Senin, 14 Maret 2016

Melati,True Love In My Heart

Melati,True Love In My Heart (cerita horor romantis)

Aku memandang awan hitam yang berarak di langit dari jendela kaca
kantorku,airmata menggenang di kedua bola mataku, walau orang mengenalku
sebagai pria tegas tapi siapa pria yang tidak lemah mendapat masalah
bertubi tubi,istriku ketahuan selingkuh kini kami pisah ranjang,dia berada
di bali dengan kekasihnya yang 10 tahun lebih muda darinya sedang putri
semata wayangku,Arini memaksa aku memberi suntikan dana perusahaan ayah
Aditya,pria yang di taksirnya.,"sial..!,"teriakku membanting buku di atas
mejaku tapi aku langsung terdiam,aku ingat harus jaga wibawa di depan anak
buahku.aku memaksakan makan siang,walau tidak selera makan,mbok Mi tergopoh
gopoh menghampiriku.
,"mbak rini,tak mau makan sejak tadi pagi dan tidak berangkat sekolah hari
ini,"lapor mbok Mi ketakutan
aku membanting sendok lalu menuju kamar Rini,ku ketuk pintunya
,"masuk..!,"terdengar suara serak Rini dari dalam
,"apa maumu sih rin?,"tanyaku ketus
,"ayah,adit mau menerima cintaku asal ayah membantu kesulitan perusahaan
ayah adit!,"
,"sialan kamu nduk,tidak punya harga diri merendahkan diri untuk
cinta!,"teriakku keras,"terserah ayah,tapi aku lebih baik mati daripada
tidak mendapat cinta adit!,"teriak Rini keras
aku tidak menjawab,hanya meninggalkan putriku dengan hati sebal,maklum kami
sama sama keras,pasti tidak ada titik temu di antara kamu,biarlah aku
tunggu Rini sadar akan kesalahannya.walau jam di dinding menunjukkan pukul
satu malam,aku belum juga tidur,tiba tiba hatiku bergetar,ingat kata kata
Rini bahwa dia lebih baik mati daripada tidak dapat cinta,ucapan itu sama
di ucapkan Melati saat memaksa ayahnya agar memberikan modal bagi
usahaku,aku pura pura mencintainya agar mendapat modal bagi usahaku,karena
aku sudah punya pacar,Andini yang mendukung sandiwara ini,setelah aku dapat
modal itu,aku tinggalkan Melati,aku dengar dari rumor yang beredar,Melati
gila.airmataku mengalir mengingat ini semua, mungkin kesialan yang terjadi
padaku,karena dosaku pada Melati yang aku tak tahu bagaimana kabarnya
sekarang,"apa mbok..arini kabur!,"teriakku di depan pintu rumahku menerima
laporan dari mbok Mi yang langsung mengangsurkan sebuah surat untukku
,"buat ayah di rumah,"
arini pergi dari rumah agar ayah sadar kalau arini berarti bagi ayah dan
aku akan kembali jika ayah mengabulkan permintaanku,"
dari Arini
aku langsung membuang surat itu dan berlari menuju mobilku seharian ini,aku
sibuk mencari Arini,aku datangi Adit dan orang tuanya yang mengaku tidak
tahu menahu soal kaburnya Arini bahkan ayah Adit menyindirku
,"cari harta buat anak juga jangan hanya diri sendiri!,"
tapi aku diam saja langsung melangkah pergi,tapi hatiku ngrundel
,"gayamu..demi harta kamu rela menjual anakmu,"
hujan turun deras,jam dinding menunjukkan pukul sembilan malam,aku bersiap
akan mencari Arini,ketika dari halaman terlihat sesosok tubuh menuju
rumahku,saat dekat,aku terkejut ternyata dia putriku,aku buru buru membuka
pintu,dia langsung menghambur ke pelukanku,"maafkan aku yah,kini aku sadar
cinta ayah lebih besar,aku tak sanggup melukai ayah!,"seru Rini dengan isak
tangis
,"syukur..kalau kau sadar nduk,tidak apa apa sayang,kau tetap putri
kesayangan ayah!,"seruku bahagia
mulai sejak itu,Rini jadi rajin belajar dan ceria lagi seperti biasanya
hanya anehnya dia sering pamit bertemu seseorang yang di akuinya sebagai
teman dan selalu pada malam hari,melihat gelagat Rini,aku curiga permintaan
maafnya hanya sandiwara,dia sedang menyusun rencana bersama Adit untuk
membujukku secara halus.karena itu saat dia pamit untuk menemui temannya
aku segera membuntutinya.taman kota ini tidak terlalu luas,tapi penuh aneka
bunga yang membuat taman terlihat cantik berpadu dengan kerikil putihyang
terserak di tanah,tempat para pejalan kaki dan untuk beristirahat,di
sediakan kursi taman terbuat dari besi.Rini duduk di sana,dia melihat
arlojinya,tak lama seorang wanita cantik berkulit putih dengan rambut
berombak sebahu,ada tahi lalat di atas bibirnya,wanita itu berusia akhir
empat puluhan,pastinya lima tahun di bawahku,tiba tiba memori masa laluku
menghampiriku,dari bentuk wajahnya,walau sekarang terlihat lebih cantik dan
lebih muda dari usianya,dia adalah melati,wanita yang ku hancurkan dua
puluh tahun lalu.
,"apa yang di lakukannya,apa dia sedang menyusun rencana balas dendam
padaku,"bisik hatiku
pagi ini aku sarapan pagi bersama Rini,ini saat yang tepat aku bertanya
soal Melati pada Rini
,"rin..kemarin ayah tak sengaja melihat kamu berbicara di taman dengan
seorang wanita,siapa dia?,"Rini menghentikan makannya,dia memberikan
senyuman termanis padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar