirikan kami kaum petani.
Kami wong cilik dan tidak berpendidikan tidak akan teriak teriak apalagi
main demo demoan,paling cuma ngelus dada.
Tapi kami akan menghukum pemimpin dengan tidak memilih mereka dalam hajatan
demokrasi.
Begitu pula yang terjadi pada bapak Soeharto yang mendapat gelar bapak
Pembangunan,beliau sangat memperhatikan para petani,beliau menetapkan
kebijakan kebijakan yang strategis untuk petani.
Pupuk murah dan pembangunan infrastruktur seperti jalan,irigasi dan
bendungan untuk kami petani.Walau penulis kala itu putri PNS tapi tahu
senangnya para petani,nanam pupuk murah,air nggak kurang dan kepastian jual
pasca panen karena lancarnya menjual hasil bumi karena jalan jalan yang
terus di bangun.
membuat negeri ini boleh dikatakan (waktu itu) gemah ripah loh jinawi.
Pangan tersedia secara melimpah dan tersebar secara merata ke seluruh
pelosok Tanah Air. Tidak ada orang yang kesulitan makan karena harga beras
yang mahal dan langka, tidak ada kesulitan mencari kedelai, tepung terigu,
minyak goreng, maupun kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok lainnya.Itu
dampak langsung keberhasilan program pembangunan pertanian dan revolusi
ketahanan pangan. Kesuksesan ini mengantarkan Pak Harto diundang berpidato
di depan Konferensi ke-23 FAO(Food and Agriculture Organization /Organisasi
Pangan dan Pertanian Dunia),di Roma, Italia, 14 November 1985. FAO
memberikan penghargaan kepada Pak Harto (Indonesia), karena
keberhasilannya dalam mencapai swa sembada pangan / beras.Bahkan yang perlu
dicatat, Indonesia pernah dijadikan contoh sukses (role model) bagi negara
sedang berkembang lainnya di Dunia Ketiga, untuk mengentaskan masyarakat
dari kelaparan dan kekurangan pangan. ( Dr Purbayu BudiSantosa, dosen IESP
FE Undip.)Tentu saja semua itu tak terlepas dari pemahaman yang mendetail
atas masalah-masalah pertanian oleh Soeharto, Presiden RI , yang masa
kecilnya memang tumbuh di desa,dikalangan keluarga petani.
Pak Harto adalah seorang Presiden RI yang sangat menguasai persoalan
Pertanian melebihi siapapun, sehingga berujung dengan terwujudnya
swasembada pangan.
Kehadiran Pak Harto dalam acara Klompencapir (Kelompok Pendengar, Pembaca,
danPemirsa) yang disiarkan oleh TVRI menjadi salah satu tontonan saya di
masa kecil. Saya terkesan dengan kesabaran dan ketenangan beliau dalam
mendengarkan dan menjawab setiap pertanyaan para petani yang hadir dalam
acara tersebut.Pak Harto yang lahir dan dibesarkan dalam suasana pertanian
di desa tentunya memahami benar nasib para petani.
Acara ini di buka pemandangan desa, sawah dan gunung di TV kelihatannya
bagus banget.Oooh… Pak Harto (Presiden Suharto) yang sedang blusukan dari
desa ke desa.Acara yang konon waktu itu sangat ditunggu-tunggu oleh petani
se Indonesia.. Apa sih istimewanya acara ini ?Aku jadi penasaran ingin
menonton.
Di layar TV terlihat..: Di balai desa Pak Harto ditemani para staf ,
ajudan pengawal dan menteri terkait, duduk berderet menghadap ke arah
penduduk desa yang duduk tertib pada kursi yang tersedia. Dan dimulailah
dialog , tanya jawab Pak Harto dengan KLOMPENCAPIR (Kelompok Pendengar,
Pembaca, Pemirsa).Wow…Ternyata Presiden sangat menguasai masalah-masalah
pedesaan, pertanian dan peternakan dengan sangat detail. Beliau bisa
bicara panjang lebar Soal bibit, tanaman, hama wereng, insektisida, pupuk
, kotoran sapi jadi biogas , inseminasi buatan dan lain-lain dengan sangat
lancar ,spontan dan gamblang.Pemahamannya soal pertanian jauh lebih baik
dari para petani dan para staf / menteri yang terkait sungguh
menakjubkan..!!Tak heran kalau Indonesia waktu itu bisa swa sembada pangan
/ beras.
Beliau juga membuat kaum petani happy happy karena setiap tahun pasti
menyelenggarakan pameran desa yang memamerkan hasil hasil pertanian dari
desa.

Teror Pocong Penagih Hutang bag 8.(Ayuningrum)

Sekumpulan orang jongkok dekat dengan bunga peniti(bunga pagar yang
daunnya kecil,baunya nggak nahan biar nyamuk jauh kale!."jauh deh..
sama bau dik ani yang wangi bikin pak kepsek seperti iklan salah satu
parfum paling terkenal saat mas Jarwo masih ingusan dulu sampai
sekarang masih ada dengan tagline,"kesan pertama begitu menggoda
he..he..).mereka lagi mengintai rumah Pak Tarno yang malam ini di
deteksi tim ahli kejahatan pocong yang di ketahui Mas Jarwo lagi dapat
giliran di tagih pocong penagih hutang,di antara mereka pasti ada
pimpinannya Mas Jarwo yang sok kecakepan dan tak lupa pak lurah yang
humble tapi tegas.
Tangan Mas Jarwo bingung kipas kipas mengusir nyamuk
,"sialan!."nih nyamuk semangat banget nyerot darahku!."seru Mas Jarwo bingung
,"hussh!."
,"iye iye,aku ngerti tahu,"jawab Jarwo kesal memandang bapak bapak
lain yang melotot sambil menutup mulut mereka ama jari telunjuk.
Pak Hansip niup peluit bikin bapak bapak kembali konsentrasi memandang ke depan.
Tak berapa lama,angin berhembus kencang,suara ranting kering
berjatuhan..daun berguguran,dari jauh sesosok bayangan putih
mendekat..meloncat loncat,
,"pocong mendekat!."seru baju biru mau berlari tapi celananya di tarik
Pak Sabar.Bayangan itu mendekat,pocong noleh sana sini,Jarwo
memperhatikan pocong itu dengan seksama..tapi tiba tiba otaknya
menangkap sesuatu yang aneh,"kalau ini pocong bu suryati seharusnya
khan nggak punya kumis,lha ini kok punya kumis..!."
Jarwo tambah melotot,karena melihat pocong itu pakai sandal merek gaul
masa kini.
,"alamak jan,gaul amat pocongnya!."seru Jarwo melompat lalu menendang
kaki pocong,dianya terguling..dari balik seragam kebesarannya keluar
bungkus rokok.Melihat ini Pak Kepsek yang ganti kesurupan kuntilanak
karena keyakinannya makin besar,kalau ini mah masih belum masuk
kubur!,"dia menarik baju kebesaran sang pocong ternyata di dalamnya
ada singlet ama celana kombor pendek dan alamak..kakinya penuh
bulu..membuat bapak bapak pada takjub
,"wow..nyamar jadi pocong ternyate!."
mereka mau ngebuki,tapi di larang sama pak Lurah
,"stop..stop,jangan main hakim sendiri,ini negara hukum!."
Pak Sabar bertindak cepat,dia menghapus bedak muka si pocong..serentak orang
orang kaget,ternyata Bang Usman asisten Bu Suryati,pantes tau aja
pembukuan Bu Suryati,emang abdi dalem.
,"ampun..ampun pak lurah,saya terpaksa karena kena rentenir lain,bu
saropah..renten desa sebelah."ucap Bang Usman ketakutan memegang kaki
Pak Lurah.
,"soal itu,aku tak berani memutuskan,kita perlu musyawarahkan
dulu..lebih baik kamu ikut dengan sukarela tanpa paksaan ke balai
desa,"ucap Pak Lurah di ikuti yel..yelan warga.
Akhir kata setelah melalui sidang yang ulet,lewat berbagai
pertimbangan dari warga,para penghutang juga Mas Bima selaku wakil
keluarga almarhum yang merasa di rugikan,tibalah di putuskan bahwa
warga memaafkan Bang Usman dan soal hutangnya di lunasi Mas Bimo.
,"pokoknya jangan jadi pocong lagi ya bang!."catet!."pesan para warga
agar kita jaga kerukunan dan kesatuan NKRI,ntar lagi kita pemilu
coblos partai pilihan hati nurani bukan partai pocong lho!."

Teror Pocong Penagih Hutang bag 7.(Ayuningrum)

Motor matic warna merah,berjalan pelan menyusuri jalan desa
transmigrasi,Kepsek Jarwo matanya celiling sana celiling sini,siape
tahu ketemu dik Ani,gegandolane ati..sing di kangeni awan lan wengi.
,"apa sih njalukmu an,cintaku satu kanggo kowe,yen aku sekedar melirik
ono barang apik lewat itu ya nggak salah salah banget,namanya punya
mata terus suka makan buah buahan yang mengandung vitamin A,sekedar
terpesona,yo wajar to yang,tapi hatiku satu untukmu,"guman Mas Jarwo
,"ah..yang bener mas jarwo,masak seh!."seru suara menjawab kata kata
Jarwo lalu cekikikan seram bikin pak Kepsek menoleh
,"setan!."teriaknya terus menggas maticnya dengan kecepatan penuh
,"gas poll mas boy!."seru tuh kuntilanak bikin Jarwo teringat Emon
memori masa lalu saat masa SMA di Jawa sekitar tahun 80-an,teman mas
Boy yang gondek habis dan di perankan dengan spektakuler sama Didi
Petet.Waktu itu ngetrend film Catatan Si Boy yang terkenal dengan CABO
dengan Boy yang di perankan sama Onky Alexander,saat itu Mas Jarwo
merasa dirinya mirip Onky(mirip sama Ongky,lakinye doang kali kata
dhemit penunggu pohon randu).Ah masa muda memang indah,tapi lebih
indah jadi duda,terasa dapat kesempatan kedua punya isteri cakep
setelah dia udah trima dengan hati setengah lapang dapat kaleng
Tonikum Bayer,yaitu ibunya dua genduk.
Dan sekarang yang di taksir,di pikir pikir mirip Paramita Rusady(dik
Ani,perasaan Mas Jarwo padahal kata orang,Ani justru mirip ama Taffana
Dewi,mantan bintang film hot dalam versi lembutnya). Kembali ama Pak
Kepsek yang di kejar kuntilanak,dia ngepot sana ngepot sini,ampe
pantatnya mlese dari jok montornya tapi dasar kuntilanaknya juga usil
sih.Mas Jarwo masih di lempar pantatnya pakai jambu matang,"naksir
kale!."
sampai depan rumahnya,Jarwo ngetit belnya berkali kali,bikin ibunya
keluar dengan kesel sambil teriak
,"ana apa tho wo!."tapi matanya langsung melotot,tahu ada kuntilanak
,"setaan!."
Mas Jarwo merosot dari sadel motornya sambil mematikan mesin,berlari ke pintu
,"brakk!."pintu tertutup,
Jarwo mengebrak pintu dengan kekuatan penuh
,"bu,bukak aku masih di luar tahu!."seru Jarwo,bikin ibunya buru buru
buka pintu,Jarwo masuk ke rumah terus ngibrit menuju kamar
anaknya,buka pintu terus jatuh ke tengah kasur bikin kaget Mita Sama
Titi.
,"ayahhh!."

Teror Pocong Penagih Hutang bag 6.(Ayuningrum)

Suara bising sahut menyahut singgah ke kuping Mas Jarwo,dia melirik ke
sana sini,rapet amat ye!."emang ruangan balai RW ini lumayan kecil dan
untuk warga RW ini emang banyak,maklum program KB kurang berjalan
kali..atau auh ah gelap..!."kagak ngarti aku,"itu kata Mas
Jarwo..ya.Suasana daerah sini yang hujan
terus..terus!."asyeek..!."kecuali duda kagak ada teman tanding!."
,"pak lurah,kita harus secepatnya menangkap pocong yang meresahkan
desa,"ucap Pak Sabar selaku HANSIP memulai pembicaraan.
,"ya itu benar,tapi bagaimana caranya,apa kalian ada saran?."
,"bagaimana kalau kita data,siapa aja yang punya hutang sama dia..jadi
kita tahu yang akan di datangi makhluk astral itu,jadi kita bisa
menangkapnya,tanya..maunya apa?."saran Mas Jarwo.
,"setuju aku saranmu wo,bagaimana yang lainnya?."tanya Pak Lurah
,"ya,kami setuju aja pak,asal nangkapnya rame rame jadi kita enggak
takuut!."seru Pak Sarwono mewakili lainnya.
,"bagaimana pendapatmu mas bimo selaku putera almarhum?."tanya Pak Lurah
,"intinya saya setuju,tapi saya paling tahu apa yang di maui ibu
adalah uangnya,jadi yang punya hutang sama ibu,jujur saja sama
saya,ntar saya kasih uang,biar uang itu yang di berikan ke ibu."ucap
Mas Bimo dengan suara parau,dia sudah lelah dengan apa yang di lakukan
ibunya tapi bagaimanapun tetap ibunya yang melahirkannya,merawatnya
dan menyekolahkannya sampai menjadi orang,mungkin ini saatnya dia
membalas budi ibunya.
Horee!."teriakan bapak bapak mendengar ucapan Mas Bimo,terus pada
diam..di otaknya ada yang mesum mesum,
maklum nanti malam ada yang ngasih begituan,he..he!."
,"ya..soal ini harus di tuntaskan,aku nggak mau lagi di kejar
kuntilanak!."seru Jarwo berapi api.
,"kok kuntilanak wo,ini khan pocong,"protes Pak Lurah. Jarwo nyengir kuda.
,"kemarin tho pak kepsek lari larian ama dik ani dari kuburan,di kejar
kuntilanak ya!."makanye kuburan itu buat berdoa,bukan buat
pacaran,"sindir Pak Sarwono,bikin Mas Jarwo klep klakep.Sedang orang
orang tertawa lepas.

Teror Pocong Penagih Hutang bag 5.(Ayuningrum)

Hujan deras membasahi tanah desa transmigrasi yang di hiasi jajaran
perkebunan sawit dan perkebunan karet,kilatan petir menerangi jalan
jalan desa,sesosok bayangan hitam menyusuri jalan setapak menuju
pemakaman umum,makhluk apa nih?."ternyata eh ternyata?."Mas Jarwo lagi
menyelidiki sesuatu?."
,"akan ku tunggu kamu nyai kembang sampai keluar kubur,hari ini siapa
yang akan kau tagih!." seru Jarwo sambil matanya lirik sana lirik
sini,campuran takut sama waspada.
hujan semakin deras,Jarwo menggigil bersama suara sesuatu yang mendecit
dari depan pintu pemakaman.
Mas Jarwo yang berada di dekat pohon,memandang bayangan putih dekat montor
matic..Jarwo melotot.
,"busyet..hantu jaman sekarang,pakai matic."ujar Jarwo mendekati bayangan
putih itu..
,"hai setan wanita..mau apa kamu?."tanya Mas Jarwo..bayangan itu berbalik,Jarwo
mengucek matanya,dia setengah nggak percaya,wanita di depannya mirip
Ani.
,"hai pocong,nggak usah pakai nyamar jadi ani..aku itu kepsek paling
cerdas se Riau,enggak bisa di bohongi!."seru Jarwo pongah
,"mas..ini ani!,"seru Ani manja
,"enggak usah pakai ikut ikut gaya ani yang manja yee,"ujar Jarwo
meneliti kaki Ani.
Dan saya melihat kaki Ani menjejak ke tanah,dia sadar kalau wanita di
depannya memang benar benar dik Ani tersayang!."
,"ada apa sih malam malam kelayapan?."tanya Jarwo cemburu,dari
mana..jangan jangan janjian sama lelaki lain.
,"dari rumahnya kakaknya almarhum suamiku,ada acara sunatan besok pagi
mas,enggak tahunya depan kuburan motornya mogok,"terang Ani.
,"ya udah,bantu mas jarwo saja nangkap pocong,nanti kita bisa pulang
bareng,daripada sendirinya,ntar di culik setan lho,"ucap Mas Jarwo
menaikan alisnya.
Ani diam aja,dia tampak berpikir..sedang Jarwo khawatir,jangan jangan Ani nolak.
,"iya deh mas,"
Keduanya duduk berdekatan di bawah pohon kamboja depan pemakaman.
Hati Mas Jarwo benar benar bahagia,bisa kencan sama dik Ani..walau di
pemakaman,Jarwo merasa di Taman Impian Jaya Ancol.
,"lama banget sih mas,kok nggak muncul muncul?,"tanya Ani
,"biarin aja dulu sayang..mungkin dia takut sama mas jarwo ini lho!."
,"oh..ye,"
Jarwo tersenyum dalam tetesan air hujan yang kini mulai berkurang
lebatnya,bikin hati Ani deg deg plus.Jujur di akui hatinya yang paling
dalam,kalau dia naksir Jarwo.tapi masih malu malu kucing untuk
mengakui,selain karena reputasi Jarwo yang memang dekat dengan banyak
wanita,dia juga enggan bersaing dengan Niswa yang notabenenya
keponakan almarhum suaminya.
Sedang Pak Kepsek tangannya mulai bergerilya,memegang tangan Ani membuat hati
Pak Kepsek berbunga bunga,bagai musim semi di negara Jepang.
Dia terus meremas remas tangan Ani..tapi ada yang aneh,tangannya kok
kasar..masak sekarang Ani nyambi jadi kuli bangunan ya?."sambil Jarwo
menyungir nyungirkan hidungnya.
,"kok ada bau anyir,masak dik ani,setahuku dia selalu wangi,"bisik Jarwo heran
,"mas..ani kok cium bau anyir,"ucap Ani memegang hidungnya..Jarwo
memandang kaget..tangan yang atunya megang hidung sedang yang satunya
buat mainin tudung jas hujan putihnya.
perlahan tapi pasti,Jarwo menoleh,dia berteriak keras,karena ada perempuan
muka ancur dengan rambut awut awutan,nggak kenal creambath..seperti
dik Ani tersayang.
,"setaan!."teriak Jarwo membuat Ani kaget..mata janda cantik ini yang kini
giliran melotot,melihat kuntilanak di dekatnya..dia berlari duluan,di
susul Jarwo di belakangnya.
,"sial sial..dasar kuntilanak perawan,nggak ngerti apa orang lagi
pacaran..malah di ganggu,"desis Jarwo kesal.

Teror Pocong Penagih Hutang bag 4.(Ayuningrum)

Teror pocong penagih hutang benar benar menghantui desa ini,setiap
orang yang punya hutang sama Bu Suryati di tagih setiap malam,dan
dapat selembar kain kafan dan kapuk tutup mata kalau lunas,jika masih
ada tunggakan,hanya kain kafan saja.
Teror ini benar benar bikin resah rakyat,di mana mana jadi gosip
heboh..mau di warung kopi,kantor desa,sekolah sampai bakul sayur
keliling membicarakan si pocong satu ini..yang benar benar sayang
harta,sampai udah mokat masih nagih aja,yang bikin gumun itu,kok masih
ingat,si ini hutangnya segini,yang ono utangnya segono.Busyet udah
jadi pocong pembukuan masih kinclong aje!."
,"bener pak kepsek,enggak cuma somad yang di hantui,ada
kasiran,kasmidi,rantiah dan banyak lagi,"ucap Pak Sabar berbusa busa
bikin Pak Kepsek ndelobong mendengarkan dengan takjub.
,"konon katanya,kalau masih ada hutangnya,kwitansinya kain mori,kalau
udah lunas bonus kapuk kematian!."sambar Pak Sarwono.
Jarwo manggut manggut sambil melirik Bu Mimin yang ketakutan,
,"tolong lho mas,gara gara pocong rentenir itu,hasil warungku
menurun,pada takut ke mari kalau malam,gara gara pocong itu!."
,"aku harus menemui lurah kodir,kasus pocong penagih hutang ini harus
di selesaikan,apalagi ada hal yang lebih penting,yaitu praktek
rentenir di desa ini agar tidak berkembang biak!."
Pak Lurah Kodir manggut manggut mendengar usul Jarwo,
,"kamu benar wo,seharusnya aku bisa mengedukasi wargaku agar mereka
mengalihkan pembiayaan kebutuhannya dari para rentenir dengan
sosialisasi cara meminjam ke bank yang benar,malah kalau bisa desa
punya bank simpan pinjam yang di kelola warga..tapi yang pertama kita
pikirkan cara mengedukasi warga,bagaimana caranya dan kapan
waktunya!,"
,"tenang dir,soal itu aku pasti membantumu..bahkan sejak kau mengikuti
pemilihan lurah,aku selalu mendukungmu,dengan usia mudamu aku berharap
kamu bisa membawa pembaharuan di desa ini,agar desa transmigrasi
tercinta kita ini semakin maju,"jelas Mas Jarwo
,"makasih ya wo,"ucap Pak Lurah menepuk nepuk bahu Mas Jarwo.
,"ngomong ngomong,bu lurah yang caem,udah kamu jinakkan belum?."tanya
Jarwo cengengesan,tahu kalau temannya ini masih dhewekan sama
isterinya yang ayu..dulu sok nolak sih!."
,"bukan urusanmu!."jawab Pak Lurah sewot

Teror Pocong Penagih Hutang bag 3.(Ayuningrum)

,"begini nasib jadi duda,apa apa sendiri bener bener nggak
banget,"curhat Pak Kepsek sama angin yang berhembus.
Saat lagi asyik menikmati kopi hangatnya,tiba tiba ada teriakan
membahana di sambut langkah banyak kaki mendekat
,"merdeka merdeka!"mari kita sambut kebebasan kita dari para
penjajah,baru hari ini kita bebas dari rentenir paling kejam di desa
ini!."
,"ada pawai apaan,pasti ini antusias warga karena bu suryati sudah ke
alam kubur jadi mereka bebas dari praktek rentenir!."tapi kebangeten
baru tadi siang meninggal,"ujar Jarwo buru buru berlari ke depan
rumahnya.
,"stop!."kebangeten kalian ini,hari ini masih tahlilan hari
pertama,kalian udah pesta pesta,jaga dong perasaan
keluarganya!,"teriak Jarwo marah marah
,"iye pak kepsek..kami minta maaf,sebenarnya sih kita ngerti,tapi..pak kepsek
ngertiin kita juga dong!."habis selama ini kita di tindas praktek uang
hamil tuanya dengan bunga tinggi,"ucap Pak Sarwono
,"iya..pak kepsek sih enak,soal uang mah berlebih..ngak mungkin berurusan
sama nyai kembang,walau soal wanita pak kepsek sih jablay,apalagi janda pujaan
hati masih memberlakukan embargo cinta,"sindir Pak Sabar
,"tutup mulutmu,nggak usah bawa bawa ani!."seru Pak Kepsek sewot.
,"tolong..tolong,bu sur bangkit dari kubur!."teriak Pak Somad
menghampiri kerumunan ini.
Tapi orang orang malah tertawa keras,mereka menertawakan Pak Somad
,"masa seh!."
,"ya iyalah masa ya iya iya dong!."
,"bener yang aku katakan,kalian boleh enggak percaya..dia baru saja
mendatangiku,menagih hutangnya!."
mendengar ucapan Somad,rata rata mencibir saja.
,"mad..mad,kamu ngigau ya,mana ada orang mati butuh dhuwit,mau beli
mobil di akherat,ketemunya malaikat penjaga kubur,masak malaikat bisa
di sogok macam gubernur kita,rusli zaenal!."seru Pak Sabar
,"sudahlah..lebih baik kamu pulang saja ke rumah!."malam malam nanti
kamu masuk angin!,"timpal Pak Sabar
,"nggak percaya,kalau sudah ketemu kalian pasti tahu rasa,"ancam Somad
sambil berlalu pergi,tiba tiba perasaan Jarwo nggak enak,bisa juga kalau
arwah Nyai Kembang nggak tenang karena banyak di sumpahin masyarakat
desa.

Teror Pocong Penagih Hutang bag 2.(Ayuningrum)

Di sebuah rumah penduduk desa ini,terdengar hingar bingar musik sungai gangga,
kuch kuch hota hai nya Shahrukhan..Sepasang suami isteri yang punya
perawakan berbeda asyik menari,suaminya kurus kering udah mirip
jerangkong hidup sedang isterinya bundar kaya bolanya Lionel Messi
,"asyik ya buk,hutang kita nggak di tagih..sama mas bimo di
ikhlaskan,kita bisa aja aja terus!."
,"bener pak..syukurin akhirnya mati juga tuh rentenir,"jawab sang
Isteri seneng sekale!.
Lagi asyik asyiknya bercanda,terdengar suara ketukan pintu.Mereka
berdua mendengus kesal..terus membuka pintu.
Mata keduanya melotot,ada bencong depan rumahnya..salah pocong nihyee!.
,"siapa kamu dan mau apa?."tanya suaminya ketakutan sedang isterinya
sudah tak bisa berkata kata,ndeprok di lantai..!."
,"aku bu sur,kembalikan hutangmu somad plus bunganya lho,"kata bu pocong kemayu
.
Somad gemetar ketakutan tapi masih sayang uang,jadi pakai nanya.
,"kata mas bimo di ikhlaskan bu?."
,"dengar ya somad,itu dhuwitku bukan dhuwitnya bimo,bayar sekarang
atau ku hantui kau seumur hidup!."
,"maksudnya?."
,"kau mau makan,ku ada di situ,kau mau tidur ku ada di situ,di manapun
ada bayanganku!."seru pocong terus mengikik
,"ik..ik..ik!."
,"iye iye bu,udah saya siapin dhuwitnya,"ucapnya ketakutan berlari ke
kamar,datang membawa beberapa lembar uang lima puluhan ribu,dengan
muka setengah nggak terima,dia menyerahkan uang itu sama bu pocong.
,"mulanya ya mad,menabunglah jangan besar pasak daripada tiang,gitu
lho..orang hutang itu cuma enak waktu minjam kalau
mengembalikan..enggak ikhlas banget tahuk!."
Somad ngangguk ngangguk di nasehati bu pocong
,"udah ini mad,kwintasinya ya!."ucap bu pocong memberikan Somad
selembar kain kafan yang ada kapasnya bikin Somad berteriak histeris.
,"tidak..tidak!."terus hidungnya kembang kempis cium bau nggak sedap.
,"apaan tuh!."
,"pak..ibuk ngompol!."

Teror Pocong Penagih Hutang bag 1(Ayuningrum)

Kematian datang kapan saja tanpa di undang,itulah yang terjadi pada
tetangga desa Mas Jarwo.
Perempuan paruh baya ini terkenal dengan julukan Nyai Kembang,pastinya
kalian kalian pada menyangka dia seorang wanita yang rupawan hingga
dapat julukan itu.Tapi salah besar lho!."dia dapat julukan itu karena
bisnis melipat gandakan uang,jadi uangnya kembang berkembang.Uang
boleh berkembang tapi umur nyai makin tua hingga napasnya kembang
kempis karena penyakit asma.
Dan hari ini Nyai Kembang menghadap sang pencipta secara mendadak
karena penyakit asmanya kambuh saat menagih hutang.
,"sett..!."mengerem mendadak depan rumah Nyai Kembang yang bernama
asli Bu Suryati,kembali ke Mas Jarwo yang mengerem mendadak,karena di
depannya ada Niswa yang mau melayat,bukannya marah tapi malah senyum
malu malu kucing kalau ada orang dan bakal jadi kucing beneran kalau
tak ada orang.
Mas Jarwo jadi salah tingkah,dia cuma balas senyum sambil membelokkan
montornya ke halaman rumah.
Ruang tamu ini sudah penuh pelayat,kursi kamar tamu yang mewah di
singkirkan ke pinggir ruangan.
Mas Jarwo duduk di samping Mas Bimo,anak pertama Bu Suryati ini yang
berprofesi sebagai dosen menghela napas panjang,batinnya sih seneng
seneng susah.Senengnya ibunya tidak akan mempermalukan keluarganya
lagi dengan bisnisnya yang jadi gunjingan banyak orang,sebenarnya dia
dan adik adiknya selalu menasehati agar ibunya menghentikan bisnis
menyekolahkan uang biar pinter ini,toh semua anaknya sudah berumah
tangga semua dan mampu hidup mandiri tapi hanya di anggap almarhumah
angin lalu.Susahnya,bagaimanapun juga ibunya yang telah
membesarkannya.
Mas Jarwo memandang mayat di depannya dengan muka bete,maklum pulang
sekolah mau tidur nyenyak nggak bisa padahal tadi malam kena penyakit
sulit tidur tapi bukan karena di gigit nyamuk tapi tak ada yang di
gigitnya,jadinya gigit jari deh!."
sedetik kemudian,matanya jadi melotot tajam..hilang deh.Ngantuknya
karena kembang hatinya melayat juga..oh ani,..ani..ani,aku untukmu!."
Pak Sahrul yang ada di sampingnya langsung nyengir tahu ada kopikonya Mas Jarwo.
Mas Jarwo terus memandang Ani,membuat Ani jengah..maklum kondisi orang
susah masih aja ganjen!."tapi Pak Kepsek yang sudah melayang
layang,enggak peduli..Dia membayangkan berduaan sama Ani di taman
penuh bunga,duduk di bangku taman yang indah.
,"bolehkan mas jarwo minta cium dikiit aja!."
,"mm..kasih nggak?."
,"kasih deh!."seru Mas Jarwo meremas remas tangan Ani.
Tapi tangannya kok terasa dingin banget,mana keriput kayak tangan
nenek nenek,tapi genggamannya nggak kalah sama gadis muda.
Tiba tiba,"ah..ah!."teriak Mas Jarwo waktu tahu tangannya di genggam
mayat depannya..membuat heboh orang yang ada di ruangan itu
,"ada apa tho mas?."tanya Mas Bimo panik
,"ibunya hidup lagi,tanganku di genggam!."seru Mas Jarwo ketakutan
sedang Pak Sahrul tersenyum,lalu berkata
,"aduh..pak kepsek,lihat yang bener dong.Bukannya tangan bu suryati
yang menggegam tangan bapak tapi kebalikannya,"
Mas Jarwo nyengir kuda,nahan malu tahu.Sedang orang orang tertawa.
,"mulanya pak kepsek kalau ada kematian itu turut bela sungkawa
bukannya asyik memandang dik ani yang ayu,"sindir Pak Sahrul
lagi,membuat gelak tawa orang orang semakin membahana.
Bikin Pak Modin mengetuk lantai tanda kalau semua harus pada diam
,"hormati almarhumah!."teriaknya.
Semua jadi pada diam.
Kini giliran Mas Bimo berbicara
,"pak..buk,saya mewakili keluarga,meminta maaf atas kesalahan
almarhumah,dan jika ada yang punya hutang pada ibu,kami sudah
ikhlaskan,anggap saja lunas."
hu..hu!."di sambut teriakan senang para pelayat yang punya
hutang,sedang yang tidak punya manyun..,"kalau ngerti,aku banyakin
utang deh!."
suasana jadi chaos,untung pak Modin bisa berteriak keras
,"diaaaam!."

Support Posting Dari Ayuningrum

Assalamualaikum wr.wb
Salam Sejahtera bagi non muslim.

Untuk mengisi blog ini,saya mengambil postingan dari teman twitter dan
memintanya membuatnya postingan buat saya.

Thank Buat My Friend Ayuningrum.

Untuk pertama akan saya posting Teror Pocong Penagih Hutang yang bisa
kita ambil positifnya jangan mudah terpengaruh rumor.
yang kedua tentang obrolan warung mas Jarwo soal kondisi ekonomi kita
akhir akhir ini.

RUMOR

RUMOR di masyarakat sebenarnya bukan cuma sekarang kala media sosial
menjadi gaya hidup masyarakat.
Dulu tahun 90-an,rumor juga melanda orang orang di sekitarku,mulai dari
menimpa seorang penyanyi terkenal yaitu isteri bang Haji Rhoma Irama adalah
Yatie Octavia alasannya karena chemistri mereka sangat cocok di layar
film,kalau di negeri bollywood sana seperti Shahrukhan dan Kajol.Maklumlah
emak emak paling nggak suka baca hobinya nonton karena itu mereka baru
melek informasi setelah Era Infotainment dan tercatat di memoriku
infotainment pertama adalah Kabar Kabari yang tayang perdana dengan berita
artis,eh..Bang Haji Rhoma Irama..soal apa aku sudah lupa.
Beberapa orang atau kelompok memanfaatkan rumor untuk mendapatkan
keuntungan dari orang lain seperti dulu waktu lagi heboh hebohnya kolor
ijo.Tetangga aku kemalingan TV karena waktu maling datang,tahu lagi gotong
TV nya bukannya dia berteriak namun malah meringkuk di bawah meja karena
itu maling cuma bertelanjang dada pakai kolor hijau.Jadi dia benar benar
ketakutan,nggak bisa berpikir jernih sejernih air pegunungan,khan gosipnya
itu kolor khan suka perawan bukan televisi?."aduh mak..ancor pesena
telor,itu maling kreatif amat ya.
Begitu pula rumor di dunia politik itu teramat sadis dan paling nggak ku
suka kalau sudah nyinggung SARA(WARNING NGGAK PAKAI AZHARI).
Karena bagiku SARA itu adalah bagian dari Bhineka Tunggal Ika negara kita
dan dalam surah Al-HUJURAT AYAT 13 menjelaskan bahwa manusia di ciptakan
dari seorang laki laki dan seorang perempuan,manusia juga diciptakan dengan
suku dan bangsa yangp berbeda beda agar dapat saling mengenal satu sama
lain.
Jadi kita itu di suruh Allah SWT untuk saling mengenal bukan menghakimi
suku atau pemeluk agama lain.Karena dalam ucapan Basmalah,Allah menyebut
dirinya sendiri maha penyayang dan pengasih.Bukan membaca bacaan takbir di
susul jatuhnya palu Thor..semua rusak,emang situ punya uang buat bangun
lagi!."

Golkar,Riwayatmu Kini!,"

Golkar,Riwayatmu Kini!,"

.Kisruh Golkar,Emang apa ya yang terjadi pada partai berlambang
beringin,partai sejak zaman orde baru ini.
Melihat ini aku jadi ingat saat masih kecil sekitar tahun 1990-an.kala
pemilu tahun 1992.
Saat peserta pemilu terdiri dari Si Hijau berlambang Kabah yang identik
partainya para Kyai,Si kuning berlambang beringin yang identik partainya
para pegawai pemerintahan yang kala itu ketua umumnya Pak Wahono gubenur
Jawa Timur periode 1983 sampai 1988 dan beliau lahir di TulungAgung.Si
merah berlambang kepala banteng tapi tanpa moncong putih lho!."yang konon
katanya ini loyalisnya presiden Soekarno.
Anganku mengembara ke masa lalu,waktu yang paling aku sukai adalah saat
kampanye partai partai ini,dulu aku ingat waktu sore sekitar pukul tiga
sore udah mandi bersih,memakai bedak talk alias bedak bayi buat penyegar
badan belum ada deodorant seperti sekarang ini.Pakai parfum pamali ntar di
sangka udah siaga satu ama lawan jenis.Ini dulu lho di kota sekecil
TulungAgung.
Kami siaga satu berdiri di pinggir jalan aspal menunggu pawai peserta
pemilu yaitu berupa arak arakan mobil pick up dan truk berisi peserta
pemilu.Pertama kali yang muncul
jelas arak arakan dari PPP yang bernomer 1,namanya partai islam,dengan
dominasi warna hijau,ada beberapa peserta yang membawa rebana.menghibur
dengan lagu lagu islami.
Di susul kini arak arakan mobil yang di dominasi warna kuning,dialah Golkar
si nomer 2 sang partai penguasa.yang emang garing banget,dengan penampakan
rapi ala ala peserta KTT NON BLOK termasuk lambaian tangannya.Aku pasti
manyun waktu itu,enggak aku juga anak anak lain pada manyun sih.Terus
besoknya di sekolah pasti ngegosip,"kenapa golkar kok selalu menang padahal
heboh PDI?."Dulu aku nggak ngerti setelah dewasa baru tahu yaiyalah masa
yaiya dong,itu khan partainya Bapak Soeharto presiden Republik Indonesia
yang di dukung masa pegawai negeri dari pusat ampe pelosok negeri juga
jangan lupakan kaum petani karena pak Harto sangat konsen memperbaiki nasib
petani seperti pupuk murah dan penanganan pasca panen,tapi melihat
presentase pegawai ama petani kayaknya petanilah lumbung suara pak Harto
yang merupakan simbol Golkar.
Dan kembali ke pawai,apa yang paling ku tunggu tiba,arak arakan merah si
nomer tiga menyapu mataku,bersama teman teman aku langsung mengacungkan
tanganku membentuk metal yang membuat lambang angka tiga.Suara berisik
motor trek melewati kami sambil membagi bendera kecil berlambang kepala
banteng.
Aku bersama teman teman antusias banget,kami berteriak teriak
tiga..tiga.Seorang pengendara montor berkaus merah dengan kepala banteng
mendekatiku,memberikan bendera kecil dari plastik berwarna
merah.Duileh..orangnya ganteng lho..mungkin ini cinta pertama aku waktu
kelas empat SD.bendera banteng itu tersimpan di tengah buku RPULku.
Benar benar norak abis,kalau besaran dikit pasti aku protes,bendera partai
nggak mau?."bunga mawar merah dong,romantis dikit ngapa!."setelah jadi ibu
ibu pasti lain lagi.Si merah gambar proklamator,maklum harga apa apa
sekarang mahal mulai dari harga cabe ampe harga buku sekolah anak semata
wayangku,he..he.
Ya untung pemilik suara dibatasi 17 tahun ke atas kalau anak kecil macam
aku pastinya PDI jadi pemenangnya karena pawainya paling kreatif,bikin kita
happy happy kalau kata pak Riza Chalid dalam kasus papa minta saham.
Namun waktu besar saat pemilu 2004 aku justru memilih si kuning yang kini
tak lagi bernomer dua,mengikuti pilihan bapakku yang seorang pegawai
pemerintah karena bagi pegawai angkatan orde baru.Golkar adalah partai
pemerintah padahal jaman sudah berubah,toh..PDIP yang merupakan pecahan
dari PDI dan di motori Megawati Soekarnoputri menangguk kemenangan besar di
pemilu 1999 Tapi di pemilu 2004,si Kuning kembali berjaya.Tapi sayang si
Kuning gagal mengantarkan pak Wiranto yang berpasangan dengan Sholahuddin
Wahid menjadi presiden dan wakil presiden indonesia.
Kata pengamat politik,suara Golkar pecah antara pak Wiranto dan pak SBY
yang waktu itu menggandeng bapak Jusuf Kalla yang merupakan politik senior
Golkar.
Lagi lagi di pemilu 2014,suara Golkar pecah antara pak Prabowo sama Pak
Jokowi,lagi lagi gara gara bapak Jusuf Kalla.
Aduh ini bapak sakti amat ya?."
perpecahan di Golkar dari hari ke hari makin cetar membahana.Mulai dari dua
Munas..Bali dan Ancol sampai akhir akhir ini saat si Bali dan Ancol sama
sama nggak sah sedang munas Riau udah habis masa berlakunya per 31 Desember
2015.Membuat politisi senior Golkar Akbar Tanjung memerintahkan Munas
Bersama.Si Bapak yang pernah sangat terkenal waktu aku remaja karena
menyelamatkan si Beringin pasca reformasi dengan jargon terkenalnya Golkar
baru,akankah beliau sekarang mampu menyelamatkan golkar seperti dulu,atau
akan ada Golkar Perjuangan mengikuti PDI Perjuangan.Biarlah waktu
menjawab?."