Sabtu, 16 Januari 2016

Pemimpin Seperti Apa Yang Di Inginkan Bangsa?."

Pemimpin Seperti Apa Yang Di Inginkan Bangsa Indonesia?."

Pemimpin yang mengerti kemauan sebagian rakyat Indonesia,yang rata rata
berprofesi sebagai petani dan nelayan.
Berbicara dengan orang kecil itu harus sederhana,nggak usah pakai kosakata
yang belibet,kadang mikir itu si bapak ngomong apa ya?."soal ini pemimpin
jaman sekarang seharusnya menyontoh Presiden ke 2 yaitu Bapak Soeharto.
Kosakata Pak Harto itu sederhana,bisa di mengerti rakyat kebanyakan.Dia
ngerti seberapa sih kapasitas rakyatnya terutama yang di desa desa yang
menjadi lumbung suara beliau.
Ini seperti pak Jokowi,kosakata Presiden ke 7 ini sederhana,beliau nggak
ngomong aneh aneh seperti pemimpin lain
,"nanti akan ada tol laut,biar barang di indonesia timur sama dengan
indonesia barat,"
,"nanti kita bangun bendungan,irigasi dan jalan jalan,"
untuk orang biasa udah ngerti,nggak perlu otak sekelas einstein untuk
mencerna.
Dengan jalan yang bagus,irigasi ama bendungan.
Nanti kami para petani bisa menanam dengan baik dan menjual hasil pertanian
dengan mudah.
Dan pak Harto menganggap kami para petani itu ada dengan mengadakan acara
KLOMPENCAMPIR.
Sama seperti pak Jokowi,waktu kampanye pilpres,bagaimana beliau menyapa
kami para rakyat kecil,nelayan dan petani walau dalam kampanye awal pak
Prabowo dalam iklan iklannya lebih keren.
Saya ingat dalam iklan kampanye Pileg ada sawah sawah,laut laut dan burung
garuda terbang di atasnya,waow keren banget sampai sampai orang di sekitar
saya pada pengin memilih beliau,karena media TV emang cocok buat petani
desa ya maklum sehari hari kami bergulat dengan panas dan keringat di
ladang baru malam hari kami nonton TV,Itupun bukan TV berita tapi TV
Sinetron biasa Tukang Bubur Naik Haji kalau nggak begitu Mahaputra.Maunya
bapak bapak ya TV berita macam dua TV milik Pak Aburizal sama Pak Surya
Paloh ya pasti kalah dari ibu ibu karena kekuasaan remot di tangan kanjeng
mami terpaksa ikut deh!."
,"sepertinya beliau pengin agar petani indonesia kembali berjaya di negeri
Indonesia seperti dahulu," namun mungkin komunikasi beliau tidak
sesederhana pak Jokowi hingga mudah di tangkap kami para petani.
Tulisan ini hanya pendapat pribadi penulis dari temu rembug dengan para
petani baik petani karet dan sawit di sekitar penulis juga dari teman teman
atau saudara saudara penulis yang bermukim di kota kelahiran penulis di
Jawa,bukan kata lembaga survei hanya penelitian kecil kecilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar