Hantu Aborsi bag 3
tiba tiba angin bertiup kencang,membuka jendela dan pintu pintu yang di
kunci rapat,"ah..!,"teriak kami histeris karena Mawar sudah ada di depan
kelas,walau hujan turun deras,bajunya tidak basah
,"pak ridwan,biarkan saya masuk bersama teman teman,"ucapnya lembut tapi
terdengar mengerikan,"mawar..jangan ganggu teman temanmu,kalian sudah
berbeda alam,aku janji kalau besok mayatmu di kebumikan,"ucap pak Ridwan
tegas
,"saya akan di kubur bersama kak kenanga..hi..hi,"ucap arwah Mawar terkikik
,"he..setan kurang ajar,aku tak sudi ikut denganmu!,"teriak Kenanga keras
,"pergi kau!,"teriak kyai Arsad membuat arwah mawar mundur,lalu melayang di
atas genteng kelas dua.anak anak menjerit ketakutan melihat ulah sang
arwah.kyai Arsad segera memagari kelas satu tempat kami berteduh dari hujan
dan gangguan arwah penasaran.
,"saya tinggal sebentar pak Ridwan,saya mau ke kantor bapak untuk memohon
petunjuk sama yang kuasa apa yang harus di lakukan pada arwah satu
ini,titip anak anak dulu,jangan pernah keluar dari pagar yang ku buat,itu
tandanya,"ucap kyai Arsad menunjuk ranting pohon yang menancap di
tanah.kami terus bertahan di tempat itu walau di ganggu arwah Mawar
terus,dia melayang layang seperti Superman mengelilingi kelas kami.
,"teman teman..buka pintunya,mawar maumasuk,di sini dingin..hi..hi,"
,"kalian jangan jahat sama teman hi..hi..,","setan kurang ajar,kamu hidup
nyusahin merebut kak arya,mati juga masih nyusahin!,"teriak Kenanga
marah,seakan bukan kak Arya yang di rebut Mawar tapi kak Sanjaya.
,"huss..jaga mulutmu kenanga!,"teriak pak Ridwan,"iya kak,dia itu
setan,nanti kakak di cekiknya!,"seru anak kelas satu yang di ikuti jerit
ketakutan teman temannya
,"sudah,jangan berisik!,"teriak pak Ridwan.pak kyai masuk ke ruang kelas di
ikuti bu dokter Mina,kak Arya yang terlihat menahan malu,saat mata kami
bertatapan,aku buru buru membuang muka,mencoba memandang kak Sanjaya,wajah
tampannya terlihat resah.
,"bagaimana bu mina soal darah mawar?,"tanya pak Adnan penasaran
,"ternyata mawar meninggal bukan karena ketakutan tapi keguguran,itu darah
janin,","apa bu,siswi saya ada yang hamil?,"tanya pak Ridwan kaget
,"iya,dari pemeriksaan tasnya,dia sengaja menggugurkan kandungannya dengan
obat luar tanpa ijin depkes,jadi efeknya jika kebanyakan bisa menghilangkan
nyawa,"terang bu Dokter
,"jangan jangan si panjul ini ayahnya,"ucap Cendana nyolot
,"jangan asal menuduh,tanya pada kak kenanga yang memaksaku minum obat itu
dan kak sanjaya!,"seru suara dari luar di sertai isak tangismendengar
ucapan arwah Mawar,Kenanga terbakar emosi,dia pergi ke teras,"jaga
ucapanmu,sudah jadi setan masih suka bohong!,"seru Kenanga mengambil batu
melempar arwah Mawar yang berdiri,batu itu melewati arwah Mawar lalu
mengenai dinding kantor,"ha..ha..,"tawa arwah Mawar
,"kak sanjaya,mengakulah bahwa kau ayah janin itu,"ucap arwah Mawar memelas
,"iya,aku memang ayahnya,"ucap kak Sanjaya sendu,menangis tersedu sedu
sedang kak Arya menahan emosi,ternyata dia hanya pelarian juga calon ayah
tutup untuk janin yang di kandung Mawar.
,"itu semua terjadi karena kau pakai ilmu pelet!,"teriak Kenanga berlari
keluar pagar bersamaan kekuatan gaib melemparkannya ke tembok kantor
,"daag!,"dia jatuh ke lantai teras kantor dengan berlumuran darah,matanya
melotot,kejang kejang sebentar dan meninggal seketika
,"maafkan aku kak arya,kak teratai,"ucap arwah Mawar menangis
,"keluar kau dari arwahku!,"teriak Mawar histeris.
pak kyai mendekati arwah Mawar sambil membaca doa,keluar seberkas sinar
merah dari arwah Mawar yang hilang menjadi gumpalan asap putih sementara
itu sinar merah berubah menjadi makhluk mengerikan,matanya yang merah
melotot memandang kami.
,"ternyata kau yang mengendalikan arwah mawar!,"seru pak kyai marah
,"aku hanya membantunya membalas dendamnya pada kenanga yang memaksanya
minum obat penggugur kandungan,ha..ha!,"seru makhluk dari bangsa iblis itu
tertawa terbahak bahak,"bukan membantunya tapi menabur kejahatan serta
mengajak orang masuk neraka bersamamu!,"lalu pak Kyai membaca doa, perlahan
tapi pasti makhluk itu mengerang kesakitan.
,"ampun,panas!,"teriaknya lalu berubah menjadi bola api,melesat pergi
meninggalkan halaman sekolah ini.kami semua mengucap syukur,peristiwa ini
telah berlalu.kak sanjaya berlari menuju mayat kenanga,dia menangis histeris
,"maafkan aku kenanga,karena tergoda gadis lain!,"kak Arya
menyusul,menendang kak Sanjaya sampai terjungkal,pak Ridwan segera memeluk
erat tubuh kak Arya.
,"arya,jangan kau tambah persoalan,lapangkan dadamu menerima semua ini,jika
hatimu sakit,ada yang lebih sakit,sudah kau putus,kau hina lagi,dia saja
mampu melewati semua ini,"ucap pak Ridwan lembut
,"iya pak,"ucapnya memandangku,walau tidak mengucapkan dengan kata kata,aku
tahu dari sorot matanya,dia minta maaf padaku,airmata menggenang di matanya
dan aku yakin juga di mataku.aku menghela napas,mencoba meredakan sesaknya
rasa hatiku.hari ini sekolah kami di rundung duka,menyaksikan pemakaman dua
murid,mendung masih menggantung seakan ikut berduka atas peristiwa ini
karena cinta berbalut nafsu,dua nyawa melayang dan dua hati patah,hatiku
dan hati kak Arya.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar