Jumat, 05 Februari 2016

Golkar,Antara Ancol Dan Bali(Day's Of Love Mas Jarwo)

Golkar,Antara Ancol Dan Bali

Beberapa hari ini Ani menghindari Jarwo bikin pak Kepsek meradang.Sarapan
nggak enak tapi siangan dikit makan dua piring.Tidur nggak nyenyak maklum
banyak nyamuk lupa beli Baygon karena ingat Ani terus.
Jarwo memandang TV yang lagi nyiarin Rapimnas partai Golkar yang katanya
ini menuju Munaslub(Musyawah Nasional Luar Biasa) yang menjadi momentum
bersatunya Munas Bali sama Munas Ancol.
,"an..aku berharap kita bisa seperti golkar,rekonsiliasi menuju satu,"gumam
pak Kepsek di kursi kantornya.
Saat galau seperti ini tiba tiba pak Sahrul menghampiri pak Kepsek
,"pak kepsek baca koran nggak?,"
,"nggak!."
,"golkar mau bersatu lagi dan mendukung pemerintahan maka sama pak
menkumham bakal di perpanjang kepengurusan munas riau agar bisa mengadakan
munas bersama,"jelas pak Sahrul kepedean
,"tahu!."
,"lho katanya belum baca koran?."
,"iya..tapi nonton tv,"jawab pak Kepsek lesu sambil berlalu pergi.
,"ini pasti kesurupan janda cantik,"gumam pak Sahrul,kecewa biasanya kalau
bapak Kepsek moodnya lagi baik,biasanya mereka bisa berdebat soal isu isu
terhangat politik di negeri ini.
Tahu tahu tanpa terasa pak Kepsek sampai depan warung bu Mimin,dia masuk ke
warung dengan langkah gontai,tiba tiba ada yang nyapa
,"kok lesu aja,lupa minum vitamin ya?."
suaranya lembut,empuk kayak tahu dan Jarwo hapal benar siapa pemiliknya.
Dia menoleh terus tersenyum
,"udah nggak marah sama aku?."
,"masih dongkol sedikit,"ucap Ani setengah bercanda.
Jarwo duduk di samping Ani yang lagi minum es campur.
,"maafin aku ya an,soal tuduhan kemarin,"
Ani mengangguk
,"githu dong,aku benar benar ndak mau kalau konflik kita berkepanjangan
seperti konflik golkar,"
Ani tertawa
,"sepertinya golkar udah menuju bersatu,khan lebih baik githu daripada
bertengkar terus,energi habis lebih baik persiapan buat pileg
2019,konsolidasi dari pusat sampai daerah,"
,"soal itu aku setuju an,seperti kita lebih baik tidak usah bertengkar
lebih baik damai,bersatu..,"
,"tapi khan kita bukan parpol mas,nggak pakai pileg,"potong Ani.Sukses
bikin Jarwo cegukan
,"pileg nggak tapi bisa ke KUA,"bisik hati Jarwo sebeul.

Pencemaran Nama Baik!,"(Days Of Love Mas Jarwo)

Pencemaran Nama Baik!,"

Malam telah larut,Mas Jarwo menghembuskan napasnya,marah campur cemburu
karena denger denger Ani,janda gegandolane ati(pujaan hati) lagi deket sama
cowok lain(busyet kayak ABG labil aje),kata pak Sahrul,salah satu guru anak
buahnya yang emang nyinyir habis katanya laki laki itu ganteng,gagah tinggi
besar ukuran sepatunya di atas 40 beda ama Mas Jarwo yang kecil mungil
enggak mungil sih tapi pendekar(pendek lagi mekar terutama perutnya).
,"pokoknya pak kepsek ini benar benar musuh yang berat,ya kalau di ring
tinju sekelas mohammad ali sedang bapak kepsek sekelas daud jordan,"ucap
pak Sahrul memanas manasi benar benar kompor meleduk.
hujan memang rintik rintik seharusnya suasana adem makan tape goreng yang
nama lainnya dalam bahasa jawa Rondo royal(janda tajir) dan segelas wedang
jahe tapi kali ini Mas Jarwo butuh segelas es campur yang serutan esnya
banyak banget karena api cemburu di hati pak Kepsek berkobar kobar nggak
kalah ama panasnya magma gunung berapi.
Dia ambil montor matic warna merahnya,menyusuri jalan desa yang basah
karena rintik hujan,Jarwo menghentikan montornya di belakang rumah Ani.
Dia memandang pintu kecil belakang tembok rumah Ani,tanpa sengaja dia
mendorong pintu itu dan terbuka
,"sibuk apa sih nih janda sampai lupa ngunci pintu,"ucap Jarwo melangkah ke
halaman belakang rumah Ani.bergerak menuju jendela kamar Ani,saat itu Jarwo
mendengar rintihan dik Ani.
,"terus..enak kok!."
mata pak Kepsek berkunang kunang,hatinya benar benar sakit kalau Mirna
mati karena racun sianida tapi kalau dirinya kena racun si-ani-da.
Pos hansip jadi heboh sehebohnya karena Jarwo nyerocos soal Ani yang lagi
berdua duaan sama cowok lain.
,"wa..kamu jangan menyebar fitnah,jika ani tidak melakukan seperti yang kau
tuduhkan kau bisa di tuntut balik dengan pasal pencemaran nama
baik!,"teriak lurah Kodir memperingatkan Jarwo yang terkenal angkuh dan
arogan.

1. Pasal 310 KUH Pidana(1)

Barangsiapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan
jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud yang nyata akan
tersiarnya tuduhan itu, dihukum karena menista, dengan hukuman penjara
selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,-"
,"mulanya pak lurah,malam ini kita grebek Ani biar kalian tahu apa yang
tersembunyi di balik wajah ayunya,"ucap Jarwo geram.
,"sudahlah pak lurah,kita datangin janda ayu itu..emang ani patut di
curigai dan perlu,"usul Sarwono,hansip desa sini fans beratnya Ani.
,"enak aja,kita tetangganya cuma menelan ludah orang lain enak enakan kalau
kata pepatah orang makan nangkanya kita kena getahnya,"timpal pak
Sabar,hansip satunya yang lagi lagi juga fans beratnya Ani di ikuti
teriakkan koor para warga desa yang ada di pos hansip.
,"baik..aku setuju,tapi ada syaratnya biar aku bicara baik baik sama ani,"
mereka semua mengangguk.sedang pak Kepsek mukanya merah padam menahan marah
ama cemburu.
Mata indah Ani memandang lurah Kodir penuh tanda tanya melihat banyak orang
kini berada di depan rumahnya.melirik Jarwo yang tangannya bersedekap dan
memandangnya tajam,pria yang mulai mengetuk hatinya setelah tiga tahun
menjanda sejak kematian suami pertamanya.Jarwo seperti mau menelan Ani
bulat bulat.
,"an..apakah ada laki laki di dalam rumahmu?."tanya lurah Kodir hati hati.
,"laki laki?."siapa?."kapan?."tanya Ani kebingungan
,"sudahlah..nggak usah bohong,enaknya khan nggak bohong jadi nggak usah
banyak alasan,aku saksinya,kamu merintih keenakan!,"teriak Jarwo,Ani mulai
mewek memandang Jarwo sebal,saat itu mbok Mimi..dukun urut terkenal di desa
ini keluar dari rumah Ani.
,"laki laki kamu bilang mas jarwo,sejak tadi ani bersamaku,dia baru jatuh
dari montor jadi ku urut wajar kalau merintih,masih bagus mbak ani cuma
merintih kalau mas jarwo lagi di urut malah teriak teriak,"sindir mbok Mimi
membuat Jarwo jadi bahan tertawaan.
,"an..aku minta maaf atas kejadian ini,jarwo emang keterlaluan,"ucap lurah
Kodir sambil nyengir kuda dia melirik Jarwo yang juga cuma nyengir malu
,"tunggu mas jarwo,bagaimana kau tahu kalau ani merintih,dia khan di
kamarnya?."tanya mbok Mimi menyelidiki
,"pintu belakang lupa ani kunci,aku masuk lewat sana,aku sengaja karena
dengar ani dekat ama ya turunan bangsa arab,"terang Jarwo memandang Ani
yang menampakan muka jutek,tapi tetep cakep bagi Jarwo.
,"aduh mas jarwo,dia itu suami pelanggan butiknya ani,lha wong ngantar
isterinya ngambil bajunya ke sini,"terang mbok Mimi.
,"jarwo cemburu sih boleh tapi nggak usah heboh gini,"ucap lurah Kodir
kesal di susul koor semua bapak bapak,Jarwo hanya bisa mendengus kesal.

Hantu Aborsi bag 3(Ayuningrum)

Hantu Aborsi bag 3

tiba tiba angin bertiup kencang,membuka jendela dan pintu pintu yang di
kunci rapat,"ah..!,"teriak kami histeris karena Mawar sudah ada di depan
kelas,walau hujan turun deras,bajunya tidak basah
,"pak ridwan,biarkan saya masuk bersama teman teman,"ucapnya lembut tapi
terdengar mengerikan,"mawar..jangan ganggu teman temanmu,kalian sudah
berbeda alam,aku janji kalau besok mayatmu di kebumikan,"ucap pak Ridwan
tegas
,"saya akan di kubur bersama kak kenanga..hi..hi,"ucap arwah Mawar terkikik
,"he..setan kurang ajar,aku tak sudi ikut denganmu!,"teriak Kenanga keras
,"pergi kau!,"teriak kyai Arsad membuat arwah mawar mundur,lalu melayang di
atas genteng kelas dua.anak anak menjerit ketakutan melihat ulah sang
arwah.kyai Arsad segera memagari kelas satu tempat kami berteduh dari hujan
dan gangguan arwah penasaran.
,"saya tinggal sebentar pak Ridwan,saya mau ke kantor bapak untuk memohon
petunjuk sama yang kuasa apa yang harus di lakukan pada arwah satu
ini,titip anak anak dulu,jangan pernah keluar dari pagar yang ku buat,itu
tandanya,"ucap kyai Arsad menunjuk ranting pohon yang menancap di
tanah.kami terus bertahan di tempat itu walau di ganggu arwah Mawar
terus,dia melayang layang seperti Superman mengelilingi kelas kami.
,"teman teman..buka pintunya,mawar maumasuk,di sini dingin..hi..hi,"
,"kalian jangan jahat sama teman hi..hi..,","setan kurang ajar,kamu hidup
nyusahin merebut kak arya,mati juga masih nyusahin!,"teriak Kenanga
marah,seakan bukan kak Arya yang di rebut Mawar tapi kak Sanjaya.
,"huss..jaga mulutmu kenanga!,"teriak pak Ridwan,"iya kak,dia itu
setan,nanti kakak di cekiknya!,"seru anak kelas satu yang di ikuti jerit
ketakutan teman temannya
,"sudah,jangan berisik!,"teriak pak Ridwan.pak kyai masuk ke ruang kelas di
ikuti bu dokter Mina,kak Arya yang terlihat menahan malu,saat mata kami
bertatapan,aku buru buru membuang muka,mencoba memandang kak Sanjaya,wajah
tampannya terlihat resah.
,"bagaimana bu mina soal darah mawar?,"tanya pak Adnan penasaran
,"ternyata mawar meninggal bukan karena ketakutan tapi keguguran,itu darah
janin,","apa bu,siswi saya ada yang hamil?,"tanya pak Ridwan kaget
,"iya,dari pemeriksaan tasnya,dia sengaja menggugurkan kandungannya dengan
obat luar tanpa ijin depkes,jadi efeknya jika kebanyakan bisa menghilangkan
nyawa,"terang bu Dokter
,"jangan jangan si panjul ini ayahnya,"ucap Cendana nyolot
,"jangan asal menuduh,tanya pada kak kenanga yang memaksaku minum obat itu
dan kak sanjaya!,"seru suara dari luar di sertai isak tangismendengar
ucapan arwah Mawar,Kenanga terbakar emosi,dia pergi ke teras,"jaga
ucapanmu,sudah jadi setan masih suka bohong!,"seru Kenanga mengambil batu
melempar arwah Mawar yang berdiri,batu itu melewati arwah Mawar lalu
mengenai dinding kantor,"ha..ha..,"tawa arwah Mawar
,"kak sanjaya,mengakulah bahwa kau ayah janin itu,"ucap arwah Mawar memelas
,"iya,aku memang ayahnya,"ucap kak Sanjaya sendu,menangis tersedu sedu
sedang kak Arya menahan emosi,ternyata dia hanya pelarian juga calon ayah
tutup untuk janin yang di kandung Mawar.
,"itu semua terjadi karena kau pakai ilmu pelet!,"teriak Kenanga berlari
keluar pagar bersamaan kekuatan gaib melemparkannya ke tembok kantor
,"daag!,"dia jatuh ke lantai teras kantor dengan berlumuran darah,matanya
melotot,kejang kejang sebentar dan meninggal seketika
,"maafkan aku kak arya,kak teratai,"ucap arwah Mawar menangis
,"keluar kau dari arwahku!,"teriak Mawar histeris.
pak kyai mendekati arwah Mawar sambil membaca doa,keluar seberkas sinar
merah dari arwah Mawar yang hilang menjadi gumpalan asap putih sementara
itu sinar merah berubah menjadi makhluk mengerikan,matanya yang merah
melotot memandang kami.
,"ternyata kau yang mengendalikan arwah mawar!,"seru pak kyai marah
,"aku hanya membantunya membalas dendamnya pada kenanga yang memaksanya
minum obat penggugur kandungan,ha..ha!,"seru makhluk dari bangsa iblis itu
tertawa terbahak bahak,"bukan membantunya tapi menabur kejahatan serta
mengajak orang masuk neraka bersamamu!,"lalu pak Kyai membaca doa, perlahan
tapi pasti makhluk itu mengerang kesakitan.
,"ampun,panas!,"teriaknya lalu berubah menjadi bola api,melesat pergi
meninggalkan halaman sekolah ini.kami semua mengucap syukur,peristiwa ini
telah berlalu.kak sanjaya berlari menuju mayat kenanga,dia menangis histeris
,"maafkan aku kenanga,karena tergoda gadis lain!,"kak Arya
menyusul,menendang kak Sanjaya sampai terjungkal,pak Ridwan segera memeluk
erat tubuh kak Arya.
,"arya,jangan kau tambah persoalan,lapangkan dadamu menerima semua ini,jika
hatimu sakit,ada yang lebih sakit,sudah kau putus,kau hina lagi,dia saja
mampu melewati semua ini,"ucap pak Ridwan lembut
,"iya pak,"ucapnya memandangku,walau tidak mengucapkan dengan kata kata,aku
tahu dari sorot matanya,dia minta maaf padaku,airmata menggenang di matanya
dan aku yakin juga di mataku.aku menghela napas,mencoba meredakan sesaknya
rasa hatiku.hari ini sekolah kami di rundung duka,menyaksikan pemakaman dua
murid,mendung masih menggantung seakan ikut berduka atas peristiwa ini
karena cinta berbalut nafsu,dua nyawa melayang dan dua hati patah,hatiku
dan hati kak Arya.

Hantu Aborsi bag 2(Ayuningrum)

Hantu Aborsi bag 2

,"laap!,","gleer!,"suara kilat di sertai guntur membelah langit bersamaan
mendung berarak menaungi sekolah kami.,"teman teman..ayo ikut aku,kita cari
mawar sebelum hujan!,"perintahku di ikuti Cendana dan Dahlia yang langsung
mengambil senter sedang Kenanga hanya berdiri terpaku
,"kamu tidak ikut kenanga?,","biar aku menunggu di sini,menjaga adik adik
kita,kalian bertiga saja,"ucapnya lirih tapi opsinya bagus,bisa kami terima
karena itu kami bertiga melangkah pergi.
aku memasuki kuburan ini di ikuti Cendana dan Dahlia yang memegang senter
menerangi jalanku,suara lolongan anjing bersahutan,mereka seperti mencium
bau kematian atau sesuatu yang jahat terjadi malam ini
,"mawar..mawar!,"panggil kami bersama.Cendana dan Dahlia merapatkan
tubuhnya ke aku
,"laap!,"kilatan kilat di langit menerangi sesosok tubuh dalam posisi
miring membelakangi kami,aku dan kedua temanku saling berpandangan
ketakutan,aku membalik tubuh Mawar,matanya melotot tajam padaku
,"ah..!,"teriakku melepaskan tubuh Mawar
,"ada apa ara?,"tanya kedua temanku bersamaan
,"mata mawar melotot!,"seruku ketakutan.
Dahlia di ikuti Cendana membalik tubuh Mawar,aku menghela napas,matanya
tidakmelotot,tertutup tapi wajahnya pucat.
Dahlia memegang dada Mawar lalu pergelangan tangannya,dia menggeleng
,"mawar sudah meninggal,"ucapnya lirih diikuti lolongan anjing,aku
menggeleng pelan,saat itu ku lihat tulisan di kertas mawar,pada nomer lima
orang meninggal yang harus di catatnya,tertulis nama dan tanggal kematian
mawar sendiri,ternyata bukan hanya aku,dahlia dan cendana juga melihatnya.
,"aah..!,"teriak kami berlari keluar kuburan,meninggalkan mayat Mawar
sendiri terbaring bersama mayat mayat lain yang di kubur.kematian Mawar
membuat heboh,mayatnya di pindahkan kak Sanjaya dan kak Arya ke kelas tiga
sedang pak Ridwan,wali kelas kami sekaligus pembina acara malam MOS ini
memanggil pak kyai mendoakan Mawar karena wali kelasku ini sedikit mengerti
hal hal berbau gaib,dia melihat ada sesuatu yang jahat dari kematian Mawar
dan seorang dokter untuk memeriksa mayat Mawar sebelum di serahkan pada
kedua orang tuanya sedang kami berempat di interogasi oleh pak Adnan,guru
bp kami
,"jadi seperti itu ceritanya,"ucap pak Adnan manggut manggut
,"aku yakin dia memang sengaja melakukan ini untuk balas dendam pada
mawar,karena..!,"teriak kak Arya yang tiba tiba tidak mau meneruskan
ucapannya
,"kak arya,jika memang kami penyebabnya kenapa hanya mawar yang
mati!,"teriak Cendana membelaku
,"tahu tidak,orang itu tidak sama kadar keberaniannya kalau takut tidak
usah di paksa,"ucap kak Arya sinis
,"apa maksudmu?,"tanya pak Adnan,"kata teman teman mawar,dia sudah mengeluh
ketakutan tapi sama perempuan sialan itu di paksa terus!,"teriak kak Arya
menunjukkan jari telunjuknya ke wajahku,airmata menggenang di kedua bola
mataku.aku memandang wajah yang dulu begitu aku cintai,tapi kini bagiku dia
tidak lebih dari Rahwana,suka memutuskan cinta di tambah menuduh lagi.
,"maksudmu mawar meninggal karena shock?,"tanya pak Adnan lagi
,"begini pak!,"soal ini mawar sudah di beri pilihan sama teratai kalau
sakit silakan ke UKS kalau tidak lanjutkan,namanya juga uji nyali harus
berani melupakan rasa takut!,"teriak Cendana keras membelaku tapi aku tidak
peduli itu,aku hanya bisa menekan dadaku mengurangi rasa sakit hatiku dan
kini benci teramat dalam pada kak Arya tumbuh di hatiku.tiba tiba darah
membasahi sprei yang menutupi mayat Mawar,aku melotot tajam memandang darah
segar itu,tak sengaja aku melirik kak Sanjaya yang kebingungan melihat
darah Mawar sedang Kenanga tersenyum sinis.pak Ridwan,kyai Arsad dan dokter
Mina masuk.
,"dengan seluruh angkasa raya memuji pahlawan negara,nan gugur remaja
diribaan bendera,bela nusa bangsa,"tegang menyelimuti wajah kami,karena
tahu siapa yang menyanyikan lagu mengheningkan cipta tersebut dan bersamaan
terdengar jeritan ketakutan dari lapangan
,"ya tuhan!,..pak ridwan tolong periksa di atas,saya akan buat pagar
dulu,biar bu dokter memeriksa di temani kedua murid bapak!,"seru pak
kyai,membuat pak Ridwan dan pak Adnan berlari ke atas di ikuti kami
berempat sedang kak Sanjaya dan kak Arya menemani bu dokter sementara pak
kyai mengelilingi kelas tiga sambil berdoa,aku terkejut melihat Mawar
dengan muka pucat menyanyi di samping tiang bendera seperti upacara bendera
pada hari senin,pak Ridwan segera menggiring murid murid kelas satu menuju
ruang kelas satu sedang aku dan Kenanga masih bengong memandang arwah Mawar
yang sedang menyanyi.
,"masuk kalian!,"mau kesurupan apa!,"teriak pak Adnan buru buru kami berdua
berlari masuk kelas satu.
hujan turun deras membasahi bumi,semua orang terlihat ketakutan.
,"teratai,aku tak percaya kalau sebenarnya dia sudah terbujur kaku di ruang
kelas tiga,"ucap Cendana ketakutan memeluk lenganku kencang.

Hantu Aborsi bag 1(Ayuningrum)

Hantu Aborsi bag 1

Aku memasuki sekolahku,malam ini terlihat menakutkan,walau cahaya lampu
listrik menerangi beberapa sudutnya,sebenarnya aku malas karena akan
bertemu Mawar tetanggaku sekaligus anak kelas satu yang merebut kekasihku
kak Arya yang kini kelas tiga sedang aku kelas dua,namun terpaksa datang
karena bertugas sebagai panitia MOS(Masa Orientasi Siswa), malam ini di
adakan jurit malam.walau sudah satu tahun bersekolah di sini rasanya malam
ini ada yang lain dengan suasana sekolahku,angin berhembus kencang,membuat
daun daun pohon sengon bergemerisik menimbulkan suara menakutkan,udara
dingin masuk ke pori pori kulitku,aku bergidik,menaikkan kerah jaketku lalu
melangkah menuruni tangga menuju lapangan sekolah tempat beberapa tenda
berdiri,memang sekolah SMU ku berdiri di lereng pegunungan,jadi sekolahnya
berundak undak,bangunan pertama dekat jalan raya adalah kantor dan tempat
parkir,turun beberapa tangga kelas satu,turun beberapa tangga lagi kelas
dua beberapa tangga lagi kelas tiga,di belakangnya kuburan,di samping
deretan kelas ada lapangan berundak undak,di sinilah tempat beberapa tenda
terhampar,aku mendekati Kenanga dan Cendana sahabatku,mereka memandang tak
percaya,"kamu datang?,"tanya Cendana tak percaya
,"ya iyalah,"ucapku datar menyembunyikan kepedihanku karena tadi siang
menerima surat putus dari kak Arya
,"soal kak arya?,"tanya Kenanga lirih
,"memang dunia sebesar telor bebek,memang laki laki di dunia kak arya
saja,putus cinta cari pacar lagi!,"seruku optimis,Cendana langsung bertepuk
tangan,"wah kau contoh wonderwomen!,"serunya sedang Kenanga memandangku
aneh,pandangan yang tak pernah ku dapatkan sebelumnya dari Kenanga yang
terkenal cantik,baik hati dan pacar dari kakSanjaya,laki laki tampan,jujur
dulu pernah naksir padanya sebelum ku jatuhkan pilihan pada Arya yang
selevel di bawah kak Sanjaya,tapi dasar laki laki turunan buaya rawa
pening,kaya tidak,muka pas pasan,main putus seenak perutnya,ini membuat aku
makin salut sama kak Sanjaya,udah caem setia lagi pada Kenanga.malam mulai
larut,kami berkumpul mengelilingi api unggun,beberapa anak kelas satu
menampilkan atraksi sedang aku duduk di samping Kenanga,namanya mata memang
berguna untuk melihat,walau pemandangan yang ku saksikan buat hatiku
panas,kak Arya sedang berbicara mesra dengan Mawar,aku mencoba memejamkan
mata,kenanga memegang bahuku,"nanti malam waktu jurit,dia kita
kerjain,"ucap Kenanga pelan dengan mata berkilat,ekspresi mukanya berbeda
dari biasanya,ada sesuatu yang di sembunyikannya.Jam tua di tengah lapangan
yang sudah berusia seratus tahun berdentang 12 kali,anak anak kelas satu
yang masih lelah baru saja mengikuti acara api unggun terpaksa
bangun,setelah mengabsen mereka sekitar 20 orang,aku berunding dengan
Kenanga dan Cendana,uji nyali yang di usulkan Kenanga membuat aku bergidik
,"kamu gila ken,tapi bagaimana ya,"ucapku bimbang
,"sudahlah teratai,dengan cara ini,dendammu pada mawar karena merebut kak
arya terbalas!,"serunya jutek,seulas senyum licik mengembang di bibir
Kenanga,aku bergidik ngeri
,"aku setuju,biar cewek gatal itu tahu rasa!,"seru Cendana manggut
manggut,aku memandang kedua sahabatku.ternyata mereka benar benar
bersimpati dengan nasib yang ku alami,"bisik hatiku bersamaan Dahlia
datang,walau menaikkan sebelah bibirnya terpaksa menyetujui usulan kami.
,"adik adik sesuai kesepakatan kami,kalian mendapat tugas mencatat nama
orang yang meninggal di sertai tanggal meninggalnya dan yang kalian catat
hanya yang meninggal di bawah satu bulan,minimal lima orang,"ucap Kenanga
lembut mewakili kami
,"hu..hu!,"koor mereka serempak,aku memandang Mawar,ada yang lain dengan
gadis ini,wajahnya tampak pucat,dia seperti ketakutan,aku mendekatinya
,"kau baik baik saja?,"
,"iya kak,tapi boleh aku tidak ikut karena..,"ucapannya terhenti,dia
memandang Kenanga ketakutan
,"ada apa sih?,antara mawar dan kenanga?,"tanya hatiku
,"kau sakit,jika iya silakan ke UKS!,tapi jika hanya karena takut,kau harus
tampil,bukankah temanmu yang lain juga takut,namanya uji nyali,berarti kau
harus menyingkirkan ketakutanmu!,"perintahku membuat para yuniorku segera
mengambil lilin untuk penerang,buku dan bolpoin yang sudah kami siapkan
termasuk Mawar.mereka berjalan bersama memasuki areal kuburan di belakang
sekolahan kami.lewat satu jam semua anak sudah kembali hanya Mawar yang
belum muncul
,"anak ini mencatat atau tidur di kuburan!,"seruku kesal,"tenang
teratai!,"kita tunggu setengah jam lagi baru kita cari,"ucap Kenanga
kebingungan tiba tiba terdengar lolongan anjing di belakang kuburan.

Behind The Scene:Hantu Aborsi

Behind The Scene:
Hantu Aborsi

Cerita ini aku ilhami dari kejadian yang terjadi saat aku masuk SMA ku yang
definisi lingkungannya sama seperti di cerita hantu aborsi,berundak undak
bangunan sekolahku maklumlah berada di lereng gunung ujung timur pulau Jawa
sekitar tahun 1998 waktu acara MOS(Masa Orientasi Siswa),saat kegiatan
kemah sabtu malam minggu ku padukan dengan kisah cinta teman karibku(bumbu
romantisnya neh).cerita ini memang lumayan horor bagiku jika ingat walau
telah berlalu beberapa tahun lalu.kegiatan api unggun telah berlalu,anak
anak masuk ke tenda masing masing termasuk teman temanku,dasar mataku sudah
mengantuk,terkena semilir angin malam aku ketiduran.saat enak enak
tidur,cendana(nama samaran lho!,").,"bangun lia ada setan di bawah
tiangbendera,nyanyi lagi!,"teriaknya panik,aku yang masih ngantuk,melotot
padanya walau dia tidak tahu lha wong gelap,tapi ikut ikutan panik karena
guru pembina berteriak teriak agar kami segera masuk kelas,jelas saja tanpa
menunggu komando jenderal,aku berlari mendahului cendana menuju ruang kelas
satu tanpa berani menoleh ke atas,ke tiang bendera hii..hii..!,"pak guru
sejarah langsung menutup kelasku,menyuruh semua rebahan atau duduk di
bangku bangku kelas,"diam kalian di sini,pak agama sedang memanggil
kyai!,"ya untung seratus meter dari sekolahku ada masjid besar,jadi
tidakterlalu jauh.angin berhembus kencang bersamaan petir menyambar
akhirnya hujan mengguyur sekolahkuini,ku dengar jeritan memilukan bersama
suara beberapa orang mengaji.saking takutnya,aku berinisiatif masuk ke
kolong meja di ikuti beberapa teman yang punya jiwa penakut macam
aku(herannya aku kok maniak film horor,cerita horor dan serba horor
lainnya),sedang yang pemberani mencoba melihat dari kaca jendela,tapi malah
kena semprot pak sejarah dan menutup semua tirai jendela.aku menghabiskan
malam dengan tidur tidur ayam bawah kolong meja.paginya aku mendapat cerita
dari kakak kelas dua kalau tadi malam mbak mawar(nama samaran),kalau masih
hidup seharusnya kelas tiga yang meninggal setahun lalu karena mencoba
menggugurkan kandungan(tahu siapa penanam sahamnya,lha orangnya
mati).dengan obat luar tanpa ijin depkes dan matinya di atas kuburan
belakang sekolahku.pada acara MOS tahun lalu jadi tadi malam tepat hari
kematiannya,dia datang menghantui,karena dulu penyanyi paduan suara nih
cewek setan jadi munculnya nyanyi lagu mengheningkan cipta bawah tiang
bendera..hi..hi..!,"nah mau membaca serunya berhoror ria tanpa bumbu dewasa
tapi romantis nyesek ala anak remajasilakan berkunjung ke blog aku

http://teratai3hati-heniro.blogspot.com.

NB:dulu mulai SMP sampai SMA,aku memiliki geng(kumpulan) namanya Flower
Love terdiri dari aku(dahlia),ana(cendana),ara(teratai),ken(kenanga).tapi
sejak kelas dua SMP gengku retak karena ken mengundurkan diri setelah
konflik rebutan pacar ama ara setelahnya tinggal tiga namanya berubah AB
FLOWER(inspirasinya dari AB THREE,grup remaja terkenal waku itu).

From Ayuningrum/Dahlia

Kaum Muda,Hindari Seks Bebas

Kaum Muda,Hindari Seks Bebas

Akibat Seks Bebas, 54 Persen Remaja di Bandung Tak Lagi Perawan

BANDUNG, GORIAU.COM- Selain karena keelokan alam, dan surga makanan,
Bandung dikenal sebagai kota pendidikan. Banyak orang berdatangan ke
Bandung untuk mengecap pendidikan tinggi.Namun tak cuma hal positif.
Seiring dengan itu ternyata persoalan kian kompleks. Perilaku penyimpangan
seks bebas di kalangan remaja khususnya mahasiswa Bandung cukup
memprihatinkan. Kondisi ini mempengaruhi pola hidup warganya. Dalam sebuah
survei disebutkan, separuh mahasiswa di Bandung pernah melakukan hubungan
seks.Adalah data dari Buklet Cinta Mulia. Buklet itu dibuat untuk
menyadarkan dan meredam kegemaran remaja muslim ikut merayakan Valentine
Day, 14 Februari 2014. Mengutip data yang diproduksi Alfatih Studio, 54
persen remaja di kota Bandung mengaku sudah pernah melakukan hubungan
seksual. Ini angka paling tinggi dari empat kota yang disurvei.Ibu Kota
Jakarta pun nyatanya lebih rendah yakni 51 persen. Adapun Surabaya sebagai
kota terbesar ke dua di seantero tanah air menunjukkan 47 persen pernah
berhubungan seks. Sedangkan di Medan, satu-satunya kota di luar Jawa
ditampilkan, angkanya mengalahkan Jakarta, yakni 52 persen.Jika menilik
persentase tersebut miris memang. Para remaja yang diharapkan menjadi
generasi penerus bangsa ternyata memiliki moral bobrok. Hubungan seks di
luar nikah tak lagi menjadi tabu. Mereka melakukannya tidak dengan
malu-malu.
Ya menjadi menjaga keperawanan sebelum nikah sebenarnya hak asasi
manusia.Cuma kita harus mempertimbangkan baik buruknya apalagi di Indonesia
yang masih kental adat ketimuran,sanksi masyarakat untuk pelaku seks bebas
apalagi di daerah pedesaan nggak main main.Selain itu ada dampak dampak
yang merugikan seperti hamil di luar nikah yang akan memicu kejahatan lain
berupa aborsi ilegal yang tidak hanya menghilangkan nyawa bayi namun nyawa
si ibu.
Nah..dari cerita fiksi yang di ilhami kisah nyata milik Ayuningrum bisa di
jadikan pelajaran buat remaja masa kini.genre horor tapi ada manfaatnya.

Ada Kelelawar Di Sekolah Bag 3(Ayuningrum)

Ada Kelelawar Di Sekolah Bag 3(horor romantis)

Aku segera berjalan menuju deretan kelas 3,aku mendengar suara gaduh dari
kelas 3D,aku segera menuju kesana,dengan langkah hati hati,sedang jantungku
berdetak tak karuan,pintu kelas itu sedikit terbuka,aku masuk perlahan
lahan.
,"gelap sekali,apa tadi cuma suara kucing,"bisik hatiku lirih.tiba tiba
pintu menutup keras karena tiupan angin
,"braak!,"di ikuti ,"byaar!,"lampu menyala,aku terkejut melihat kak
Aditya,Agung,tiga cowok lain dan lima cewek yang merupakan kakak kelasku,
aku tak tahu namanya,tangannya terikat di kursi,mulutnya di plester
hitam,di pojok ruangan pak Dicky dalam keadaan sama.aku memandang
jendela,tampak di selimuti kabut tipis warna hitam.keringat dingin mengalir
membasahi tubuhku,saat aku berbalik,aku melihat Ajeng tersenyum sinis
padaku.
,"amelia,kamu akan menggenapi jumlah remaja untuk ritual mandi darahku biar
badanku terasa segar,kesaktianku bertambah ha..ha..ha!,"
,"baik,siapa dirimu sesungguhnya?,"tanyaku ketakutan sambil memegang leher
bajuku karena sekarang aku memakai kalung perak berliontin bentuk silet
,"baik,amelia!,"teriaknya lalu memejamkan mata.
asap hitam menyelubungi tubuhnya,ketika asap itu menipis,di depanku muncul
seorang wanita cantik berkulit cokelat,bertubuh tinggi langsing dengan
rambut lurus sepanjang punggung.
,"apa kau rara kinasih,wanita vampir itu?,"dia tersenyum jahat,tiba tiba
angin berhembus kencang,aku mencoba menjaga keseimbangan agar tidak
jatuh,aku sempat melirik wajah wajah ketakutan karena kursinya
bergoyang,aku ingat sesuatu,ku tarik kalungku,ku lemparkan ke tubuhnya,tak
sengaja sisi silet mengenai lehernya,dia menjerit lalu berubah menjadi
kelelawar hitam,terbang ke angkasa dengan memecahkan kaca jendela,menarik
kabut tipis berwarna hitam hingga hilang tak berbekas.aku menghela napas
lega karena kengerian itu telah berlalu.
suara kursi di seret membuatku sadar kalau ada orang orang yang perlu ku
bebaskan.pertama aku memutuskan tali pak Dicky dengan gunting yang
tersimpan di laci meja guru,baru yang lain.saat kak Aditya,jantungku
berdetak kencang,kami tak mengucapkan sepatah katapun,hanya pandangan mata
yang berbicara,aku melihat sesal dan cinta di matanya,membuatku terseret
rasa tapi semua itu ku tepiskan, aku sudah tidak percaya lagi kak Aditya.
,"jangan jangan,setiap ada wanita cantik,aku di putuskan!,"hardik hatiku
,"amelia,siapa rara kinasih?,"tanya pak Dicky membuatku tersadar dari
pusaran rasa hatiku.
,"kalau bapak ingin tahu baca buku tentang tragedi Sindu Kencana di rak
mitologi,"ucapku sambil tersenyum.
Aku naik delman menuju stasiun kereta api bersama paman,melewati sekolahku
tepat di dekat gerbang,aku melihat kak Aditya dengan sepeda federal,kami
saling tersenyum.Inilah pertemuan terakhirku dengan kak Aditya,karena
setelah itu dia ikut kedua orang tuanya transmigrasi ke Sumatera,waktu aku
sudah satu bulan di Surabaya.