Warung Gaib Di Atas Gunung bag 3(Teratai3Hati)
,"harap maafkan,aku belum sempat merubah diri kembali ke ujudku yang asli
hingga kalian semua menjadi ketakutan."aku sengaja membuat wujudku jelek
seperti ini agar menakuti orang orang yang menginginkan aksesoris gaib yang
di pajang di warung gaib,"
ucapannya berakhir,tangan kiri yang mengusap turun ke bawah,wajah berupa
tengkorak langsung berubah menjadi wajah cantik seorang wanita.
Ara lepas napas lega sedang kedua sahabatnya ikutan lega.Makhluk di atas
batu ternyata memang Ken Amiati..Selir Raja Harimau penguasa gunung Wilis.
,"kalian sudah sampai di sini,ada tiga aksesoris gaib yang akan kalian
dapatkan,"ucapnya lembut
,"apaan tuh?."tanya Lia sama Ana semangat You No.
,"untuk Ara kau dapat anting wulan..sebuah anting anting yang akan
membantumu menemukan cinta sejati di antara 3 cowok,"
,"busyet deh ra..ratu buayanya khan ana tapi kok kamu yang meniga bukan
hanya mendua,"
,"lia..pilihannya tiga cowok tapi nggak mungkin aku memadu kekasih ama
ketiganya..emang poliandri!."seru Ara
,"baik..aku teruskan ya..kalau lia..kau akan dapat liontin ratu kencana
ungu yang membantumu mencapai kemakmuran secara finansial seperti yang kau
inginkan!."
,"asyik..tahu aja situ yang ku mau,"
,"sedang Ana kamu dapat bros nyai pelet..agar impianmu..jadi primadona..!."
mendengar kata nyai pelet,
Lia tertawa terbahak bahak
,"nyai pelet..benar benar sindiran yang pas buat kamu,"
Ken berdehem..
,"aku akan membuka warung gaib ini..kalian masuklah,carilah apa yang aku
katakan..waktu kalian cuma sepuluh menit..jika di atas waktu itu..ranting
beringin akan mempulangkan kalian ke tempat semula,"ucap Ken menutup
matanya,perlahan pasti suasana di depan mereka mulai berubah..kini di depan
mereka ada rumah kayu beratap rumbia.
Ketiganya saling berpandangan..Mereka terbelalak..ada hiasan dari emas dan
batu permata terikat di keranjang keranjang bambu berwarna cokelat
tua..mereka tertegun sebentar,terus mulai mencari..Satu persatu..Lia mikir
sebentar,otak bisnisnya keluar..dia segera membuka jaketnya..Mengambil apa
saja yang bisa di ambil..habis indah indah..kalau satu buah bisa di jual
satu juta dia bisa jadi jutawan mendadak tanpa harus mengharap cinta Tomy
Soeharto.
,"lia..kamu apa apaan sih!."cari barang berjodoh dengan kita..bukan semua
kau angkut,"nasehat Ara..tapi seolah Lia sudah nggak peduli..dia terus
melakukan aksinya.Sedang kedua sahabatnya hanya plonga plongo..
,"ra..itu anting wulan!."seru Ana,Ara mendekat..Anting anting itu dari emas
tapi memakai mata dari permata biru dan ada tiga cabang mata..Ada 3
huruf,A..R..D.
,"A..Arya,R..Rana lalu siapa D,"tanya hati Ara.
saat itu tiba tiba secara aneh ranting ranting pohon beringin menjirat
tubuh mereka kencang hingga tak mampu bergerak,belahan batang pohon
beringin kembali melesat ke udara,menembus kabut tebal di puncak
gunung,lenyap dari pemandangan.
,"brakk!."pohon beringin menjatuhkan mereka ke tanah kembali dan ketiganya
menyadari kalau ada di dekat pohon beringin di pinggir jalan raya bawah SMU
NYA.
,"ini gara gara kamu lia..aku nggak jadi nyi pelet deh..nggak bisa melet
ari wibowo!."maki Ana sebeul
,"bros itu berbahaya buat kau..jika kau kejar kejar si ari..cinta kalian
juga nggak bersatu,berbeda keyakinan kali,"sindir Lia
,"sudahlah teman teman,Mungkin bukan rejeki kita..yang penting kita bisa
berpetualang ya mirip mirip indiana jones,"ucap Ara
,"kalau lia mah bukan indiana jones tapi nyai bagendit..no yang
serakah,"Kata Ana teteup sebel.
,"sudahlah an..mungkin kau akan mendapatkan hati seorang cowok dengan
hatimu..aku akan mencari cinta sejatiku dengan mendengarkan kata hatiku
sedangkan kau lia mungkin kau akan kaya jadi pedagang permata,"jelas Ara
membuat Lia dan Ana terdiam,otak berpikir.
Saat itu di depan Ara muncul Rana purbaya tersenyum manis.
,"ra..di anting tadi kalau a,aku tahu adalah kak arya,kalau r siapa?."tanya
Ana.
,"rana purbaya,"gumam Ara membuat kedua sahabatnya saling berpandangan.
,"raden purbaya yang nikah ama pengasuhnya di babad tanah leluhur?."tanya
Lia..Ara cuma tersenyum..dia mengerlingkan matanya sama Rana.
,"jangan jangan,salah satu cowok lho..arwah pangeran masa lalu yang namanya
purbaya,"analisis Ana..lagi lagi Ara hanya tersenyum.
,"kalian percaya nggak,kalau keturunan belanda itu namanya purbaya?."
,"aduh ra..yang bener kau..di mana mana kalau keturunan sinyo namanya
william tucker!."seru Ana
,"ah..gayamu na tahu william tucker..paling juga ngertimu si wanto tukang
keruk pasir,"ejek Lia
,"sama seperti kau..sok ngerti sapa thomas jefferson..tahunya si
jupri,bakul sate kambing,"ejek Ana ganti
,"kamu itu an..yang tulalit,abang thomas itu salah satu penulis deklarasi
kemerdekaan amerika serikat bersama jenderal washington!."
Ara nggak peduli temannya lagi bertengkar,dia justru memandang Rana
lekat..cowok ini mendekatinya
,"aku janji ra..suatu saat kau akan tahu nama belandaku yang pasti bukan
william tucker apalagi thomas jefferson,"ucap Rana,Ara tertawa lirih
bersamaan ada angkutan pedesaan lewat..Ara melihat jam tangannya sudah
menunjukkan pukul tiga malam..pantes para pedagang udah berangkat di pasar
pagi kota T.Ara mengucap syukur karena mereka bisa menumpang angkutan
pedesaan untuk pulang ke rumah..tidur pulas.mimpi tentang D kah
nanti?..yang pasti besok sekolah lagi deh!."
Senin, 11 April 2016
WARUNG GAIB bag 2(Ayuningrum)
,"entah tapi apa yang kupikirin,kenapa aku memutuskan naik..ya campuran
pengin adventure ama penasaran,"
,"udah deh ar..tahu nggak,ini seru kali..anak lain manis di rumah kita
bertamasya ke dunia gaib,"
,"bener tuh ar!."timpal Ana.
,"teman teman..aku melihat puncak sebuah gunung!."di sana!."tiba tiba Ara
berseru sambil menunjuk ke arah depan.
Semua memandang ke arah yang di tunjuk.Memang benar.Sebuah gunung besar
menjulang tinggi,hijau kebiruan.Lereng sebelah atas sampai ke puncak
tertutup kabut putih.
,"gunung apa ini?."tanya Lia,lalu dia menjawab sendiri,"jangan jangan ini
gunung wilis.
Ana dan Ara menjadi tegang..di atas gunung?."
mendadak belahan batang pohon beringin di mana ketiga cewek itu berada
bergerak turun ke bawah,menerobos kabut putih.samar-samar kelihatan puncak
gunung yang memiliki sebuah kawah luas.Udara mendadak berubah dingin hingga
Ara,Ana dan Lia menggigil.
,"aneh,kita tidak di bawa naik ke atas tapi malah turun ke bawah!."berseru
Lia,sedang Ara punya firasat di balik keanehan itu sesuatu akan terjadi.
,"aduh dingin sekali!."aku mau kencing tapi di mana!."Ana mengeluh,tubuh
terbungkuk-bungkuk.
,"Hai!batang pohon ini seperti melayang mau melempar kita ke bawah
sana!."berseru Lia
Ara yang juga menyadari kejanggalan itu segera berteriak
,"cepat menelungkup!."berpegang kuat kuat pada batang kayu!."Ana dan Lia
mengikuti apa yang di katakan dan di lakukan Ara.Namun sebelum
menelungkup,ketika berada di lereng gunung,di sebuah padang
rumput..mendadak belahan batang pohon beringin bergetar keras lalu
berhenti di tanah dengan keras tepatnya melenting ke bawah,semua berteriak
keras,mereka terpental jatuh bergedebug di tanah..Selagi ketiganya
kelabakan,belahan batang pohon beringin kembali melesat ke udara,menembus
kabut tebal di puncak gunung,lenyap dari pemandangan.
Ara pertama kali bangkit berdiri,dia melihat berkeliling dan hanya melihat
Ana serta Lia yang saat itu tengah berusaha berdiri.
Ara menatap ke langit,"pohon ini membawa kita ke puncak gunung lalu ke
lereng gunung tapi mana warungnya,"
,"apa yang harus kita lakukan di sini?."tanya Ana,"kita bisa mati
kedinginan,"bagaimana ini,kenapa kita percaya setan perempuan nggak
jelas?!."
,"apalagi ini malam hari,kita nggak mungkin nekad menuruni gunung ini dalam
kegelapan!."kata Lia
,"ini salah aku..kenapa begitu percaya wanita itu,ya tuhan,"kata Ara
gusar,nyesel tahuk!."tapi nasi telah jadi bubur..memangnya mampu pergi
kemana?."Ara tak menyangka mereka di bawa ke lereng atas gunung.
,"sudahlah..lebih baik kita cari apa githu agar hangat..ranting ranting
kayu..aku bawa korek,"ucap Lia
,"lebih baik kita diam aja di sini,yang penting bertahan semalam di
sini..,"ucap Ana
,"maafin aku ya,malam gelap begini rupa kita bisa berbuat apa?!ini daerah
serba asing bagi kita semua.Salah melangkah bisa celaka!."Ara menyahuti.
mereka mengumpulkan ranting ranting kayu lewat cahaya bulan yang sedang
purnama penuh di padang rumput ini.
,"tempat ini dingin dan angker,aku takut ada binatang buasnya.lalu tidak
mustahil ada hantu gentayangan di sekitar sini,aku rasa rasa mencium bau
kemenyan,"
,"hidungmu rusak kali an,aku tidak mencium bau apa apa!."kalaupun ada hantu
di sini,pasti kau di cekiknya duluan,"Ucap Lia.
Ana merengut..sedang Ara cuma senyum penuh penderitaan..dia sadar kalau
kedua sahabatnya emang adatnya begitu..kalau mereka masih bisa bersilang
pendapat artinya mereka masih punya semangat hidup di kondisi yang tidak
pasti seperti ini.
Tiba tiba Ana menjerit keras sambil menunjuk dengan tangan bergetar,mata
nyalang ke arah satu gundukan batu.
,"kuntilanak!."mulutmu comel!lihat di sana!.Ada hantu di dekat batu besar!."
Semua sama sama palingkan kepala ke arah beberapa gundukan batu besar.mata
mereka sama sama mendelik.Di atas salah satu gundukan batu yang gelap
karena tertutup bayang bayang pohon pohon besar tinggi di pinggiran
padang,tampak sosok berjubah panjang,anehnya tidak ada bagian tubuh yang
menyentuh batu.tubuh itu mengambang satu jengkal di atas gundukan batu.
Ara yang paling terkejut.perlahan mulutnya berucap
,"itu bukan hantu...,"
,"matamu katarak ya ar!."Kata Lia
,"jelas terlihat dari sini sosok makhluk itu tidak menyentuh
batu,mengambang di udara!di sekitar tubuhnya ada kabut.Di sini tidak ada
kabut!Dari hidungnya mengepul keluar asap!"
Ara tidak perdulikan ucapan Lia.Perlahan lahan dia melangkah mendekati
sosok mengambang.
,"oala ra!Kau pingin di cekik duluan oleh hantu itu!."kata Ana.
Lia walau merasa ragu perlahan lahan langkahkan kaki mengikuti si Ara.
,"lia..kau jangan pergi mengikuti mereka,"
tapi Lia tidak peduli..dia tetap bergerak menyusul Ara.Sambil menekap
perutnya,Ana terpaksa mengikuti pula walau dengan tengkuk terasa dingin.
Di depan sana gundukan batu besar di atas mana orang berjubah duduk
mengambang pancarkan hawa luar biasa dingin.Sosok di atasnya seperti
mengepul.
Ara sampai di depan gundukan batu,hentikan langkah,menatap ke arah orang
yang mengambang bersila.
,"seperti tengah bersemedi kayak di film babad tanah leluhur..,"kata Lia
dalam hati dan tak mau melangkah lebih dekat.Sementara Ana memperhatikan
tidak berkedip dan sengaja berdiri menjauh.
,"ken amiati,engkaukah ini?."
Ara menyapa.Tak ada jawaban,sosok yang mengambang di atas batu tidak
bergerak.Di belakang Ara,Lia dan Ana memperhatikan dengan tegang.
,"ken amiati,Maafkan kalau kami mengganggu.Apa ini benar sosok dirimu?."aku
yang bertanya adalah orang yang pernah kau undang.Ingat?"
sepasang bahu makhluk di atas batu bergerak sedikit.Perlahan lahan kepala
berputar ke kiri ke arah Ara,Lia dan Ana.begitu wajah orang berjubah
terlihat jelas..Ana terpekik duluan,jatuh terduduk di tanah.
,"Apa kataku!."
sementara Ara sama Lia sama sama keluarkan suara tercekat,serentak mundur
satu langkah.Begitu kepalanya menghadap lurus ke arah mereka,terlihat jelas
ternyata wajah makhluk di atas batu itu merupakan tengkorak berwarna
putih,sepasang mata yang bolong gelap hitam angker.Pipi cekung mulut
menyeringai,barisan gigi tersingkap menakutkan!.
Tangan kiri makhluk muka tengkorak batu bergerak.Tangan yang tersingkap
dari lengan jubah hijau itu ternyata berupa tangan jerangkong alias hanya
tulang belulang.Tangan itu mengusap ke arah wajah.Mulut merenggang
keluarkan ucapan perlahan.
pengin adventure ama penasaran,"
,"udah deh ar..tahu nggak,ini seru kali..anak lain manis di rumah kita
bertamasya ke dunia gaib,"
,"bener tuh ar!."timpal Ana.
,"teman teman..aku melihat puncak sebuah gunung!."di sana!."tiba tiba Ara
berseru sambil menunjuk ke arah depan.
Semua memandang ke arah yang di tunjuk.Memang benar.Sebuah gunung besar
menjulang tinggi,hijau kebiruan.Lereng sebelah atas sampai ke puncak
tertutup kabut putih.
,"gunung apa ini?."tanya Lia,lalu dia menjawab sendiri,"jangan jangan ini
gunung wilis.
Ana dan Ara menjadi tegang..di atas gunung?."
mendadak belahan batang pohon beringin di mana ketiga cewek itu berada
bergerak turun ke bawah,menerobos kabut putih.samar-samar kelihatan puncak
gunung yang memiliki sebuah kawah luas.Udara mendadak berubah dingin hingga
Ara,Ana dan Lia menggigil.
,"aneh,kita tidak di bawa naik ke atas tapi malah turun ke bawah!."berseru
Lia,sedang Ara punya firasat di balik keanehan itu sesuatu akan terjadi.
,"aduh dingin sekali!."aku mau kencing tapi di mana!."Ana mengeluh,tubuh
terbungkuk-bungkuk.
,"Hai!batang pohon ini seperti melayang mau melempar kita ke bawah
sana!."berseru Lia
Ara yang juga menyadari kejanggalan itu segera berteriak
,"cepat menelungkup!."berpegang kuat kuat pada batang kayu!."Ana dan Lia
mengikuti apa yang di katakan dan di lakukan Ara.Namun sebelum
menelungkup,ketika berada di lereng gunung,di sebuah padang
rumput..mendadak belahan batang pohon beringin bergetar keras lalu
berhenti di tanah dengan keras tepatnya melenting ke bawah,semua berteriak
keras,mereka terpental jatuh bergedebug di tanah..Selagi ketiganya
kelabakan,belahan batang pohon beringin kembali melesat ke udara,menembus
kabut tebal di puncak gunung,lenyap dari pemandangan.
Ara pertama kali bangkit berdiri,dia melihat berkeliling dan hanya melihat
Ana serta Lia yang saat itu tengah berusaha berdiri.
Ara menatap ke langit,"pohon ini membawa kita ke puncak gunung lalu ke
lereng gunung tapi mana warungnya,"
,"apa yang harus kita lakukan di sini?."tanya Ana,"kita bisa mati
kedinginan,"bagaimana ini,kenapa kita percaya setan perempuan nggak
jelas?!."
,"apalagi ini malam hari,kita nggak mungkin nekad menuruni gunung ini dalam
kegelapan!."kata Lia
,"ini salah aku..kenapa begitu percaya wanita itu,ya tuhan,"kata Ara
gusar,nyesel tahuk!."tapi nasi telah jadi bubur..memangnya mampu pergi
kemana?."Ara tak menyangka mereka di bawa ke lereng atas gunung.
,"sudahlah..lebih baik kita cari apa githu agar hangat..ranting ranting
kayu..aku bawa korek,"ucap Lia
,"lebih baik kita diam aja di sini,yang penting bertahan semalam di
sini..,"ucap Ana
,"maafin aku ya,malam gelap begini rupa kita bisa berbuat apa?!ini daerah
serba asing bagi kita semua.Salah melangkah bisa celaka!."Ara menyahuti.
mereka mengumpulkan ranting ranting kayu lewat cahaya bulan yang sedang
purnama penuh di padang rumput ini.
,"tempat ini dingin dan angker,aku takut ada binatang buasnya.lalu tidak
mustahil ada hantu gentayangan di sekitar sini,aku rasa rasa mencium bau
kemenyan,"
,"hidungmu rusak kali an,aku tidak mencium bau apa apa!."kalaupun ada hantu
di sini,pasti kau di cekiknya duluan,"Ucap Lia.
Ana merengut..sedang Ara cuma senyum penuh penderitaan..dia sadar kalau
kedua sahabatnya emang adatnya begitu..kalau mereka masih bisa bersilang
pendapat artinya mereka masih punya semangat hidup di kondisi yang tidak
pasti seperti ini.
Tiba tiba Ana menjerit keras sambil menunjuk dengan tangan bergetar,mata
nyalang ke arah satu gundukan batu.
,"kuntilanak!."mulutmu comel!lihat di sana!.Ada hantu di dekat batu besar!."
Semua sama sama palingkan kepala ke arah beberapa gundukan batu besar.mata
mereka sama sama mendelik.Di atas salah satu gundukan batu yang gelap
karena tertutup bayang bayang pohon pohon besar tinggi di pinggiran
padang,tampak sosok berjubah panjang,anehnya tidak ada bagian tubuh yang
menyentuh batu.tubuh itu mengambang satu jengkal di atas gundukan batu.
Ara yang paling terkejut.perlahan mulutnya berucap
,"itu bukan hantu...,"
,"matamu katarak ya ar!."Kata Lia
,"jelas terlihat dari sini sosok makhluk itu tidak menyentuh
batu,mengambang di udara!di sekitar tubuhnya ada kabut.Di sini tidak ada
kabut!Dari hidungnya mengepul keluar asap!"
Ara tidak perdulikan ucapan Lia.Perlahan lahan dia melangkah mendekati
sosok mengambang.
,"oala ra!Kau pingin di cekik duluan oleh hantu itu!."kata Ana.
Lia walau merasa ragu perlahan lahan langkahkan kaki mengikuti si Ara.
,"lia..kau jangan pergi mengikuti mereka,"
tapi Lia tidak peduli..dia tetap bergerak menyusul Ara.Sambil menekap
perutnya,Ana terpaksa mengikuti pula walau dengan tengkuk terasa dingin.
Di depan sana gundukan batu besar di atas mana orang berjubah duduk
mengambang pancarkan hawa luar biasa dingin.Sosok di atasnya seperti
mengepul.
Ara sampai di depan gundukan batu,hentikan langkah,menatap ke arah orang
yang mengambang bersila.
,"seperti tengah bersemedi kayak di film babad tanah leluhur..,"kata Lia
dalam hati dan tak mau melangkah lebih dekat.Sementara Ana memperhatikan
tidak berkedip dan sengaja berdiri menjauh.
,"ken amiati,engkaukah ini?."
Ara menyapa.Tak ada jawaban,sosok yang mengambang di atas batu tidak
bergerak.Di belakang Ara,Lia dan Ana memperhatikan dengan tegang.
,"ken amiati,Maafkan kalau kami mengganggu.Apa ini benar sosok dirimu?."aku
yang bertanya adalah orang yang pernah kau undang.Ingat?"
sepasang bahu makhluk di atas batu bergerak sedikit.Perlahan lahan kepala
berputar ke kiri ke arah Ara,Lia dan Ana.begitu wajah orang berjubah
terlihat jelas..Ana terpekik duluan,jatuh terduduk di tanah.
,"Apa kataku!."
sementara Ara sama Lia sama sama keluarkan suara tercekat,serentak mundur
satu langkah.Begitu kepalanya menghadap lurus ke arah mereka,terlihat jelas
ternyata wajah makhluk di atas batu itu merupakan tengkorak berwarna
putih,sepasang mata yang bolong gelap hitam angker.Pipi cekung mulut
menyeringai,barisan gigi tersingkap menakutkan!.
Tangan kiri makhluk muka tengkorak batu bergerak.Tangan yang tersingkap
dari lengan jubah hijau itu ternyata berupa tangan jerangkong alias hanya
tulang belulang.Tangan itu mengusap ke arah wajah.Mulut merenggang
keluarkan ucapan perlahan.
WARUNG GAIB bag 1(Ayuningrum).
WARUNG GAIB bag 1(Ayuningrum).
Emang masa sekolah itu menyenangkan sekaligus bikin boring kalau jam
pelajaran di tambah karena ada pelajaran malam,Jam delapan sampai sepuluh
malam di bulan Muharram..Malam jum'at kliwon.namanya Renungan Takwa..ya
membahas seputar agama sih..dan kalau pembicaranya pas pak Irwan
jluntrungnya ya sejarah yaitu sejarah Wali Songo.
,"na..ara mana?."kok nggak kelihatan batang hidungnya?."tanya Lia
,"ya di bawa badannya,"jawab Ana ogah ogahan.
.dia bener bener udah boring tapi pak Irwan masih ngoceh kayak beonya pak
Markum yang kalau Ana lewat selalu bilang warna
,"merah,hijau,kuning,sangkar sangkarnya!."bikin Ana pengin ngemut itu
burung sampai hilang seperti permen Pindy Mint yang dingin dingin
empuk,habis burung kok piktor alias pikiran kotor.
,"ara mana sih!."tadi ikut bu arini kok sekarang nggak muncul
muncul!."cerocos Lia memandang Ken yang asyik mendengarkan.
ya harus di akui Ken anak yang rajin..paling rajin dan paling pintar
diantara mereka.Ara lumayan tapi nggak pintar amat sih..,Lia sedang sedang
saja tapi pandai berkelahi..di antara keempat cewek ini Lia yang paling
kuat..kalau Ana..dipastikan yang paling tulalit tapi di pastikan juga yang
paling cakep.
Sementara di luar sana bawah pohon mangga..Ara lagi ngobrol sama
seseorang,siapa lagi kalau bukan Rana Purbaya..
,"rana..boleh aku nanya sekali lagi,kenapa beberapa makhluk gaib
memanggilmu seakan akan kau seorang penguasa dunia gaib?."Rana tertawa keras
,"ara..kau tahu apa sebutan seorang sinyo Belanda pemilik perkebunan?."
,"tuan muda,"
,"di zaman belanda..tuan muda sama pangeran atau raden itu kedudukannya
sama..kami feodal dari negeri asing sedang raden feodal pribumi..jadi
beberapa pribumi kadang memanggil sinyo macam aku..paduka raja muda karena
tuan muda."Ara manggut manggut
,"benar juga kamu!."lalu di mana rumahmu dulu rana?."
,"ya di sekitar sini,papiku adalah pemilik perkebunan teh dan kopi,"suatu
saat aku akan mengajakmu ke rumahku..aku janji..aku akan bawa kau ke sana
lewat kenanganku,"mendengar ini Ara tersenyum manis sekali.
Pak Irwan sudah keluar ruangan..anak anak di suruh istirahat sambil
mencatat dan sepuluh menit lagi dia datang buat membubarkan kelas.
Ara asyik mencatat buku Lia, datang Ana sambil cengar cengir
,"teman teman ayo kita kabur..pak irwan lagi main pacar pacaran!."seru
Ana,membuat Lia matanya langsung berbinar binar..menghampiri Ana sambil
membawa tasnya..Ara ingin mencegah kedua sahabatnya tapi akhirnya mengalah
ikut mereka berdua..mengendap ngendap dari pohon ke pohon karena pak Irwan
sama bu Arini ada di kursi taman halaman depan sekolah..
Rasanya benar benar freedom saat mereka keluar dari halaman sekolah.Agar
tidak ketahuan..mereka memutuskan berjalan dulu ke bawah,karena mereka akan
menumpang angkutan pedesaan dekat pohon beringin samping persawahan bawah
sekolah SMU.
Mereka sampai di pohon beringin..tapi ada aneh sama itu pohon beringin..tuh
pohon beringin bergoyang goyang dahannya padahal pohon asem di sekitarnya
diam mematung.
,"ra..tuh kenapa beringin bergoyang,lainnya diam aja masak anginnya pilih
kasih sih?,"tanya Lia
,"jangan jangan kita kualat sama pak irwan ningalin pergi tanpa pesan,"duh
aduh..Ana mulai mewek nihye!."
,"kualat..emang kita malin kundang na..,"
,"udah..jangan paranoid dulu ya na..siapa tahu ada kucing di sana,"ucap Ara
mendekati pohon beringin.
.ternyata ada seorang cewek cantik di sana berpakaian hijau dia memakai
mahkota yang aneh
,"siapa kau?."tanya Ara membuat kedua sahabatnya ketakutan dan berlindung
di belakang badan Ara,menatap wajah cantik di atas pohon beringin
,"namaku ken amiati..aku selir raja harimau yang menjaga warung gaib
dilereng gunung wilis..aku menyampaikan pesan rajaku bahwa kalian bisa
berbelanja aksesoris gaib yang akan menambah aura kecantikan kalian..jika
kalian terima undangan naiklah ke pohon beringin ini,"ucapnya setelah itu
dia mengambil mahkota emasnya yang berada di kepalanya berbentuk aneh kayak
atap rumah limas.
salah satu ujung lancip mahkota emas di torehkan di batang pohon
beringin,mulai dari bagian akar terus ke atas sampai ke ujung batang
yangada cabang serta dedaunan.
,"Rrrrttt!."torehan ujung mahkota emas membuat batang pohon beringin
terbelah menjadi dua.
Ken Amiati berdiri di atas salah satu belahan batang,sambil meletakkan
mahkota emas kembali ke atas kepalanya dia berkata
,"petiklah daun beringin,aksesoris gaib ini bisa di beli dari daun beringin
itu!,"aku akan kembali ke negeriku,
belahan batang pohon beringin ini aku tinggalkan mengambang di sini.
Waktu kalian hanya sampai matahari terbit.jika kalian berniat,naiklah ke
atas belahan batang pohon beringin ini,dalam sekejap batang itu akan
membawamu ke warung gaib..pelayan warung sudah menunggu di sana,"
Bagian akar dan cabang,ranting serta dedaunan belahan pohon beringin dimana
Ken Amiati berdiri bergetar mengeluarkan suara angin berkesiuran,membuat
daun daun pohon disekitar tempat itu bergoyang goyang dan debu berterbangan
ke udara.
Ken Amiati lambaikan tangan.
,"sang selir!."tunggu!."Ara berteriak
,"jangan banyak pertimbangan..ini kesempatan kalian menjadi cantik dan
berwibawa,"nasehat sang selir.
begitu selesai berucap,belahan batang pohon beringin di mana sang selir
berdiri bergerak.
Wusss!."Batang pohon bersama Ken melesat ke langit.Dalam sekejapan saja
kemudian lenyap dari pemandangan.
,"bagaimana ini!."Lia berseru.
sementara Ara menatap ke arah belahan batang pohon beringin yang mengambang
di udara.
,"kita sahabat..jika ara mutusin naik aku ikut,bagaimana kamu an?."Ana
mengangguk,Ara menoleh kepada kedua sahabatnya,Dia melompat,dalamsekejap
kini dia sudah berdiri di ujung belahan batang pohon beringin sambil
memegang erat erat satu cabang.Dedaunan dan akar pohon bergetar,mulai
mengeluarkan suara bersiur.
Lia memegang tangan Ana,bersama sama melompat ke arah belahan batang pohon
beringin.belum selang berapa lama,ketiganya melayang di udara,di langit
banyak bintang bintang,di antara sang purnama yang tampak bulat besar dan
kuningkeemasan,belahan pohon beringin membawa mereka terbang ke arah
timur.sambil memegang kuat kuat salah satu cabang pohon beringin Ara yang
berdiri paling ujung berkata perlahan di bawah deru angin.
Emang masa sekolah itu menyenangkan sekaligus bikin boring kalau jam
pelajaran di tambah karena ada pelajaran malam,Jam delapan sampai sepuluh
malam di bulan Muharram..Malam jum'at kliwon.namanya Renungan Takwa..ya
membahas seputar agama sih..dan kalau pembicaranya pas pak Irwan
jluntrungnya ya sejarah yaitu sejarah Wali Songo.
,"na..ara mana?."kok nggak kelihatan batang hidungnya?."tanya Lia
,"ya di bawa badannya,"jawab Ana ogah ogahan.
.dia bener bener udah boring tapi pak Irwan masih ngoceh kayak beonya pak
Markum yang kalau Ana lewat selalu bilang warna
,"merah,hijau,kuning,sangkar sangkarnya!."bikin Ana pengin ngemut itu
burung sampai hilang seperti permen Pindy Mint yang dingin dingin
empuk,habis burung kok piktor alias pikiran kotor.
,"ara mana sih!."tadi ikut bu arini kok sekarang nggak muncul
muncul!."cerocos Lia memandang Ken yang asyik mendengarkan.
ya harus di akui Ken anak yang rajin..paling rajin dan paling pintar
diantara mereka.Ara lumayan tapi nggak pintar amat sih..,Lia sedang sedang
saja tapi pandai berkelahi..di antara keempat cewek ini Lia yang paling
kuat..kalau Ana..dipastikan yang paling tulalit tapi di pastikan juga yang
paling cakep.
Sementara di luar sana bawah pohon mangga..Ara lagi ngobrol sama
seseorang,siapa lagi kalau bukan Rana Purbaya..
,"rana..boleh aku nanya sekali lagi,kenapa beberapa makhluk gaib
memanggilmu seakan akan kau seorang penguasa dunia gaib?."Rana tertawa keras
,"ara..kau tahu apa sebutan seorang sinyo Belanda pemilik perkebunan?."
,"tuan muda,"
,"di zaman belanda..tuan muda sama pangeran atau raden itu kedudukannya
sama..kami feodal dari negeri asing sedang raden feodal pribumi..jadi
beberapa pribumi kadang memanggil sinyo macam aku..paduka raja muda karena
tuan muda."Ara manggut manggut
,"benar juga kamu!."lalu di mana rumahmu dulu rana?."
,"ya di sekitar sini,papiku adalah pemilik perkebunan teh dan kopi,"suatu
saat aku akan mengajakmu ke rumahku..aku janji..aku akan bawa kau ke sana
lewat kenanganku,"mendengar ini Ara tersenyum manis sekali.
Pak Irwan sudah keluar ruangan..anak anak di suruh istirahat sambil
mencatat dan sepuluh menit lagi dia datang buat membubarkan kelas.
Ara asyik mencatat buku Lia, datang Ana sambil cengar cengir
,"teman teman ayo kita kabur..pak irwan lagi main pacar pacaran!."seru
Ana,membuat Lia matanya langsung berbinar binar..menghampiri Ana sambil
membawa tasnya..Ara ingin mencegah kedua sahabatnya tapi akhirnya mengalah
ikut mereka berdua..mengendap ngendap dari pohon ke pohon karena pak Irwan
sama bu Arini ada di kursi taman halaman depan sekolah..
Rasanya benar benar freedom saat mereka keluar dari halaman sekolah.Agar
tidak ketahuan..mereka memutuskan berjalan dulu ke bawah,karena mereka akan
menumpang angkutan pedesaan dekat pohon beringin samping persawahan bawah
sekolah SMU.
Mereka sampai di pohon beringin..tapi ada aneh sama itu pohon beringin..tuh
pohon beringin bergoyang goyang dahannya padahal pohon asem di sekitarnya
diam mematung.
,"ra..tuh kenapa beringin bergoyang,lainnya diam aja masak anginnya pilih
kasih sih?,"tanya Lia
,"jangan jangan kita kualat sama pak irwan ningalin pergi tanpa pesan,"duh
aduh..Ana mulai mewek nihye!."
,"kualat..emang kita malin kundang na..,"
,"udah..jangan paranoid dulu ya na..siapa tahu ada kucing di sana,"ucap Ara
mendekati pohon beringin.
.ternyata ada seorang cewek cantik di sana berpakaian hijau dia memakai
mahkota yang aneh
,"siapa kau?."tanya Ara membuat kedua sahabatnya ketakutan dan berlindung
di belakang badan Ara,menatap wajah cantik di atas pohon beringin
,"namaku ken amiati..aku selir raja harimau yang menjaga warung gaib
dilereng gunung wilis..aku menyampaikan pesan rajaku bahwa kalian bisa
berbelanja aksesoris gaib yang akan menambah aura kecantikan kalian..jika
kalian terima undangan naiklah ke pohon beringin ini,"ucapnya setelah itu
dia mengambil mahkota emasnya yang berada di kepalanya berbentuk aneh kayak
atap rumah limas.
salah satu ujung lancip mahkota emas di torehkan di batang pohon
beringin,mulai dari bagian akar terus ke atas sampai ke ujung batang
yangada cabang serta dedaunan.
,"Rrrrttt!."torehan ujung mahkota emas membuat batang pohon beringin
terbelah menjadi dua.
Ken Amiati berdiri di atas salah satu belahan batang,sambil meletakkan
mahkota emas kembali ke atas kepalanya dia berkata
,"petiklah daun beringin,aksesoris gaib ini bisa di beli dari daun beringin
itu!,"aku akan kembali ke negeriku,
belahan batang pohon beringin ini aku tinggalkan mengambang di sini.
Waktu kalian hanya sampai matahari terbit.jika kalian berniat,naiklah ke
atas belahan batang pohon beringin ini,dalam sekejap batang itu akan
membawamu ke warung gaib..pelayan warung sudah menunggu di sana,"
Bagian akar dan cabang,ranting serta dedaunan belahan pohon beringin dimana
Ken Amiati berdiri bergetar mengeluarkan suara angin berkesiuran,membuat
daun daun pohon disekitar tempat itu bergoyang goyang dan debu berterbangan
ke udara.
Ken Amiati lambaikan tangan.
,"sang selir!."tunggu!."Ara berteriak
,"jangan banyak pertimbangan..ini kesempatan kalian menjadi cantik dan
berwibawa,"nasehat sang selir.
begitu selesai berucap,belahan batang pohon beringin di mana sang selir
berdiri bergerak.
Wusss!."Batang pohon bersama Ken melesat ke langit.Dalam sekejapan saja
kemudian lenyap dari pemandangan.
,"bagaimana ini!."Lia berseru.
sementara Ara menatap ke arah belahan batang pohon beringin yang mengambang
di udara.
,"kita sahabat..jika ara mutusin naik aku ikut,bagaimana kamu an?."Ana
mengangguk,Ara menoleh kepada kedua sahabatnya,Dia melompat,dalamsekejap
kini dia sudah berdiri di ujung belahan batang pohon beringin sambil
memegang erat erat satu cabang.Dedaunan dan akar pohon bergetar,mulai
mengeluarkan suara bersiur.
Lia memegang tangan Ana,bersama sama melompat ke arah belahan batang pohon
beringin.belum selang berapa lama,ketiganya melayang di udara,di langit
banyak bintang bintang,di antara sang purnama yang tampak bulat besar dan
kuningkeemasan,belahan pohon beringin membawa mereka terbang ke arah
timur.sambil memegang kuat kuat salah satu cabang pohon beringin Ara yang
berdiri paling ujung berkata perlahan di bawah deru angin.
TAMU NYAI RORO KIDUL bag 4(Ayuningrum)
Njawamu piye nduk..ambek Presiden kok kaya uwong sir siran(maupun apa anak
gadis sama Presiden kok kaya pacaran beda kalangan).
Dan kerang besar ini sepertinya juga nggak ada dalam pelajaran
Biologi..mana ada spesies kerang sebesar itu jangan jangan kerang makanan
dinosaurus yang di laut?."
bikin Ara bergidik ngeri sambil melirik pak Sarmin yang juga merasakan hal
yang sama karena itu saat mereka menawarkan mampir ke stan sebentar
keduanya kompak menolak, ingin pulang secepatnya.
Ada lagi keanehan tempat ini..pengunjung pameran semua cowok
cantik,pokoknya kalau buaya darat..sudah tergoda mereka..malas pulang!."
,"ya tidak apa apa kalau kangmas tidak mau mampir.Namun pulang hati hati
ya."kata salah satu wanita cantik itu sambil memberikan ongkos yang menurut
lumayan besar untuk waktu,Ara jadi saksi hidup karena di berikan di depan
hidungnya.
Angdes itu meninggalkan stan pameran sambil mengklakson Srikandi cantik
penjaga pameran yang tersenyum indah.Kira kira jarak sepuluh meter dari
pintu kompleks pameran..kini angdesnya ada di bibir pantai selatan di kota
T.Mereka berdua hanya bisa bengong untuk beberapa saat.Pak Sarmin mencoba
menjalankan angdesnya menjauhi pantai.Suara gemuruh ombak terdengar sangat
jelas.
,"ra,Mungkin kita telah mengantarkan penghuni gaib sedang U ke pameran gaib
keraton kidul di pantai selatan bukan istana merdeka Republik
Indonesia,"jelas Pak Sarmin yang merogoh saku bajunya..dan lembaran eyang
harto lagi mesem alias lima puluh ribu kini berganti lembaran rumput
laut,bukankah saat di terima tadi itu benar benar uang?."
,"tidak apa apa.besok pasti pak sarmin mendapat gantinya,yang penting kita
selamat,"ucap Ara.
Lelaki setengah baya itu mengangguk.
,"kita ke warung dekat sini dulu ya mbak..bapak masih gemetar,mau minum
kopi susu dulu,"ucap Pak Sarmin ,Ara mengangguk.
Saat itu pintu mobil di gedor..Pak Ara dan Sarmin saling
berpandangan..manusia apa bukan yang mengedor pintu angdes.
,"siapa?."tanya pak Sarmin menyalakan lampu mobil dan di depannya ada
montor yang Ara tahu siapa pemiliknya?."
Siapa lagi kalau bukan Arya karmapala..dia berbalik ke arah pintu yang
sudah pak Sarmin buka!."ya cowok itu adalah Arya Karmapala,Cowok yang di
rindukannya.
,"kalian baik baik saja?."tanya Arya panik memandang Ara penuh mesra.Mereka
saling berpandangan
,"kasihan..keduanya masih saling mencintai ini pasti ulah si kentung genit
itu,"gerutu pak Sarmin dalam hati.
Sementara itu di rumah Darmi,Ken tampak bete berat karena Arya tidak tampak
batang hidungnya..Jelas saja dia jadi ejekan Lia sama Ara yang berdue
menyanyi lagu malam minggu milik PMR
BANJIR DI MALAM MINGGU-PMR (Pengantar Minum Racun)
Hujan di malam minggu
aku tak datang padamu
Bukan aku tak mau sayang
hujan di malam minggu 2× Tanjung katung airnya biru
Pantai jernih indah lautnya
Terkatung-katung menunggu-nunggu
aku bercermin untuk siapa
Terkatung-katung menunggu-nunggu
Aku menyanyi lagu merana
Aku menunggu sampai jam satu
Namun kau tak datang juga
Mana janjimu mana sumpahmu
Yang s'lalu kau ucapkan dulu
Katanya gunung akan kau daki
Lautan luas engkau sebrangi
Tapi mengapa karena hujan saja
Engkau takut dan batalkan janji
Aku telah berjanji,berjumpa dimalam itu
Tapi aku tak datang sayang,hujan di malam minggu 2x
Hujan di malam minggu,engkau tak datang padaku
Bukan aku tak mau sayang
hujan di malam minggu 2x
Ken mendengus marah..melempar bantal kursi ke muka Lia tapi kali ini Lia
nggak marah malah makin cekakakan karena dendam membaranya terbalas sudah
sedang Darmi hanya geleng geleng kepala.
Gempuran ombak membelah bibir pantai dan karang karang di pantai ini..Ara
menatap laut selatan ini..
Di belakangnya Arya Karmapala datang mendekat
,"ra..kau sudah tenang sekarang?."tanyanya lembut
,Ara berbalik dan tersenyum pada Arya..membuat hati cowok itu berdebur
hebat seperti ombak laut selatan
,"aku masih sangat...sangat mencintaimu!."bisik hati Arya.
,"kak arya..kenapa kau di sini?."
,"aku sengaja membututimu ra..karena tadi aku ketemu mereka bertiga saat
aku mau ke rumah darmi..mereka mempunyai cupit seperti laba laba..jadi saat
melihat kau di bawa pak Sarmin aku segera mengikutimu,aku takut mereka
numpang angdes yang kau naiki."dan ternyata benar,"jelas Arya.
Ara tersenyum lagi..dia tidak secanggung dulu sama cowok..ini pasti didikan
Rana Purbaya,Jadi kangen deh!."
,"tadi aku sempat shock berat lho ra..karena angdes pak sarmin yang kau
naiki mengambang di atas laut seperti perahu dan bisa berjalan seperti
perahu..yang bisa ku lakukan hanya berdoa pada tuhan agar kau selamat..dan
syukur ra..angdes itu berjalan kembali ke pantai."
mendengar itu Ara menutup mulutnya lalu memegang kerah bajunya untuk
menetralisir takutnya..Tapi sedetik kemudian dia berteriak heboh saat ada
bintang jatuh dan menari nari..Arya menaikkan alisnya..Dia tidak pernah
melihat Ara seceria ini..harus di akui cowok hitam manis kalau ini malam
minggu paling indah dalam hidupnya.
gadis sama Presiden kok kaya pacaran beda kalangan).
Dan kerang besar ini sepertinya juga nggak ada dalam pelajaran
Biologi..mana ada spesies kerang sebesar itu jangan jangan kerang makanan
dinosaurus yang di laut?."
bikin Ara bergidik ngeri sambil melirik pak Sarmin yang juga merasakan hal
yang sama karena itu saat mereka menawarkan mampir ke stan sebentar
keduanya kompak menolak, ingin pulang secepatnya.
Ada lagi keanehan tempat ini..pengunjung pameran semua cowok
cantik,pokoknya kalau buaya darat..sudah tergoda mereka..malas pulang!."
,"ya tidak apa apa kalau kangmas tidak mau mampir.Namun pulang hati hati
ya."kata salah satu wanita cantik itu sambil memberikan ongkos yang menurut
lumayan besar untuk waktu,Ara jadi saksi hidup karena di berikan di depan
hidungnya.
Angdes itu meninggalkan stan pameran sambil mengklakson Srikandi cantik
penjaga pameran yang tersenyum indah.Kira kira jarak sepuluh meter dari
pintu kompleks pameran..kini angdesnya ada di bibir pantai selatan di kota
T.Mereka berdua hanya bisa bengong untuk beberapa saat.Pak Sarmin mencoba
menjalankan angdesnya menjauhi pantai.Suara gemuruh ombak terdengar sangat
jelas.
,"ra,Mungkin kita telah mengantarkan penghuni gaib sedang U ke pameran gaib
keraton kidul di pantai selatan bukan istana merdeka Republik
Indonesia,"jelas Pak Sarmin yang merogoh saku bajunya..dan lembaran eyang
harto lagi mesem alias lima puluh ribu kini berganti lembaran rumput
laut,bukankah saat di terima tadi itu benar benar uang?."
,"tidak apa apa.besok pasti pak sarmin mendapat gantinya,yang penting kita
selamat,"ucap Ara.
Lelaki setengah baya itu mengangguk.
,"kita ke warung dekat sini dulu ya mbak..bapak masih gemetar,mau minum
kopi susu dulu,"ucap Pak Sarmin ,Ara mengangguk.
Saat itu pintu mobil di gedor..Pak Ara dan Sarmin saling
berpandangan..manusia apa bukan yang mengedor pintu angdes.
,"siapa?."tanya pak Sarmin menyalakan lampu mobil dan di depannya ada
montor yang Ara tahu siapa pemiliknya?."
Siapa lagi kalau bukan Arya karmapala..dia berbalik ke arah pintu yang
sudah pak Sarmin buka!."ya cowok itu adalah Arya Karmapala,Cowok yang di
rindukannya.
,"kalian baik baik saja?."tanya Arya panik memandang Ara penuh mesra.Mereka
saling berpandangan
,"kasihan..keduanya masih saling mencintai ini pasti ulah si kentung genit
itu,"gerutu pak Sarmin dalam hati.
Sementara itu di rumah Darmi,Ken tampak bete berat karena Arya tidak tampak
batang hidungnya..Jelas saja dia jadi ejekan Lia sama Ara yang berdue
menyanyi lagu malam minggu milik PMR
BANJIR DI MALAM MINGGU-PMR (Pengantar Minum Racun)
Hujan di malam minggu
aku tak datang padamu
Bukan aku tak mau sayang
hujan di malam minggu 2× Tanjung katung airnya biru
Pantai jernih indah lautnya
Terkatung-katung menunggu-nunggu
aku bercermin untuk siapa
Terkatung-katung menunggu-nunggu
Aku menyanyi lagu merana
Aku menunggu sampai jam satu
Namun kau tak datang juga
Mana janjimu mana sumpahmu
Yang s'lalu kau ucapkan dulu
Katanya gunung akan kau daki
Lautan luas engkau sebrangi
Tapi mengapa karena hujan saja
Engkau takut dan batalkan janji
Aku telah berjanji,berjumpa dimalam itu
Tapi aku tak datang sayang,hujan di malam minggu 2x
Hujan di malam minggu,engkau tak datang padaku
Bukan aku tak mau sayang
hujan di malam minggu 2x
Ken mendengus marah..melempar bantal kursi ke muka Lia tapi kali ini Lia
nggak marah malah makin cekakakan karena dendam membaranya terbalas sudah
sedang Darmi hanya geleng geleng kepala.
Gempuran ombak membelah bibir pantai dan karang karang di pantai ini..Ara
menatap laut selatan ini..
Di belakangnya Arya Karmapala datang mendekat
,"ra..kau sudah tenang sekarang?."tanyanya lembut
,Ara berbalik dan tersenyum pada Arya..membuat hati cowok itu berdebur
hebat seperti ombak laut selatan
,"aku masih sangat...sangat mencintaimu!."bisik hati Arya.
,"kak arya..kenapa kau di sini?."
,"aku sengaja membututimu ra..karena tadi aku ketemu mereka bertiga saat
aku mau ke rumah darmi..mereka mempunyai cupit seperti laba laba..jadi saat
melihat kau di bawa pak Sarmin aku segera mengikutimu,aku takut mereka
numpang angdes yang kau naiki."dan ternyata benar,"jelas Arya.
Ara tersenyum lagi..dia tidak secanggung dulu sama cowok..ini pasti didikan
Rana Purbaya,Jadi kangen deh!."
,"tadi aku sempat shock berat lho ra..karena angdes pak sarmin yang kau
naiki mengambang di atas laut seperti perahu dan bisa berjalan seperti
perahu..yang bisa ku lakukan hanya berdoa pada tuhan agar kau selamat..dan
syukur ra..angdes itu berjalan kembali ke pantai."
mendengar itu Ara menutup mulutnya lalu memegang kerah bajunya untuk
menetralisir takutnya..Tapi sedetik kemudian dia berteriak heboh saat ada
bintang jatuh dan menari nari..Arya menaikkan alisnya..Dia tidak pernah
melihat Ara seceria ini..harus di akui cowok hitam manis kalau ini malam
minggu paling indah dalam hidupnya.
TAMU NYAI RORO KIDUL bag 3(Ayuningrum)
.Ara memandangnya heran..Mengapa mereka berpakaian..seperti orang masa
lalu tapi Ara nggak terlalu kaget karena di alun alun ada pameran jadi
pasti ada pertunjukan seni yang mix antara seni modern yaitu group band
macam dewa 19,stinky,kahitna dll,orkes melayu dangdut,biasanya kalau
lokal dari Surabaya sedang yang dari Ibu Kota biasa SONETA milik Wak Haji
Oma Irama.
Sedang yang seni tradisional biasanya ludruk sama sendratari..pasti yang di
depan ini adalah para penari.Malam ini setelah mengantarkannya pasti pak
Sarmin ke alun alun kota,kesempatan mencari rezeki karena acara seperti ini
biasanya lewat tengah malam sehingga angkutan umum sudah banyak yang tidak
beroperasi lagi hingga saingan sikit paling yang ngengkel andong ama
becak..ya kalau yang dekat iya iyalah tapi kalau jauh ya lemah letih lesu
perlu Sangobion.
Setelah mereka masuk..pak Sarmin langsung mengarahkan angdesnya ke tempat
tujuan.
Selama perjalanan mereka mengajak Ara ngobrol tapi sempat merasa kikuk
karena para putri itu mengajak bicara dengan bahasa halus.Sangat halus
karena sepertinya sering di pakai di kalangan istana.Bahkan memanggil Pak
Sarmin Kangmas itu kata Lia namanya pemborosan,udah karena Kang sama Mas
artinya sama jadi kuadrat contoh:Kakak Kakak:Kang Mas,itu sebabnya orang
Jawa nggak bisa Kaya karena boros bahkan soal kata panggilan.
Penulis akui sering merendahkan suku sendiri kenapa sih orang jawa item
tidak putih mirip Basuki Tjahaya Purnama tapi mirip Pak Mahfud MD..padahal
kalau di sadari itu membuat kita jadi meniru suku lain..Mau putih kayak Koh
Ahok jadinya pakai bedak bedak mengandung bahan kimia berbahaya,hidup
mancung seperti hidung Nadya Hutagalung di jepit pakai penjepit baju(cantik
itu sakit neng).
Nadya Hutagalung..mantan VJ MTV 90-an.
Daftar VJ
MTV 1990-an
stasiun televisi milik MTV pertama kali ditayangkan di Indonesia tanggal 18
Januari 1993 di ANTV. Pada tahun-tahunberikutnya, bermunculan para VJ yang
keren dan jadi idola anak muda. Selain para VJ tersebut rata-rata
berpenampilan cantik dan ganteng, mereka juga fasih berbahasa Inggris dan
punya banyolan yang smart. Tidak seperti para host di berbagai acara musik
lokal sekarang ini yang gemar meledek dan bergosip.Siapa saja mantan VJ MTV
yang paling keren dan bagaimana kabar mereka sekarang? Simak daftarnya di
bawah ini untuk mencari tahu perkembangan mereka.
1. Nadya Hutagalung
Waktu MTV Asia ditayangkan dari Singapura pada tahun 1995, Nadya adalah
salah satu VJ pertamanya. Sekarang perempuan cantik berusia 40 tahun ini
tinggal di Singapura dan tampil di TV sebagai juri di Asia's NextTop Model.
Ia mempunyai 3 anak danmempraktekkan Buddhisme.
2. Jamie Aditya
Jamie mulai berkarir sebagai VJ di MTV Asia dan MTV Indonesia di
tahun1990-an. Tahun 2001 ia menghentikanaktivitasnya sebagai VJ karena
ibunya sakit dan pindah ke Australia. Sekarang ia kadang bermain di film
layar lebar dan bermusik bersama beberapa band indie.3. Sarah Sechan
Sarah mulai dikenal masyarakat Indonesia saat jadi VJ MTV di tahun 90-an.
Ia mendapatkan penghargaan MTV Nokia Jukebox Music Is My Life karena
kesuksesannya sebagai VJ. Sarah sekarang sibuk bekerja sebagai Wakil
Pemimpin Redaksi Majalah Cosmo Girl, presenter di NET TV, serta bintang
iklan.
.padahal orang barat sono katanya suka kulit eksostis gadis
Indonesia..mungkin di Amerika Serikat sono..Pak Mahfud MD mungkin lebih
jadi Idola di bandingkan Koh Ahok.
Dulu waktu penulis kecil sebenarnya Anti Tionghoa itu bukan sekarang zaman
geger gubenur Ahok dulu juga..penulis lihatnya karena faktor ekonomi..orang
kadang melihat orang Tionghoa berhasil bisnisnya,
.Bisa jadi bos,padahal kalau orang pribumi kalau kerja keras juga bisa
kaya..Abdul Latief,kalau sekarang yang fenomenal Chaerul Tanjung,Aburizal
Bakrie..jadi bukan Ras atau suku tapi kinerjanya.
Dengan sesama temannya para cewek juga memanggil dengan panggilan khas masa
lalu yaitu Kangmbok pada yang lebih tua dan Nyimas pada yang lebih muda.
,"wah seperti terlempar pada masa lalu,"batin Ara sedikit geli.Wanita yang
ada di depannya tepat itu memandangnya seakan tahu apa isi hatinya.
Tiba tiba wanita yang duduk di samping Ara mengatakan
kalau sudah sampai di alun alun.
Ara terperanjat..baru kali ini pameran di kotanya punya stan yang
mewah..penuh ornamen indah..seperti pameran untuk kalangan elite yang
tinggal di real estate bukan elite singkatan dari ekonomi sulit alias
miskin yang kalau sekarang butuh kartu KIP,KIS ama KKS dari Mas Joko
Presiden Republik Indonesia ke 7.
Dan sepertinya pameran ini kok tidak sama seperti pameran yang biasanya di
alun alun..apa ganti konsep tapi kok dia tak tahu padahal bapaknya yang
merupakan PNS bagian Omar Bakrie tapi nyambi dagang kelapa ke
Surabaya,kirimnya sabtu sore.. langganan koran Jawa Pos ama majalah Jaya
Baya dan Panjebar Semangat.. kedua kalawarti Jawa yang sekarang udah
Almarhum sering gambar sampulnya,Putri Ama Pangeran dari keraton Yogja sama
Solo..Aku seneng banget dulu waktu sampulnya mbak Tata isteri mas Tomi
Soeharto..ayu tenan kalau bahasa jawa ayune uleng ulengan bahkan buat temen
temen yang seneng ama wajah ayu tur njawani milik mbak tata katanya seayu
nyai Roro Kidul..he..he..
Ada ada aja!."
kompleks pameran itu di jaga sama wanita cantik berbaju hijau dengan
membawa panah dan busur panah seperti Srikandi.
Mereka di ijinkan masuk..di sebuah stan berisi aksesoris dan peralatan
rumah tangga dari kerang..piring,hiasan dinding bahkan ada tempat tidur
dari kerang yang besar banget..sepertinya di berita berita yang Ara tonton
Di TVRI,TV nya eyang Harto yang setiap bulan kita bayar iuran seperti
listrik ,yang lama lama setelah TV swasta menjamur..nggak ada lagi
iuran,tahu sebabnya tanya Eyang Harto..Lha di Istana sedang aku di gubuk
derita.
lalu tapi Ara nggak terlalu kaget karena di alun alun ada pameran jadi
pasti ada pertunjukan seni yang mix antara seni modern yaitu group band
macam dewa 19,stinky,kahitna dll,orkes melayu dangdut,biasanya kalau
lokal dari Surabaya sedang yang dari Ibu Kota biasa SONETA milik Wak Haji
Oma Irama.
Sedang yang seni tradisional biasanya ludruk sama sendratari..pasti yang di
depan ini adalah para penari.Malam ini setelah mengantarkannya pasti pak
Sarmin ke alun alun kota,kesempatan mencari rezeki karena acara seperti ini
biasanya lewat tengah malam sehingga angkutan umum sudah banyak yang tidak
beroperasi lagi hingga saingan sikit paling yang ngengkel andong ama
becak..ya kalau yang dekat iya iyalah tapi kalau jauh ya lemah letih lesu
perlu Sangobion.
Setelah mereka masuk..pak Sarmin langsung mengarahkan angdesnya ke tempat
tujuan.
Selama perjalanan mereka mengajak Ara ngobrol tapi sempat merasa kikuk
karena para putri itu mengajak bicara dengan bahasa halus.Sangat halus
karena sepertinya sering di pakai di kalangan istana.Bahkan memanggil Pak
Sarmin Kangmas itu kata Lia namanya pemborosan,udah karena Kang sama Mas
artinya sama jadi kuadrat contoh:Kakak Kakak:Kang Mas,itu sebabnya orang
Jawa nggak bisa Kaya karena boros bahkan soal kata panggilan.
Penulis akui sering merendahkan suku sendiri kenapa sih orang jawa item
tidak putih mirip Basuki Tjahaya Purnama tapi mirip Pak Mahfud MD..padahal
kalau di sadari itu membuat kita jadi meniru suku lain..Mau putih kayak Koh
Ahok jadinya pakai bedak bedak mengandung bahan kimia berbahaya,hidup
mancung seperti hidung Nadya Hutagalung di jepit pakai penjepit baju(cantik
itu sakit neng).
Nadya Hutagalung..mantan VJ MTV 90-an.
Daftar VJ
MTV 1990-an
stasiun televisi milik MTV pertama kali ditayangkan di Indonesia tanggal 18
Januari 1993 di ANTV. Pada tahun-tahunberikutnya, bermunculan para VJ yang
keren dan jadi idola anak muda. Selain para VJ tersebut rata-rata
berpenampilan cantik dan ganteng, mereka juga fasih berbahasa Inggris dan
punya banyolan yang smart. Tidak seperti para host di berbagai acara musik
lokal sekarang ini yang gemar meledek dan bergosip.Siapa saja mantan VJ MTV
yang paling keren dan bagaimana kabar mereka sekarang? Simak daftarnya di
bawah ini untuk mencari tahu perkembangan mereka.
1. Nadya Hutagalung
Waktu MTV Asia ditayangkan dari Singapura pada tahun 1995, Nadya adalah
salah satu VJ pertamanya. Sekarang perempuan cantik berusia 40 tahun ini
tinggal di Singapura dan tampil di TV sebagai juri di Asia's NextTop Model.
Ia mempunyai 3 anak danmempraktekkan Buddhisme.
2. Jamie Aditya
Jamie mulai berkarir sebagai VJ di MTV Asia dan MTV Indonesia di
tahun1990-an. Tahun 2001 ia menghentikanaktivitasnya sebagai VJ karena
ibunya sakit dan pindah ke Australia. Sekarang ia kadang bermain di film
layar lebar dan bermusik bersama beberapa band indie.3. Sarah Sechan
Sarah mulai dikenal masyarakat Indonesia saat jadi VJ MTV di tahun 90-an.
Ia mendapatkan penghargaan MTV Nokia Jukebox Music Is My Life karena
kesuksesannya sebagai VJ. Sarah sekarang sibuk bekerja sebagai Wakil
Pemimpin Redaksi Majalah Cosmo Girl, presenter di NET TV, serta bintang
iklan.
.padahal orang barat sono katanya suka kulit eksostis gadis
Indonesia..mungkin di Amerika Serikat sono..Pak Mahfud MD mungkin lebih
jadi Idola di bandingkan Koh Ahok.
Dulu waktu penulis kecil sebenarnya Anti Tionghoa itu bukan sekarang zaman
geger gubenur Ahok dulu juga..penulis lihatnya karena faktor ekonomi..orang
kadang melihat orang Tionghoa berhasil bisnisnya,
.Bisa jadi bos,padahal kalau orang pribumi kalau kerja keras juga bisa
kaya..Abdul Latief,kalau sekarang yang fenomenal Chaerul Tanjung,Aburizal
Bakrie..jadi bukan Ras atau suku tapi kinerjanya.
Dengan sesama temannya para cewek juga memanggil dengan panggilan khas masa
lalu yaitu Kangmbok pada yang lebih tua dan Nyimas pada yang lebih muda.
,"wah seperti terlempar pada masa lalu,"batin Ara sedikit geli.Wanita yang
ada di depannya tepat itu memandangnya seakan tahu apa isi hatinya.
Tiba tiba wanita yang duduk di samping Ara mengatakan
kalau sudah sampai di alun alun.
Ara terperanjat..baru kali ini pameran di kotanya punya stan yang
mewah..penuh ornamen indah..seperti pameran untuk kalangan elite yang
tinggal di real estate bukan elite singkatan dari ekonomi sulit alias
miskin yang kalau sekarang butuh kartu KIP,KIS ama KKS dari Mas Joko
Presiden Republik Indonesia ke 7.
Dan sepertinya pameran ini kok tidak sama seperti pameran yang biasanya di
alun alun..apa ganti konsep tapi kok dia tak tahu padahal bapaknya yang
merupakan PNS bagian Omar Bakrie tapi nyambi dagang kelapa ke
Surabaya,kirimnya sabtu sore.. langganan koran Jawa Pos ama majalah Jaya
Baya dan Panjebar Semangat.. kedua kalawarti Jawa yang sekarang udah
Almarhum sering gambar sampulnya,Putri Ama Pangeran dari keraton Yogja sama
Solo..Aku seneng banget dulu waktu sampulnya mbak Tata isteri mas Tomi
Soeharto..ayu tenan kalau bahasa jawa ayune uleng ulengan bahkan buat temen
temen yang seneng ama wajah ayu tur njawani milik mbak tata katanya seayu
nyai Roro Kidul..he..he..
Ada ada aja!."
kompleks pameran itu di jaga sama wanita cantik berbaju hijau dengan
membawa panah dan busur panah seperti Srikandi.
Mereka di ijinkan masuk..di sebuah stan berisi aksesoris dan peralatan
rumah tangga dari kerang..piring,hiasan dinding bahkan ada tempat tidur
dari kerang yang besar banget..sepertinya di berita berita yang Ara tonton
Di TVRI,TV nya eyang Harto yang setiap bulan kita bayar iuran seperti
listrik ,yang lama lama setelah TV swasta menjamur..nggak ada lagi
iuran,tahu sebabnya tanya Eyang Harto..Lha di Istana sedang aku di gubuk
derita.
Langganan:
Komentar (Atom)






















































